Cirebon, bewarajabar.com – Anggota Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor, Brigadir Pria melaksanakan sambang ke para tukang becak di wilayah Kota Cirebon tepatnya di daerah Kanoman, Kamis, 30/09/2021.
Brigadir Pria melakukan kegiatan dialogis dengan menemui para tukang becak yang lagi mangkal guna memberikan himbauan kamtibmas dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan himbauan tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah terkait di berlakukannya PPKM.
Yang menjadi sasaran dalam himbauan Anggota Brimob yaitu pedagang kaki lima juga ojek dan tukang becak yang mangkal di tempat keramaian.
“Kepada seluruh tukang becak yang berada di lokasi agar mematuhi aturan PPKM dan pada saat beraktivitas di luar rumah agar selalu jaga jarak dan menggunakan masker serta tetap memperhatikan protokol kesehatan guna untuk memutuskan penyebaran virus corona (covid-19),” Himbau Brigadir Pria.
Dari tempat lain Danki Brimob Iptu Roni menjelaskan, terhadap virus corona (covid-19) ini , masyarakat jangan menganggap remeh, jika tidak ada hal yang mendesak, lebih baik di rumah saja, hal ini penting dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaram virus corona.
“Oleh karna itu bagi masyarakat yang berada di luar rumah agar tetap memperhatikan protokol kesehatan demi diri dan keluarga kalian serta masyarakat Cirebon” ujar Danki Brimob.
Ditempat terpisaj Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., menambahkan, “Kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian Polri serta bentuk Bakti Brimob Polda Jabar terhadap masyarakat yang terdampak Covid–19”.
“Ini merupakan bentuk Bhakti Brimob Polda Jabar dalam hal ini di wilayah Cirebon dan sekitarnya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid–19″, ujar Kombes Pol. Yuri Karsono.
Beliau juga berpesan, “Jangan anggap remeh tentang virus corona ini, karena wabah virus ini sudah menjadi pandemi, kita harus selalu waspada dan senantiasa melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat karena kita merupakan anggota Polri yang mempunyai kewajiban melindungi masyarakat dari segala macam hal yang mengganggu keamanan”, Tegas Yuri Karsono.**
















