Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Rematik: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

Admin 001 by Admin 001
10 Februari 2022
in Ragam
0
Rematik: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

Ilustrasi/klikdokter

Share on FacebookShare on Twitter

Bewarajabar.com – Rematik atau dalam dunia medis disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi kronis yang umumnya disebabkan oleh gangguan autoimun.

Rematik adalah penyakit yang bisa menyerang anggota gerak, seperti otot, tulang dan sendi. Simak penjelasan di bawah ini mengenai penyebab, gejala, diagnosis dan obat rematik.

REKOMENDASI

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
dari Sound of Panca hingga Candu, Ini Musisi di Balik OST Menang Untuk Kalah

dari Sound of Panca hingga Candu, Ini Musisi di Balik OST Menang Untuk Kalah

20 September 2026
Samsung Kembangkan AI untuk Analisis Kesehatan dari Smartwatch

Samsung Kembangkan AI untuk Analisis Kesehatan dari Smartwatch

5 September 2026

Penyebab Rematik
Sebelum menjelaskan mengenai penyakit rematik, perlu diketahui bahwa rasa nyeri yang ditimbulkan oleh rematik mirip dengan nyeri asam urat atau nyeri yang ditimbulkan akibat keseleo.

Meski gejala rematik hampir mirip dengan penyakit lain, penyakit rematik dapat dikenali dari munculnya peradangan di persendian.

Hal ini disebabkan dari sistem imunitas tubuh yang justru menyerang balik jaringan yang ada di persendian.

Saat mengalami rematik, sistem imun gagal membedakan jaringan sendiri dengan benda asing, sehingga menyerang jaringan tubuh sendiri, khususnya jaringan sinovium yaitu selaput tipis yang melapisi sendi.

Hasilnya dapat menyebabkan sendi bengkak, rusak, nyeri, meradang, kehilangan fungsi dan bahkan kecacatan.

 

Selain gangguan imunitas tubuh, munculnya rematik juga bisa meningkatkan oleh beberapa faktor, antara lain:

Wanita memiliki risiko 2-3 kali lebih tinggi dibanding pria untuk mengalami rematik.
Meski rematik bisa menyerang usia berapa pun, penyakit ini sering terjadi pada mereka yang berusia 40 sampai 60 tahun.

Apabila Anda memiliki anggota keluarga yang pernah terkena rematik, Anda berisiko tinggi untuk mengalami hal yang sama.

 

Gejala Rematik
Pada dasarnya, rematik dapat menyerang hampir semua sendi, tetapi yang paling sering diserang adalah sendi di pergelangan tangan, kuku-kuku jari, lutut dan engkel kaki.

Sendi-sendi lain yang mungkin diserang termasuk sendi di tulang belakang, pinggul, leher, bahu, rahang, bahkan sambungan antar tulang sangat kecil yang ada di telinga bagian dalam.

Berikut adalah beberapa gejala rematik yang bisa Anda kenali, di antaranya:

1. Kekakuan sendi di pagi hari
Gejala rematik pertama yang umum dialami adalah persendian terasa kaku di pagi hari dan bisa berlangung lama.

Sementara kekakuan yang disebabkan akibat osteoartritis bisa menghilang dalam waktu yang lebih cepat.

2. Pembengkakan dan nyeri sendi
Sendi yang mengalami pembengkakan dan nyeri biasanya terasa hangat dan lembek bila disentuh, rasa sakit biasanya terjadi pada kedua sendi di sisi kanan dan kiri (simetris) tetapi mungkin tingkat keparahannya berbeda, tergantung sisi mana yang lebih sering digunakan.

3. Nodul (benjolan)
Sekitar 20% pasien rematik menimbulkan nodul atau benjolan di bawah kulit seukuran kacang hijau dan sering kali terletak di dekat persendian. Benjolan bisa terus ada selama Anda mengalami rematik.

4. Penumpukan cairan
Pada beberapa kasus, cairan bisa terakumulasi terutama di pergelangan kaki. Hal ini disebabkan karena kantung sendi belakang lutut mengakumulasi cairan dan membentuk apa yang dikenal sebagai kista Baker.

Kista ini terasa seperti tumor dan kadang-kadang memanjang ke bawah ke bagian belakang betis dan menyebabkan rasa sakit. Namun, kista Baker juga dapat berkembang pada orang yang tidak memiliki rematik.

5. Kesemutan
Peradangan dan pembengkakan pada tendon mengakibatkan saraf terjepit sehingga dapat menyebabkan kesemutan atau mati rasa.

Selain itu, kesemutan atau mati rasa yang terjadi di tangan juga disebut carpal tunnel syndrome.

Diagnosis Rematik
Saat stadium awal, rematik adalah penyakit yang sulit untuk didiagnosis karena gejalanya sangat mirip dengan beberapa penyakit lain.

Guna memberikan analisis yang tepat, biasanya dokter akan menyelidiki riwayat kesehatan.

Setelah itu, dokter bisa melanjutkan dengan pemeriksaan fisik meliputi pemeriksaan sendi dan X-ray.

Pemeriksaan lainnya yang mungkin diperlukan adalah tes laju endap darah untuk mengukur peradangan, tes faktor rheumatoid, atau analisis cairan persendian untuk memeriksa apakah nyeri yang muncul diakibatkan oleh kristal asam urat atau infeksi.

 

Pengobatan Rematik
Hingga kini belum ada pengobatan yang bisa mengobati rematik dengan total.

Pemberian obat rematik hanya untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit, mengembalikan fungsi sendi, serta mencegah terjadinya cacat.

Berikut adalah beberapa obat rematik yang bisa Anda gunakan (dengan atau tanpa resep), di antaranya:

1. Nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID)
Obat NSAID berguna untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit pada rematik.

Jenis obat rematik yang dijual bebas tanpa resep dokter seperti ibuprofen, naproxen dan obat resep dokter seperti natrium diklofenak.

2. Steroid
Obat kortikosteroid digunakan untuk peradangan dan rasa sakit, serta memperlambat terjadinya kerusakan sendi.

 

3. Disease modifying anti-rheumatic drugs (DMARDs)
Obat rematik ini berguna untuk mencegah jaringan sendi tidak semakin rusak secara permanen.

DMARDs yang sering diberikan dokter yaitu leflunomide (Arava), methotrexate (trexall), sulfasalazine (Azulfidine) dan hydroxychloroquine (plaquenil)

 

4. Obat lainnya
Obat rematik lainnya yang bisa digunakan seperti inhibitor TNF-alpha, imunosupresan, dan kelas baru obat-obatan untuk meningkatkan gerakan sendi.

Sementara itu, pada kasus yang lebih parah dan penggunaan obat rematik seperti di atas tidak membantu mengurangi gejala, dokter bisa menganjurkan untuk melakukan tindakan operasi. Operasi pembedahan bisa dibagi dalam tiga prosedur seperti:

Tendon repair. Prosedur ini diperlukan apabila sendi yang mengalami peradangan dan kerusakan mengakibatkan tendon di sekitar sendi melonggar atau sobek.

 

Dokter akan melakukan pembedahan untuk memperbaiki tendon di sekitar sendi.
Total joint replacement.

Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat bagian sendi yang rusak, kemudian memasukan alat buatan dari metal dan plastik.

Fusi sendi. Prosedur ini hanya digunakan jika dua metode sebelumnya tidak bisa dilakukan. Fusi sendi adalah sebuah operasi penyatuan sendi untuk menstabilkan atau meluruskan sendi kembali seperti sebelumnya.

 

Selain mengonsumsi obat rematik dan melakukan operasi, langkah-langkah lainnya yang bisa dilakukan untuk meredakan rematik adalah olahraga rutin, pola diet yang sehat, istirahat cukup, dan mengurangi stres.

Jika Anda ragu terhadap gejala-gejala yang muncul dan tidak berani mengambil tindakan, sebaiknya konsultasi dengan dokter spesialis reumatologi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

 

 

Editor: Amat Heryadin

Penulis: Amat Heryadin

Sumber: BewaraJabar.com

Tags: DiagnosisgejalakesehatanPengobatanPenyakitRematik
SendShare198Tweet124
Previous Post

Sebanyak 30 CPNS Resmi Menjadi PNS, Yana: Mengabdi dengan Ikhlas, Jangan Mudah Tersinggung

Next Post

DPRD Jabar Apresiasi Kinerja Bank bjb Hasyim Ashari Ditengah Pandemi Covid Gelombang ke-3

RelatedPosts

Solusi Warisan Budaya untuk Meningkatkan Kualitas Hidup: Zheng Gu Shui Obat Gosok Herbal yang Tetap Relevan
Artikel Kesehatan

Solusi Warisan Budaya untuk Meningkatkan Kualitas Hidup: Zheng Gu Shui Obat Gosok Herbal yang Tetap Relevan

6 Agustus 2025
Masuk Musim Hujan, Perhatian 7 Ciri-ciri Gejala DBD yang Sering Terjadi pada Anak. Semua Poin Penting
Ragam

Masuk Musim Hujan, Perhatian 7 Ciri-ciri Gejala DBD yang Sering Terjadi pada Anak. Semua Poin Penting

13 September 2022
Pemkot Bandung Cegah Penularan HIV/AIDS Sampai Kewilayahan
Regional

Pemkot Bandung Cegah Penularan HIV/AIDS Sampai Kewilayahan

28 Agustus 2022
Terjadi Penambahan Kasus Setiap Tahun, Calon Pengantin Wajib Konseling HIV/AIDS
Berita Terkini

Terjadi Penambahan Kasus Setiap Tahun, Calon Pengantin Wajib Konseling HIV/AIDS

26 Agustus 2021
7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal
Informasi Kesehatan

7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

17 Oktober 2020
7 Obat Flu untuk Ibu Menyusui yang Aman Digunakan
Informasi Kesehatan

7 Obat Flu untuk Ibu Menyusui yang Aman Digunakan

16 Oktober 2020
7 Makanan Enak Ini Bisa Picu Gangguan Pencernaan
Informasi Kesehatan

7 Makanan Enak Ini Bisa Picu Gangguan Pencernaan

13 Oktober 2020
Nyeri Dada Usai Minum Soda, Tanda Bahaya?
Informasi Kesehatan

Nyeri Dada Usai Minum Soda, Tanda Bahaya?

13 Oktober 2020
Manfaat dan Efek Samping Chia Seeds untuk Ibu Hamil, Wajib Tahu!
Informasi Kesehatan

Manfaat dan Efek Samping Chia Seeds untuk Ibu Hamil, Wajib Tahu!

13 Oktober 2020
Next Post
DPRD Jabar Apresiasi Kinerja Bank bjb Hasyim Ashari Ditengah Pandemi Covid Gelombang ke-3

DPRD Jabar Apresiasi Kinerja Bank bjb Hasyim Ashari Ditengah Pandemi Covid Gelombang ke-3

Komisi II DPRD Jabar: Pembangunan Kawasan Industri Pasti Ada Dampaknya

Komisi II DPRD Jabar: Pembangunan Kawasan Industri Pasti Ada Dampaknya

5 Raperda Masuk Dalam Propemperda Semester Pertama Tahun 2022, Berikut Daftarnya

5 Raperda Masuk Dalam Propemperda Semester Pertama Tahun 2022, Berikut Daftarnya

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.