Sign in

Sign up

  • Home
  • ENTERTAINTMENT
  • HAPMI Karawang Siap Hadapi Festival Pop Singer Contest 2020 Tingkat Jabar
24 Februari 2020

HAPMI Karawang Siap Hadapi Festival Pop Singer Contest 2020 Tingkat Jabar

By admin 0 163 Views

Karawang,bewarajabar.com- Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia ( HAPMI) Kabupaten Karawang, siap hadapi unjuk kebolehan dalam ajang Festival Pop Singer 2020 HAPMI Tingkat Jawa Barat.

Seperti dilansir pelitakarawang.com-, sebanyak 27 peserta mengikuti Festival Pop Singer 2020 yang diselenggarakan HAPMI Kabupaten Karawang, dilaksanakan Sabtu dan Minggu, 22 – 23 Februari 2020 di Sekretariat HAPMI Perumahan Graha Karawang Blok A No.3, menghasilan juara yang siap mewakili HAPMI Karawang di tingkat Jawa Barat.

Dari 27 peserta Festival Pop Singer HAPMI Karawang yang berhasil lolos jadi juara, Kategori Remaja Putri : Glori Victoria Juara I, Asri Maria Juara II

Kategori Dewasa Wanita : Galuh Indrajita Juara I, Ayda Lailatujanah Juara II. Kategori Dewasa Pria : Yana Setia Permana Juara I, Opa Juara II.

Kategori Golden Memories Wanita : Dwi Handayani Juara I, Linda Dwi Kusumawati Juara II. Kategori Golden Memories Pria : Dodi Subardjo Juara I dan Luqmana Budi Setiawan Juara II.

H.Nandang Hanafi Sekretaris HAPMI Karawang, menjelaskan Festival Pop Singer merupakan program pengurus HAPMI. Tujuannya menyiapkan penyanyi yang berkualitas untuk mewakili HAPMI Karawang di tingkat Jawa Barat.

Ia mengatakan, festival ini dengan peserta asli Karawang. Lima Kategori dalam Fyestival Pop Singer in, pertama remaja putri, tingkat dewasa pria dan wanita serta golden memories pria dan wanita.

Adapun Dewa Juri, kata Nandang mengundang Dewan Juri yang professional dalam bidangnya dari luar Karawang, hal itu untuk menjaga netralitas. Sehingga penilaian yang diberikan juri sesuai kualitas peserta.

“Dewan juri itu dua orang dari HAPMI Jawa Barat, Pak Yan Hartland dan Bu Rina Roeslan. Juga Pak Agus Pamudji dari Purwakarta. Juri ini memiliki sertifikasi tingkat nasional bersifat independent, sehingga festival Pop Singer fair tidak ada keberpihakan,” katanya.

Bagi yang juara Pop Singer, Nandang menjelaskan akan dibina HAPMI Karawang selama satu bulan. Nantinya pada April 2020 akan mengikuti audisi Pop Singer tingkat Jawa Barat mewakili HAPMI Karawang.

Sementara, H.Achmad Djohansyah, Ketua HAPMI Karawang mengaku optimis, peserta asal Karawang masuk tiga besar di audisi tingkat Jawa Barat. Meski baru lima bulan HAMPI Karawang terbentuk, namun Karawang bisa bicara dalam audisi di level Jawa Barat.

“Target kita masuk peringkat dua atau tiga. Masuk tiga besar di level Jawa Barat. Memang secara kualitas, HAPMI di luar Karawang cukup lama bediri serta pengalaman cukup mempuni. Tapi kita targetkan Karawang masuk tiga besar di level Jawa Barat,” ungkap H.Djohan penuh harap.

Penjaringan peserta audisi, ia menambahkan secara tertutup. Mengingat waktu audisi di Jawa Barat sebentar lagi, sehingga penjaringan festival tingkat Karawang tidak terbuka untuk umun.

“Karena waktunya sangat terbatas kami lakukan penjaringan tertutup. Meski begitu, diharapkan peserta yang mewakili Karawang bisa bicara di level Jawa Barat. Membawa nama baik Karawang,” harapnya.

Terakhir ia menyampaikan, dalam kopetisi hal bisa kalah dan menang. Sebab itu, yang menang tetap berlatih kembali secara matang untuk persiapan tingkat Jawa Barat. Kemudian yang belum juara agar tetap semangat lagi untuk persiapan festival dimassa depan.

“Ilmu yang diberikan dewan juri bisa diaplikasikan dan berlatih lagi sampai mantap. Dan bagi yang bergabung kami terbuka untuk umum, HAPMI rumahnya artis penyanyi dan musisi,” ujarnya.

Salah seorang dewan juri festival Pop Singer HAPMI Karawang, Rina Roeslan menyebutkan, potensi peserta Karawang cukup berkualitas hanya saja tinggal pembinaan lebih serius lagi, khususnya kategori remaja.

“Peserta keseluruhan sudah cukup baik. Tinggal pembinaan saja. Apalagi nanti festival di tingkat Jabar, tentunya banyak penyanyi bagus. Oleh karenanya pembinaan yang fokus,” kata Rina, seraya menyatakan jika penilaian audisi itu dari materi vokal, teknik vokal, dan penampilan dari peserta.

Ia berpesan agar peserta terus menggali potensi agar suara berbeda dengan yang lain, kemudian pembawaan dan penambilan dipantau agar tidak salah kostum atau make up.

“Semoga setelah adanya pembinaan ada suara yang menggereget sesuai harapan saya dimassa kekinian. Untuk peserta yang akan audisi di Jabar bisa persiapan lagi. Jaga etika jangan mengedepankan ego, nyanyi-nya lebih ikhlas lagi dan mengikuti arahan dewan juri atau HAPMI,” pungkasnya.
(Bully Tarongkeng)**

Tinggalkan Balasan