Sign in

Sign up

Oktober 28, 2019

Musim Haji 2020 Jemaah Calon Haji Pakai Visa Elektronik

By admin@bewara 0 154 Views

BANDUNG, BEWARAJABAR.COM — Ada peraturan baru untuk musim haji tahun depan sehingga persiapannya harus dari sekarang. Salah satunya penerapan visa elektronik (e-visa),” kata Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Bandung, Ishak Al-Nawawi, di ruang kerjanya, Jumat 25 Oktober 2019.

“Meski musim haji tahun 1441 H/2020 masih lama, namun Kemenag Kabupaten Bandung sudah mempersiapkan untuk pembuatan paspor dan visa jemaah calon haji. Jemaah yang kemungkinan besar masuk pemberangkatan haji tahun depan sampai no porsi 000627906”.

Lebih jauh Ishak mengatakan, adanya kebijakan e-visa membuat Kedubes Arab Saudi di Jakarta tak lagi melayani urusan visa. “Kini visa haji bisa diurus secara dalam jaringan (online) yang dilakukan Kemenag Jawa Barat. Untuk mendukung Kemenag Jawa Barat dan agar tidak ada masalah dalam memperoleh visa haji sehingga kami sudah persiapan dokumennya,” ujarnya.

Dokumen yang dimaksud Ishak adalah lembar warna merah surat pendaftaran haji dari jemaah calon haji. “Surat itu ditempel dua buah foto dan fotokopi KTP jemaah. Proses selanjutnya surat dipindai (scan) dan kirimkan secara online ke Kemenag Jabar,” katanya.

Calon haji yang diurus lembar merahnya adalah sampai nomor kuota 000627906. “Sampai nomor kuota itu kemungkinan besar berangkat haji tahun depan dengan asumsi kuota haji Kabupaten Bandung masih tetap 2.578 orang. Tapi bisa saja nomor kuotanya lebih besar akibat ada calon haji yang sakit, hamil,  atau meninggal dunia,” katanya.

Sementara itu, setelah tahun ini tertunda, maka untuk musim haji tahun 1441 H/2020 Bandara Kertajati harus bisa menjadi bandara penerbangan jemaah haji Jawa Barat. Kemenag Jabar akan mengusahakan beberapa kelompok terbang (Kloter) agar bisa diberangkatkan dari Bandara Kertajati.

“Musim haji tahun ini atau 1440 H/2019 pemakaian Bandara Kertajati tertunda untuk keberangkatan jemaah haji. Semoga tahun depan sudah bisa memakai Bandara Kertajati,” kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Jabar, Ajam Mustajam.

Kanwil Kemenag Jabar menilai fasilitas yang ada di Jawa Barat seperti Bandara Kertajati  harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. “Bandara Kertajati agar dipakai untuk penerbangan dan pemulangan jemaah haji tahun depan,” katanya.

Lebih jauh Ajam mengatakan, sebagai aparatur pemerintah tentu menginginkan  agar fasilitas yang sudah dibangun untuk digunakan semaksimal mungkin. “Apalagi ini Bandara Kertajati sebagai bandara kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Rencananya baru beberapa kloter jemaah haji dari sekitar Kabupaten Majalengka, Kuningan, Kota dan Kabupaten Cirebon maupun Indramayu,” katanya.

Mengenai hambatan pemberangkatan haji dari Bandara Kertajati akibat belum adanya asrama haji, Ajam mengatakan, pihaknya akan mencari hotel yang kelasnya setara dengan Asrama Haji Bekasi. “Kita uji coba dulu beberapa kloter sehingga tetap saja lebih banyak kloter haji dari wilayah timur Jawa Barat yang memakai asrama Haji Bekasi,” tuturnya.

Demikian juga dengan keengganan maskapai Arab Saudi untuk terbang dari Bandara Kertajati karena ada penambahan biaya dan tenaga kerja, Ajam mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan. Kemenag pusat dan kementerian terkait. “Termasuk soal slot time yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Kami serahkan kewenangan ini kepada pemerintah pusat,” ucapnya.

Sedangkan Ketua Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (FKBIH) Jabar, KH. Sunija mengatakan, pihaknya menyanbut baik rencana Kanwil Kemenag Jabar untuk memakai Bandara Kertajati untuk penerbangan haji. “Tentunya jemaah haji dari wilayah timur akan lebih dekat ke Bandara Kertajati. Namun mulai dari sekarang harus persiapan agar tak gagal lagi,” katanya.***

Tinggalkan Balasan