Cirebon, bewarajabar.com — Krisis pangan yang menghantui Indonesia saat ini terjadi karena dampak dari Pandemi Virus Covid-19, banyak upaya yang sudah dilakukan Pemerintah berbagai dalam menghentikan penyebaran Virus Covid-19 ini, dampak dari Pandemi ini membuat masyarakat mulai melakukan penghematan dan mulai menanam bahan pangan lokal, untuk mendukung dan mencegah kejadian yang lebih buruk akibat krisis pangan yang terjadi Personil Kompi 4 Batalyon C Pelopor yang dipimpin oleh Aipda Dayat Sudrajat, melaksanakan Patroli Ketahanan Pangan di Desa Wanasaba Kidul Kec.Talun Kab. Cirebon, (07/08/20).
Aipda Dayat Sudrajat berharap dengan adanya patroli Ketahanan Pangan ini, masyarakat ikut serta membantu menjaga ketersediaan bahan pokok Nasional dan selain itu juga Personil Patroli memberikan Sosialisasi tentang Protokol Kesehatan dan cara menerapkan Pola Hidup sehat.
Kegiatan ini dilaksanakan agar masyarakat dapat ikut serta dalam menjaga ketahanan pangan untuk menghindari adanya krisis pangan diwilayah Kab. Cirebon, masyarakat memiliki peluang untuk membangun kedaulatan dan kemandirian pangan di masa pandemi seperti ini.

Masyarakat juga bisa menjadi lebih Kreatif dan Berkreasi untuk mengakali situasi yang ada, termasuk halnya dalam menjaga akses terhadap pangan, serta juga diharapkan memiliki kesadaran untuk bercocok tanam mandiri minimal untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.
Kombes Pol. Asep Saepudin, S.I.K., mengatakan “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat dalam menghadirkan Negara di tengah-tengah masyarakat”ucapnya.
Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Asep Saepudin, S.I.K., menambahkan ; “Setiap kegiatan Patroli, kita wajib memberikan himbauan yang humanis kepada seluruh masyarakat, jadilah contoh yang baik kepada masyarakat dan jadilah pelopor kesehatan” ungkapnya.
“Ini merupakan wujud Bhakti Brimob Polda Jabar dalam hal ini di Wilayah Cianjur untuk menciptakan rasa aman dan nyaman serta kedekatan emosional antara Brimob dengan masyarakat setempat, dan tentu bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19,″ tutupnya.
(Q’Bull)**
















