Sign in

Sign up

May 11, 2019

Disdik Jabar Sosialisasikan PPDB Untuk Pemerataan Mutu Pendidikan

By admin@bewara 0 100 Views

Bandung, bewarajabar.com – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Hj. Dewi Sartika,  secara terus menerus mensosialisasikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) TA 2019-2020, yang tahun ini dilaksanakan secara Online, guna menghindar adanya Diskriminasi dari Ruang lingkup Sekolah. Dalam pelaksanaan diawali oleh Calon Peserta didik baru mendatangi sekolah terdekat dengan membawa berkas persyaratan yang diwajibkan, ujar Kadisdik Jabar  menjelaskan pada media di kantor Lembaga Dinas Pendidikan, Jln. Dr. Radjiman Bandung, (9/5/2019).

Langkah selanjutnya Calon Peserta didik baru, operator sekolah melayani Verifikasi berkas dan mencetak Akun Calon  Siswa Baru, setelah Calon Peserta didik baru  menerima Akun selanjutnya Calon Peserta didik baru melakukan Aktivasi Login dan memilih Sekolah terdekat dengan Domisili secara Online. Dilanjut dengan mencetak tanda bukti Pendaftaran online, terakhir Calon Peserta didik bisa melihat hasil seleksi online di website sekolah yang ditujunya, dalam proses ini Calon Peserta didik wajib didamping orang tua atau walinya, tegas Ibu Dewi Sartika.

Ditegaskan oleh Kadisdik Jabar, dalam PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) tidak dipungut biaya apapun, semua dibebankan pada Dana Bos (biaya operasional sekolah). Dalam penerapan sistem Zonasi dalam PPDB, diterapkan sistim Visensi (perhitungan yang bergerak) yang akan menghitung jarak sebenarnya siswa pendaptar ke sekolah dari Domisili siswa, serta Dinas pendidikan provinsi mempunyai alat yaitu  Kantor Cabang Dinas Pendidikan  (KCD) sebagai pengawasan pada Sekolah, saat ini Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ada 13 KCD yang akan di fungsikan dlm pengawasan PPDB di Jawa Barat, ujarnya  pada media. Terkait sistem zonasi  sebagai salah satu program Internasional Unicef  dalam pemerataan mutu Pendidikan.

Terkait  kuota siswa yang diterima di sekolah Negeri  secara Aturan hanya 34%, dan selebihnya  Calon Peserta didik  baru  yang berjumlah 66%  terpaksa harus masuk ke sekolah swasta, namun dengan begitu,  para orang tua yang putra-putrinya tidak diterima di Sekolah Negeri diharap tidak Khawatir dan resah untuk mendaftar ke Sekolah Swasta,  kami sudah melakukan Fakta integritas dengan Sekolah Swasta  melibatkan FKSS  (Forum Kepala Sekolah Swasta)  agar  sekolah swasta yang sudah mendapat Bantuan BOS maupun BPMU  dan bantuan Fisik,  harus menerima Siswa Baru  yang mendaptar,  terlepas  dari kondisi siswa yang tidak mampu, sekolah wajib menerima siswa.  Orang tua jangan khawatir  anak bersekolah di sekolah swasta, karena Pemerintah pendidikan akan terus mendorong keberadaan sekolah swasta  untuk  mempunyai mutu yang sama dengan sekolah negeri, Ujar Kadisdik Jabar guna pemerataan  mutu Pendidikan,  tegas Ibu Dewi Sartika. (Farida)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *