Sign in

Sign up

Jabar Adakan Moment Buka Berkah Untuk 10 Ribu Orang yang Hadir

By on Mei 13, 2019 0 111 Views

Bandung,bewarajabar.com – Ketua Tim Penggerak PKK  Provinsi  Jawa Barat, Hj Athalia Kamil, pada tanggal 25 Mei mendatang akan menyelenggarakan acara Kebersamaan dalam Keikhlasan, lewat Event Buka Bersama On The Street   ( Bubos )  2019, untuk 10 ribu orang dari kaum dhuafa serta berbagai kalangan masyarakat Jawa Barat juga terbuka untuk mengikuti acara Buka Berkah, kata ibu Athalia yang menyampaikan depan awak media di gedung Sate Bandung, di damping  Oleh  Kepala Dinas  Pemberdayaan masyarakat Dan desa yaitu  Dedi Supandi  selaku koordinartor acara.  (13 / 5/ 2019).

Menurut Athalia Kamil, acara Event Buka Berkah ini, sebagai moment special untuk Jawa Barat, akan melibatkan Seluruh OPD yang Ada di Jawa Barat, masing masing lembaga harus membawa kaum Dhuafa  sebanyak 100 Orang serta ASN nya sebanyak 50 0rang  ASN, kata Ketua Tim Penggerak PKK Jabar. Keterlibatan para Lembaga di lingkungan pemerintah  Provinsi Jabar, agar membawa personilnya dari unsur Dhuafa, tentu Harus siap menyiapkan Makanan serta transport  dan Santunan untuk 100 Kaum Dhuafa. kami juga dari  pihak  pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyediakan bagi masyarakat  atau komunitas yang ingin hadir diacara tersebut, ujarnya.

Namun bagi kaum Dhuafa di 27 Kota/Kabupaten  di Jabar yang tidak bisa datang langsung keacara  Event Buka Berkah, jangan Khawatir, terutama untuk  yang  sudah mendaptar  akan tidak akan kehilangan haknya, atas kerjasama dengan Godjek di 27 Kota/Kabupaten di Jabar, para godjek akan menyampaikan ke alamat tempat tinggal para Dhuafa, terutama Lansia. Target pemerintah Jabar sekitar 500 kaum Dhufa Per Kabupaten/Kota di Jabar, Alhamdulilah saat ini Sudah ada 45 para Donatur/  contributor yang siap membantu untuk acara Event ini, terdiri dari Pengusaha dan berbagai Unsur. Untuk menyemangati  acara kami juga akan memberi penghargaan kepada para pemenang  Lomba tingkat Jawa Barat, seperti lomba Baca Al  Qur’an , lomba Tajwid  , Adzan Dan  sebagainya. Serta selepas adzan maghrib dilanjut dengan  Tadarusan kata Athalia  Kamil  mengakhiri  penjelasannya. ( Farida)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *