Sign in

Sign up

Dimana Masa Perselisihan Adalah Bagian Dari Periodik Kehidupan, Ujar Dany

By on November 16, 2019 0 53 Views

Bandung, bewarajabar.com – JAVA Jive adalah grup band Indonesia yang didirikan di Bandung Jawa Barat dengan digawangi oleh Capung, Noey, Tony, Edwin, Fatur dan Dany. Grup band ini dibentuk pada tahun 1993.

Enam Tahun setelah rilis album kedelapan berjudul Java Jive 20 Teman Sehati. Pada bulan November 2019 ini, Jawa kembali dirilis Jive dirilis berjudul “Benci & Rindu”.

“Singel ini bernuansakan musik 80-an dan inti dari arti musik ini adalah komunikasi. Dimana masa-masa perselisihan adalah bagian dari periodik kehidupan, ”ujar Dany.

Banyak hal menarik saat pembuatan Video Klip Singel bertajuk lagu “Benci & Rindu” ini. Sala hanya terpisah terpisah Fatur bersama teman-teman Java Jive yang lain. Pasalnya saat itu Dany S Gumilar (Dany) Edwin Saleh (Edwin), Herry C Purnomo (Capung), Mochamad Noerwana (Noey) dan Tonny Ellyson (Tonny) berada di Hongkong, sedangkan Fatur di Eropa.

“Saat kami berada di Hongkong, terlintas tema pembuatan video tentang Boss Mafia di Hongkong. Namun karena Fatur ada di Eropa, saya berinisiatif menyuruh Fatur membuat video dan menggabungkan videonya dalam satu frame. Sayangnya Fatur yang saat ini di Eropa sulit dihubungi, ”papar Noey, beberapa awak media, bagaimana kesulitan dalam pembuatan Video Klip.

“Akhirnya setelah di Indonesia, kami membuat video lagi untuk Fatur dengan kamera yang sama,” jelas Noey.

“Ide pembuatan video klip kami, tanpa persetujuan sebelumnya. Mengalir begitu saja seperti tujuan hidup, kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi didepan. Tapi kita yakin pada tujuan kita, beruntunglah, Noey yang bisa mengatasi, ”sahut Danny kembali.

Diusianya yang “Seperempat” Abad lebih ini, grup band kebanggaan Kota Bandung Java Jive. Tetap mempertahankan ciri khas dari band ini, dengan formasi inilah yang akhirnya membawa Java Jive tetap melibatkan benderanya di tahun 2019 ini.

Dan satu lagi “Menolak Tua” …….?

“Ciri khas Java Jive adalah, ada dua vokalis, karena stigma dimasyarakat Jawa Jive awet muda. Kami menyatakan diri bahwa kami masih kreatif dan masih bisa berkarya, ”tandas Noey.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan