Bandung, Bewarajabar.com – Dukungan terhadap Bayu Umbara sebagai calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat terus menguat menjelang Musyawarah Daerah (Musda).
Tim Pemenangan Ridwan Ginanjar (TPR RG) menegaskan bahwa proses demokrasi organisasi harus mengedepankan gagasan, regenerasi, serta kepemimpinan yang memahami karakter pemuda Jawa Barat.
Menurut TPR RG, Bayu Umbara KNPI Jabar dinilai memiliki kapasitas untuk membawa organisasi kepemudaan menjadi lebih independen, terbuka, dan mampu menjadi ruang kolaborasi seluruh elemen pemuda di Jawa Barat.
Perwakilan TPR RG dari Bapora Pemuda Pancasila Jawa Barat, Diane Devi Handayani, mengatakan dukungan terhadap Bayu Umbara bukan sekadar menyatukan kekuatan politik organisasi, tetapi juga menyamakan visi membangun masa depan kepemudaan.
Menurut Diane, KNPI Jawa Barat harus menjadi ruang lahirnya ide, inovasi, dan aksi nyata yang memberi manfaat bagi generasi muda.
“Hari ini yang kami satukan bukan sekadar barisan, tetapi visi bersama. KNPI harus menjadi rumah pembenahan organisasi, laboratorium gagasan, dan tempat lahirnya aksi nyata bagi pemuda Jawa Barat,” ujarnya.
Ia menilai regenerasi kepemimpinan sudah menjadi kebutuhan agar semakin banyak kader muda memperoleh kesempatan memimpin serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
KNPI Harus Jadi Rumah Bersama Pemuda
Wakil Ketua Tim Pemenangan RG, Trio M, menyampaikan bahwa KNPI merupakan wadah pengabdian seluruh pemuda tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun kelompok.
Menurutnya, bergabungnya Bayu Umbara, Ridwan Ginanjar, dan Teguh Panji Reza menunjukkan adanya semangat bersama untuk menghadirkan KNPI Jawa Barat yang lebih independen, demokratis, dan tidak dikendalikan kepentingan tertentu.
“Amanah kepada Bayu Umbara merupakan bentuk kepercayaan agar KNPI kembali melahirkan kader-kader berkualitas, memperkuat kapasitas intelektual pemuda, serta menjadi ruang kolaborasi yang produktif,” katanya.
TPR RG juga berpandangan bahwa KNPI Jawa Barat membutuhkan sosok pemimpin yang memahami kultur, karakter, serta dinamika organisasi kepemudaan di Tanah Pasundan.
Karena itu, mereka menilai kepemimpinan KNPI Jawa Barat idealnya diemban oleh putra daerah yang memahami kebutuhan pemuda serta tantangan pembangunan di Jawa Barat.
Diane menegaskan bahwa semangat yang dibangun bukan untuk memperuncing perbedaan, melainkan memperkuat persatuan seluruh elemen pemuda.
“Bersatunya Ridwan Ginanjar, Teguh Panji Reza, dan Bayu Umbara menjadi bukti bahwa masa depan KNPI Jawa Barat dibangun di atas kebersamaan, bukan ego kelompok. Politik kepemudaan harus diukur dari karya dan kebermanfaatannya,” tegas Diane.
Melalui konsolidasi tersebut, TPR RG mengajak seluruh organisasi kepemudaan menjaga soliditas dan mengawal pelaksanaan Musda KNPI Jawa Barat secara demokratis, bermartabat, dan penuh semangat persatuan.
Mereka berharap Musda tidak hanya menghasilkan seorang ketua, tetapi juga melahirkan arah baru KNPI Jawa Barat sebagai organisasi yang progresif, independen, dan benar-benar menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda di Jawa Barat.

















