Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home TNI - Polri

Kabid Humas Polda Jabar : Ajak Hidup Sehat, Kapolsek Klapa Nunggal Menemukan Produk Ini

Admin 001 by Admin 001
5 Juni 2021
in TNI - Polri
0
Kabid Humas Polda Jabar : Ajak Hidup Sehat, Kapolsek Klapa Nunggal Menemukan Produk Ini
Share on FacebookShare on Twitter

Bogor, bewarajabar.com – Upaya untuk mengurangi meningkatnya penderita diabetes di dunia ini semakin gencar dilakukan, termasuk di Indonesia. Dengan seiring meningkatnya taraf hidup penduduk Indonesia, meningkat juga penderita diabete4s yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi dari penyakit tidak menular dewasa ini. Penderita diabetes tidak hanya melulu menjadi momok bagi orang-orang berumur diatas 40 tahun, tetapi juga meningkat pesat penderita diabetes dengan umur dibawah 30 tahun.

Untuk mendukung Gerakan tersebut, Kapolsek Klapa Nunggal bersama rekan-rekannya berhasil menemukan produk luar biasa yang berasal dari ekstrak daun stevia. Rasanya lebih manis hingga 300 kali lipat, 0 kalori dan aman dikonsumsi penderita diabetes. Daun stevia (stevia rebaaudiana) sebenarnya sudah ditemukan ratusan tahun silam di Amerika Selatan. Daun ini termasuk jenis rumpun bunga matahari dan memiliki kandungan Steviosol yang menawarkan rasa manis hingga 300 kali lipat daripada gula pasir namun sangat rendah kalori.

REKOMENDASI

Polres Sukabumi Dalami Kasus Meninggalnya NS

Polres Sukabumi Dalami Kasus Meninggalnya NS

23 Februari 2026
Eks Kepala Desa di Kabupaten Sukabumi Menjadi Tersangka Korupsi Dana Milyaran Rupiah, Karena Palsukan TTD Penerima Manfaat BLT

Eks Kepala Desa di Kabupaten Sukabumi Menjadi Tersangka Korupsi Dana Milyaran Rupiah, Karena Palsukan TTD Penerima Manfaat BLT

27 Januari 2026
Identitas Korban Pantai Karanghawu, Ada Titik Terang

Identitas Korban Pantai Karanghawu, Ada Titik Terang

28 Desember 2025
Para Raja Palabuhanratu Kawal Proses Hukum Paman Aldy Boom

Para Raja Palabuhanratu Kawal Proses Hukum Paman Aldy Boom

25 Desember 2025

Adalah AKP Fadli Amri, Kapolsek Klapa Nunggal Bogor yang kini mengembangkan gula cair berbahan baku ekstrak daun stevia. Menurutnya, proses pembuatan gula cair dari Daun Stevia sebenarnya terjangkau, hanya saja perlu didukung oleh tekhnologi yang mumpuni, karena prosesnya menggunakan katalis enzim untuk mendapatkan esktrak daun stevia, dan sayangnya saat ini belum ada pabrik ekstrak tersebut di Indonesia.

“Sebenarnya ini cara membuatnya visible. Tetapi harus didukung oleh tekhnologi ekstraksi daun stevia yang saat ini belum ada di Indonesia, sehingga harus impor dari luar negeri. ekstrak Daun Stevia ini memiliki tingkat kemanisan yang tinggi, sekitar 300 kali lipat dari gula tebu. Artinya, daun ini menawarkan rasa yang lebih manis dibandingkan gula yang biasa kita konsumsi, tapi tetap sehat karena sangat rendah kalori” ungkap Fadli di Polsek Klapa Nunggal, Bogor.

Pembuatan Dripsweet ini telah melalui proses pabrikasi yang sangat modern, serta sudah memiliki ijin edar BPOM dan sertifikasi HALAL MUI. Saat ini produk sudah diterima konsumen di sejumlah daerah seluruh Indonesia, walaupun masih dalam jumlah yang tidak terlalu besar.

“Rata-rata saat ini masih banyak yang menggunakan untuk konsumsi pribadi, industri makanan dan kue. Ada juga yang kami kemas dalam botol kecil ukuran 5ml dan 30ml. Untuk hasil produksinya sementara ini bisa sekitar 300rb botol per bulan,” terangnya.

Pria yang juga berprofesi menjadi Kapolsek ini mengaku, idenya berawal dari keprihatinan terhadap banyaknya kerabat yang terkena penyakit diabetes padahal usianya masih muda. Menilik data International Diabetes Federation (IDF), Indonesia berstatus waspada diabetes karena menempati urutan ke-7 dari 10 negara dengan jumlah pasien diabetes tertinggi. Prevalensi pasien pengidap diabetes di Indonesia mencapai 6,2 persen, yang artinya ada lebih dari 10,8 juta orang menderita diabetes per tahun 2020. Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni), Prof Dr dr Ketut Suastika SpPD-KEMD mengatakan bahwa angka ini diperkirakan meningkat menjadi 16,7 juta pasien per tahun 2045. Dengan data tahun ini, 1 dari 25 penduduk Indonesia atau 10 persen dari penduduk Indonesia mengalami diabetes.

Hingga 14 Mei 2020, International Diabetes Federation (IDF) melaporkan 463 juta orang dewasa di dunia menyandang diabetes dengan prevalensi global mencapai 9,3 persen.  NAMUN, KONDISI YANG MEMBAHAYAKAN ADALAH 50,1 PERSEN PENYANDANG DIABETES (DIABETESI) TIDAK TERDIAGNOSIS. Ini menjadikan status diabetes sebagai SILENT KILLER masih menghantui dunia. Jumlah diabetesi ini diperkirakan meningkat 45 persen atau setara dengan 629 juta pasien per tahun 2045. Bahkan, sebanyak 75 persen pasien diabetes pada tahun 2020 berusia 20-64 tahun.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa bermanfaat bagi manusia lainnya dan seisinya, hal inilah yang menjadi prinsip hidup saya. Saya berharap produk ini bisa memberikan alternatif baru dalam memberikan rasa manis di hidup. Selain produknya yang manis dan bermanfaat, tanaman daun stevia juga bisa menjadi alternatif baru untuk di budidayakan sehingga membuka peluang untuk para petani, dan juga kami membuka kerjasama dengan siapa saja yang ingin berjualan produk ini, komoditi baru untuk mengais rejeki” ujar Fadli.

“Saya juga berharap ada yang mau berinvestasi untuk membuat pabrik esktrak daun stevia, karena akan sangat membantu sekali, baik dari konsumen maupun petani, karena akan ada komoditi baru yang bisa di budidayakan” imbuhnya.

Dengan masa panen sekitar 1,5 sd 2 bulan tentunya ini bisa menjadi alternatif tersendiri utk dibudidayakan, penanaman dan perawatannya sangat mudah dan setelah dipanen, tanaman ini bisa tumbuh kembali tanpa menanam bibit baru, hanya dengan system cangkok batang di ketinggian 800 dpl.

AKP Fadli menceritakan jika usaha untuk menemukan formula yang pas dan tidak pahit serta campuran yang tepat komposisi semua bahan alami ini tidak langsung berhasil. Ia mengalami kegagalan berkali-kali dan akhirnya di tahun 2019 akhir berhasil menelurkan produk yang bernama Dripsweet, terbuat dari ekstrak daun stevia dan  100% bahan alami lainnya.

“Karena dari bahan dasarnya sendiri sudah rendah kalori, bahkan dalam beberapa jurnal penelitian dalam dan luar negeri, produk ini mengandung nol koma sekian yang bisa disetarakan dengan nol (zero) kalori sehingga lebih sehat jika dikonsumsi oleh penderita diabetes. Produk ini juga menawarkan harga yang lebih murah jika di compare dengan penggunaan gula tebu ataupun produk sejenis lainnya,” terangnya.**

 

SendShare196Tweet123
Previous Post

Offline Race Unpad MTR akan Segera Digelar

Next Post

Relawan DMC DD Berkan layanan Servis dan Steam Motor Gratis Bagi Penyintas Banjir Solokan Jeruk Kab. Bandung

RelatedPosts

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang
Regional

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya
Regional

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial
Ragam

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon
Regional

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar
Ekonomi

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota
Ragam

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen
Ekonomi

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026
Next Post
Relawan DMC DD Berkan layanan Servis dan Steam Motor Gratis Bagi Penyintas Banjir Solokan Jeruk Kab. Bandung

Relawan DMC DD Berkan layanan Servis dan Steam Motor Gratis Bagi Penyintas Banjir Solokan Jeruk Kab. Bandung

Genjot Bisnis Kurir dan Logistik, Pos Indonesia Buka Sabtu dan Minggu

Genjot Bisnis Kurir dan Logistik, Pos Indonesia Buka Sabtu dan Minggu

Pengurus IKA STAIPI Bandung periode 2021-2024 Resmi Dilantik dan Dikukuhkan

Pengurus IKA STAIPI Bandung periode 2021-2024 Resmi Dilantik dan Dikukuhkan

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang
Regional

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

Bandung, Giwangkara.com - Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah yang mendorong transformasi digital pemerintahan hingga tingkat desa. Salah satu langkahnya...

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.