Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Karang Taruna Gedebage Berhasil Ciptakan Mesin Pengolah Sampah Sederhana

ocha by ocha
1 Maret 2022
in Regional
0
Karang Taruna Gedebage Berhasil Ciptakan Mesin Pengolah Sampah Sederhana
Share on FacebookShare on Twitter

REKOMENDASI

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Bandung, BewaraJabar — Para pemuda Karang Taruna Rancanumpang Gedebage menciptakan mesin pengolahan sampah sederhana.

Ki Dalang, sapaan untuk sang inisiator mesin sampah ini menceritakan sekelumit panjang riset yang ia dan rekan-rekan karang taruna lakukan sejak 2008 silam. Berkali-kali ia dan timnya merombak mesin agar lebih efektif dan ramah lingkungan.

“Setelah mesinnya jadi, ternyata ada beberapa yang harus diperbaiki. Awalnya menghasilkan asap, jadi malah mencemari lingkungan. Tapi, setelah diriset berkali-kali, sekarang sudah tidak ada asap kotor yang keluar,” jelas Ki Dalang, Selasa 1 Maret 2022.

Selepas itu, sejak 2016 Ki Dalang dan timnya berhasil memproduksi sekitar 50 unit mesin pengolah sampah. Bahkan, mesin-mesin ini dibeli beberapa pihak swasta dan pemerintah di kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Tangerang, dan Batam.

Ki Dalang mengaku, jika mesin ini bisa mengolah 1,5 ton sampah selama 24 jam. Masyarakat tak perlu memilah sampah, semua jenis sampah bisa diolah dalam mesin ini.

“Setiap dua jam sekali, kita masukan sampahnya. Tidak perlu dipilah organik atau anorganik karena semua bisa diolah. Kecuali untuk sampah-sampah yang masih punya nilai jual, seperti beli atau botol plastik itu kita pisahkan,” akunya.

Kunci utama dari mesin ini ada pada blower. Blower berfungsi untuk menghisap asap yang ada di dalam tungku mesin. Kemudian disalurkan ke bak pendingin atau destilasi untuk memfilter asap agar tidak menjadi polusi.

“Asap yang dikeluarkan mesin ini sudah di bawah baku mutu yang ditetapkan pemerintah. Karena memang blower ini yang menjadi salah satu kunci utamanya. Semakin besar kapasitas blowernya, maka semakin cepat juga proses penghancuran sampah yang terjadi,” paparnya.

Hasil dari proses pengolahan sampah ini berupa abu yang bisa dimanfaatkan sebagai campuran pupuk untuk menggemburkan tanah. Tak hanya itu, hasilnya juga bisa bisa dikembangkan lagi untuk paving block.

“Ketika sampah dimasukkan dalam tungku bersuhu 500 derajat celcius, baranya akan memanaskan dan melumatkan sampah. Sampah organik akan otomatis jadi abu, sedangkan sampah anorganik akan terhisap disaring dalam bak destilasi. Jadi terpisah dengan sendirinya,” jelas Ki Dalang.

Lantas, bagaimana dengan ukurannya? Apakah bisa dipakai di wilayah perumahan yang terbatas?

Ki Dalang menjelaskan, ukuran mesin pengolah sampah ini bisa disesuaikan dengan tempat atau lahan masing-masing wilayah. tergantung tempatnya.

“Kalau sempit, bisa kita desain sesuai kondisinya. Berarti yang kita akali di sini ya blowernya, dipilih yang kapasitasnya besar supaya pengolahannya bisa cepat meski wadahnya kecil,” katanya.

Ternyata bahan material pembuatannya pun bisa disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Jika ternyata masyarakat ingin memanfaatkan barang bekas yang masih layak fungsi dan pakai, ujar Ki Dalang, bahan-bahan tersebut bisa ia dan tim sesuaikan.

“Bisa pakai material barang bekas karena ya tergantung budget yang ada juga. Bisa kita bisa akali dan sesuaikan. Prinsipnya yang penting simpel dan fleksibel kalau kami mah,” ungkapnya.

Sambil mengajak menuju lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Rancanumpang, Ki Dalang menyampaikan rencananya untuk membuat mesin pengolahan sampah juga di wilayah Rancanumpang.

Ia dan timnya sedang mencari mitra untuk bekerja sama dalam memodali program ini.

“Tahun ini semoga proposal kami bisa mendapatkan CSR. Jadi, warga Rancanumpang juga punya mesinnya sendiri,” katanya.

Tags: atasi masalah sampah di bandungkarang taruna gedebagemesin pengolah sampahyana mulyana
SendShare196Tweet123
Previous Post

Paparkan Indikasi Positif bank bjb, Yuddy Renaldi: Laba Bersih bank bjb Naik 24,8 Persen Hingga Oktober 2021

Next Post

Mentri LHK Siti Nurbaya Kunjungi Pusat Persemaian di IKN

RelatedPosts

Buntut Kasus Yana Mulyana KPK Kembangkan Penyidikan, Kantor PDAM Tirtawening Bandung Digeledah?
Regional

Buntut Kasus Yana Mulyana KPK Kembangkan Penyidikan, Kantor PDAM Tirtawening Bandung Digeledah?

10 Juni 2023
Ketua DPRD Sambut Baik Kolaborasi Warga Tekan Kenaikan Harga
Regional

Ketua DPRD Sambut Baik Kolaborasi Warga Tekan Kenaikan Harga

31 Maret 2023
Berikut Pandangan DPRD Soal Catatan Akhir Tahun untuk Pemkot Bandung, Janji Politik Alm. Mang Oded Belum Terealisasikan?
Regional

Berikut Pandangan DPRD Soal Catatan Akhir Tahun untuk Pemkot Bandung, Janji Politik Alm. Mang Oded Belum Terealisasikan?

8 Desember 2022
Prihatin! Ibu Sari Tinggal di Rumah Tidak layak Huni, Wali Kota Kemana?
Regional

Waduh! Wali Kota Baru Tahu Soal Rutilahu Milik Sari dari Masyarakat?

9 November 2022
DPRD Kota Bandung Tetapkan Dua Raperda Menjadi Perda
Nasional

DPRD Kota Bandung Tetapkan Dua Raperda Menjadi Perda

12 September 2022
Yana Pastikan Semua OPD Ikut Tuntaskan Pandemi dan Pulihkan Ekonomi
Regional

Yana Pastikan Semua OPD Ikut Tuntaskan Pandemi dan Pulihkan Ekonomi

1 September 2022
Yana Mulyana Ajak Warga Kota Bandung Bersama Merawat Toleransi
Regional

Yana Mulyana Ajak Warga Kota Bandung Bersama Merawat Toleransi

31 Agustus 2022
Sebanyak-80-Atlet-Kota-Bandung-Bakal-Berlaga-di-Pesonas-2022
Regional

Sebanyak 80 Atlet Kota Bandung Bakal Berlaga di Pesonas 2022

29 Juni 2022
Kukuhkan-Tim-Porprov-Yana-Optimis-Kota-Bandung-Juara-Umum
Regional

Kukuhkan Tim Porprov, Yana Optimis Kota Bandung Juara Umum

23 Juni 2022
Next Post
Mentri LHK Siti Nurbaya Kunjungi Pusat Persemaian di IKN

Mentri LHK Siti Nurbaya Kunjungi Pusat Persemaian di IKN

Disdik Jabar Kembali Raih Penghargaan Kinerja Terbaik Dalam Pengelolaan DAK

Disdik Jabar Kembali Raih Penghargaan Kinerja Terbaik Dalam Pengelolaan DAK

KASN Sarankan Evaluasi dan Uji Kompetensi JPT Pratama Pemkot Bandung

KASN Sarankan Evaluasi dan Uji Kompetensi JPT Pratama Pemkot Bandung

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya
Regional

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

BAZNAS Jabar dan BAZNAS Tasikmalaya resmikan fasilitas air bersih di Karangnunggal melalui program sedekah dan pipanisasi bagi warga desa.

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.