Bandung , bewarajabar.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah ( TKPKD) Tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota tahun 2019, dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. UU Ruzhanul Ulum . Di damping Pj . Sekda Jabar H. Daud Achmad serta dua narasumber diantaranya Kepala Sub Direktorat Analisis Data dan Pemetaan masyarakat miskin dari Bapenas , Bertempat di hotel el royal kawasan Jln Merdeka Bandung. ( 31 /10 /2019 ).

Disampaikan oleh wagub dalam pembukaan, masalah kemiskinan harus diselesaikan oleh pimpinan wilayah, jangan hanya sekedar janji dalam kampanye saja berjanji membantu yang miskin tapi kalau sudah jadi lupa, keberhasilan pemimpin manakala bisa mensejahterakan masyarakatnya, ujar Wagub Jabar. Saat ini Jawa Barat dianggap Provinsi yang maju dalam pola pikir, dan tingkat kemiskinan yang terus menurun namun secara Absolut jumlahnya masih signifikan jumlahnya . Alhamdulillah Pemerintah Jabar sudah mampu mengurangi kemiskinan masyarakatnya, dan terus mencari solusi untuk meningkatkan ekonomi Jabar. Selain menjadi kewajiban pimpinan daerah tapi juga Sunattullah untuk meninggikan kesejahteraan rakyat, kata H .Uu.

Adapun yang disampaikan H. Daud Achmad, bahwa kemiskinan masih menjadi isu Strategis di tingkat pusat dan daerah . Alhamdulillah dalam kurun waktu lima tahun ini , terakhir 927, 91 ribu jiwa tentunya mengalami penurunan 2,53 % dari 9,44 kemiskinan di tahun 2014 , dan di tahun 2019 ini hanya 6 , 91 %. Ujar sekda jabar . Berdasarkan data BPS bulan Maret 3,4 juta jiwa. Terkonsentrasi di daerah pedesaan, yang mendominasi sektor padi dan palawija, kata H. Daud .
Disebutkan juga daerah tertinggi kemiskinan adalah Tasikmalaya ,mencapai 12,71% dan kemiskinan terendah kota depok hanya 2,14 % . Untuk itu pemerintah terus mengupayakan penangganan kemiskinan dengan pendekatan program dan kegiatan. Dan tersedia anggaran sekitar 403 Milyar untuk jumlah kemiskinan tiga juta jiwa lebih. dan senilai enam belas milyar untuk bantuan Rumah layak huni. Pangkas Daud Achmad. (Farida) .














