Sign in

Sign up

Peluncuran ILF Dihadiri Menko Polhukam Prof. Mahfud MD, Para Ulama dan Pakar Hukum.

By on Oktober 27, 2019 0 27 Views

Jakarta, bewarajabar.com – Dalam berperan Era Revolusi Industri 4.0, Zannuba Arifah Chafsoh atau yang beken dengan nama Yenny Wahid.

Mendirikan Lembaga Bantuan Hukum dengan label Islamic Law Firm (ILF). Peluncuran ILF dihadiri Menko Polhukam Prof. Mahfud MD, para Ulama dan Pakar Hukum.

Yenny mengungkapkan alasan mendirikan ILF dengan visi kedepan. Tidak sebatas untuk menghadapi Era Revolusi Industri 4.0.

ILF juga telah mempersiapkan diri guna dibawa era Masyarakat 5.0. ILF. Berusaha mengambil peran untuk ikut mengambil peran dalam Era Super Pintar itu. Sebuah era yang dalam proses pengembangan dan penerapan Teknologi Tinggi, tetap menggunakan permohonan “Berfokus pada Manusia”. Diperlukan, teknologi apa pun harus senantiasa menempatkan manusia sebagai pengendali, sekaligus dimanfaatkan sebesar-meminjamkan bagi kebaikan manusia.

“ILF ini sekaligus berusaha kami membuat Ekosistem Islam Modern hari ini dikemudian hari,” ungkap Yenny Wahid saat menerima ILF di hotel Le Meredian Jakarta Jumat (25/10/19).

QYenny menjelaskan, salasatu inovasi yang dihadirkan ILF terkait hal ini adalah ADILah. ADLLAH siap memberikan konsultasi hukum yang dapat diakses dimana dan kapan saja. Dengan aplikasi seluler, termasuk pula Iewat mesin DAV. DAV adalah terobosan yang mendukung teknologi interaktif terbaru seperti Augmented Reality (AR), kecerdasan buatan (AI) dan Virtual Reality (VR). ‘

Sebagai Lawfirm berbasis Islam, dia setuju, ILF harus turut menampilkan wajah Islam. Sebagai agama kemajuan dan keunggulan. Karena hanya dengan begitu, ILF akan dapat secara optimal mengambil peran dalam

Indonesia, diakui bersama, memiliki lebih dari 15.000 Pulau yang terpisah jarak. Hal ini membuat pemeriksaan akses masih menjadi hari ini. Akses terhadap hukum yang belum merata. Dari fakta dan kondisi fakta. ILF akan berusaha tampil menjadi jawaban. Semua orang sama di hadapan hukum. Dan berhak atas perlindungan hukum yang sama tanpa batasan apapun. Sesuai peran yang dimiliki. ILF diminta siap memberikan layanan jasa hukum. Baik Litigasi maupun Non Litigasi. Dalam bidang Litigasi, ILF dapat membantu berbagai penanganan.

Kasus perceraian semisal. hak asuh anak. Membagi harta gono-gini, mengatur sengketa waris. penanganan korban KDRT, penyelesaian sengketa arbitrase, kepailitan, KPPU. sengketa pajak, PHI dan lain sebagainya.

Sementara dalam bidang Non Litigasi. ILF juga siap memberikan berbagai Jasa Hukum. Seperti pembuatan kontrak bisnis berbasis syariah, konsultasi hukum pasar modal syariah, akuisisi dan merger, penanganan perkara asuransi dan reasuransi syariah. Berdasarkan persetujuan piutang berdasarkan syariah. Selain, ILF juga siap memberikan layanan pengurusan seperti Fintech Syariah, HAKI, labelisasi MUI Halal. Audit Legal dan Iain sebagainya.

Dengan melibatkan para ulama yang kompeten di bidang syariah Islam, tim hukum ILF berhasil dengan sungguh-sungguh membantu para pelaku Bisnis. Mulai dari mendampingi, melindungi, hingga memastikan aktivitas bisnis syariah yang dijalankan sesuai dengan pengadilan syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Temasuk, Minim Risiko Hukum. Akselerasi lklim Investasi.

Berbagai layanan Jasa Hukum yang dihadirkan ILF ini, pada akhirnya juga berimbas pada keuangan di Indonesia secara umum. lklim investasi diharapkan menjadi positif.

Pelaku Bisnis, terutama investor asing. Tidak akan ragu-ragu lagi menénamkan modalnya di Indonesia. Pendampingan, perlindungan. Dan Bimbingan yang dihadirkan ILF akan menarik kesan, bahwa investasi di Indonesia itu beresiko dan rumit.

  Hukum
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: