Sign in

Sign up

By on Juli 9, 2019 0 15 Views

Bandung, bewarajabar.com – Badan Kepegawaian daerah ;Provinsi Jawa Barat, mengupas Rotasi dan Promosi Pegawai negeri sipil dilingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sudah dilaksanakan beberapa hari lalu untuk eselon tingkat 2 dan 3 , untuk wilayah kerja pemerintah Provinsi Jawa Barat.  Pembahasan dikupas oleh Kepala Badan Kepegawaian daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Jerry Januar, didamping pengembangan karier Dedi Mulyadi, Asep Sukmana ( Sekertaris), serta kabag mutasi Tulus Alfian. Bertempat dihalaman belakang gedung sate bandung. ( 9 / 7 / 2019).

Banyaknya isu sumbang terkait rotasi terkait ASN yang Golongan 3D menempati jabatan eselon 3, memang itu benar ada, tegas Dedi Mulyadi saat di konfirmasi media, tapi posisinya bukan di Kabid  atau di Kabag, hanya  sebagai KKepala Balai. Tentunya sudah sesuai Pergub bahwa Kepala Balai boleh 3D ujar Dedi Mulyadi.

Disebutkan juga oleh Dedi tingkatkan dalam jabatan eselon, yang tertinggi 1A , 1D ( Sekda ), 2A setingkat Kepala Dinas, 2B untuk Kepala Biro, 3A setingkat Kabid/ Kabag, 3B setingkat Kepala Balai ( UPTD), dan 4A untuk jabatan Kepala Seksi, Subid atau Kasubag.  Terakhir 4D untuk jabatan Kasubag TU.   Dalam proses penilaian Rotasi jabatan, pihak Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat, berkoordinasi dengan Inspektorat, untuk pengambilan data bilamana pejabat yang dinilai bermasalah, tentunya akan berpengaruh pada penilaian jika berwarna merah, jangan harap akan di promosikan dan kalaupun dimutasi bukan untuk tempat yang strategis. Kata Dedi.

Saat ini di Jawa Barat  ada sekitar 1041 jabatan Tingkat eselon 4, yang pelantikannya akan dilaksanakan bulan agustus mendatang. Kekosongan ada sekitar 145 pejabat eselon , tentunya skemanya sama seperti eselon 2 dan 3,  Mulyadi dalam  jaringan Informasi Jabar. ( Farida).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *