Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Pemkab Bandung Imbau Masyarakat Waspada Potensi Gempa Bumi Megathrust

Suhendar by Suhendar
7 Oktober 2024
in Regional
0
Pemkab Bandung Imbau Masyarakat Waspada Potensi Gempa Bumi Megathrust
Share on FacebookShare on Twitter

Kab. Bandung, Bewarajabar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi gempa bumi megathrust di Kabupaten Bandung.

Untuk diketahui, berdasarkan sumber bahwa megathrust adalah jenis patahan besar yang terletak di zona subduksi, tempat lempeng tektonik lebih padat bergerak ke bawah lempeng yang lebih ringan.

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026

Pergerakan ini menciptakan tekanan yang dapat menyebabkan gempa bumi dengan magnitudo tinggi ketika tekanan ini dilepaskan secara tiba-tiba.

Selain potensi gempa bumi megathrust, Pemkab Bandung juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi musim hujan pada bulan Oktober 2024 hingga beberapa bulan kedepan.

Dua hal imbauan ini disampaikan Pjs. Bupati Bandung Dikky Achmad Sidik melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama di Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (7/10/2024).

“Untuk meningkatkan kewaspadaan potensi turun hujan itu, kami dari Pemkab Bandung terus melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Mengingat disaat turun hujan deras berpotensi terjadi banjir, hal ini kita harus terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi perubahan cuaca tersebut,” tutur Uka Suska.

Pasca terjadi gempa bumi di Kabupaten Bandung dan sekitarnya, Uka Suska menyebutkan, Pemkab Bandung juga berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan
Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Hal ini untuk memantau peta wilayah potensi gerakan tanah, yang sebelumnya dikhawatirkan ada retakan tanah dampak dari gempa bumi. Retakan tanah itu disaat terisi oleh air hujan, berpotensi terjadi gerakan tanah atau longsor. Ini yang harus kita waspadai disaat memasuki musim hujan,” ungkapnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Uka Suska imbau masyarakat untuk menyiapkan langkah-langkah
pengurangan risiko bencana dan upaya kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak bencana alam seperti gempa bumi, banjir, kekeringan, gerakan tanah (longsor) serta angin kencang.

“Pemkab Bandung dengan berbagai stakeholder di lapangan, terus melakukan monitoring secara berkala untuk mendapatkan informasi peringatan dini cuaca dan potensi ancaman bencana. Termasuk memantau informasi yang disampaikan masyarakat melalui media sosial maupun informasi yang disampaikan langsung ke BPBD,” katanya.

Ia mengatakan, Pemkab Bandung terus meningkatkan kegiatan sosialisasi, edukasi dan mitigasi kepada masyarakat terkait upaya mitigasi gempa bumi, pencegahan banjir, pencegahan kekeringan, gerakan tanah (longsor) dan angin kencang baik secara tatap muka maupun melalui media elektronik/media sosial.

“Lebih penting lagi adalah menghimbau kepada masyarakat untuk mengingkatkan kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi dengan mempelajari dan memahami tindakan-tindakan apa saja yang
harus dilakukan ketika gempa bumi terjadi,” ujarnya.

Pemkab Bandung juga menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai penyakit-penyakit yang bisa timbul
pada musim pancaroba dengan senantiasa menjaga imunitas tubuh dan kebersihan lingkungan sekitar.

“Menghimbau kepada warga masyarakat yang berada di perbukitan, kaki gunung dan di lokasi lereng/tebing agar selalu waspada, dikhawatirkan terjadi potensi bencana gerakan tanah (longsor),” ujarnya.

Lebih lanjut Uka Suska menghimbau kepada warga masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai bila mana
terjadi hujan lebat yang berlangsung lama agar selalu berhati-hati dan waspada dikhawatirkan terjadi banjir ataupun banjir bandang.

“Apabila terjadi kondisi darurat untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang aman supaya tidak terjadi adanya korban jiwa,” katanya.

Tak hanya itu, katanya, sejumlah pihak untuk menyiapkan tas siaga bencana agar dapat digunakan pada saat dalam kondisi darurat dan simpan dokumen penting dalam satu tempat yang aman.

“Menghimbau untuk tidak membuang sampah ke sungai supaya tidak terjadi penyumbatan pada saluran air yang dapat menyebabkan banjir,” tuturnya.

Pemkab Bandung juga menghimbau kepada seluruh camat di wilayah Kabupaten Bandung agar dapat melakukan penyebarluasan informasi peringatan dini sampai ke tingkat desa/kelurahan dengan tetap
mengantisipasi adanya potensi bencana banjir, gerakan tanah (longsor) dan angin kencang pada saat curah hujan di atas normal.

“Bilamana terjadi bencana dapat menghubungi Pusdalops Penanggulangan Bencana Kabupaten Bandung di Call Center 0851-6290-1129,” katanya.

Uka Suska kembali menegaskan, bahwa perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan harus di waspadai oleh masyarakat Kabupaten Bandung.

“Hujan deras disertai angin kencang, hal ini sudah terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Bandung diantaranya di Kecamatan Bojongsoang, Pasirjambu yang terjadi beberapa hari yang lalu menimbulkan kerusakan rumah terutama bagian atap/genting,” katanya.

Tags: gempa bumiGempa Bumi Megathrust
SendShare197Tweet123
Previous Post

Kredit Modal Kerja Kontrak Mewujudkan Impian Usaha dengan Dukungan bank bjb

Next Post

Tim Tanggap Bencana Kecamatan Simpenan Salurkan Bantuan Kepada Warga

RelatedPosts

Keluarkan Surat Edaran, Pemkab Bandung Imbau Masyarakat Waspada Potensi Gempa Bumi Megathrust
Regional

Keluarkan Surat Edaran, Pemkab Bandung Imbau Masyarakat Waspada Potensi Gempa Bumi Megathrust

9 Oktober 2024
Bupati Bandung Sampaikan Duka Cita Gempa Kertasari Telan 1 Korban Jiwa
Regional

Bupati Bandung Sampaikan Duka Cita Gempa Kertasari Telan 1 Korban Jiwa

20 September 2024
Bupati Bandung ampaikan Duka Cita dan Do’akan Korban Gempa Kertasari dan Pangalengan
Regional

Bupati Bandung ampaikan Duka Cita dan Do’akan Korban Gempa Kertasari dan Pangalengan

18 September 2024
Korban Gempa Bumi di Kecamatan Simpenan Mendapatkan Bantuan Material
Regional

Korban Gempa Bumi di Kecamatan Simpenan Mendapatkan Bantuan Material

17 Januari 2024
BPBD Kabupaten Garut Dirikan Tenda Darurat di RSUD Sumedang
Regional

BPBD Kabupaten Garut Dirikan Tenda Darurat di RSUD Sumedang

2 Januari 2024
Gempa di Sumedang, Bey Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada
Bewara Jabar

Gempa di Sumedang, Bey Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada

1 Januari 2024
Pangandaran Diguncang Gempa Magnitudo 5,5
Peristiwa

Pangandaran Diguncang Gempa Magnitudo 5,5

28 Desember 2023
Berikut Penjelasan BMKG Terkait Gempa Banten: Tidak Ada Kaitannya dengan Aktivitas Anak Krakatau
Peristiwa

Berikut Penjelasan BMKG Terkait Gempa Banten: Tidak Ada Kaitannya dengan Aktivitas Anak Krakatau

5 Februari 2022
Total 3.078 Rumah Rusak Akibat Gempa Bumi di Banten Senin Lalu
Peristiwa

Total 3.078 Rumah Rusak Akibat Gempa Bumi di Banten Senin Lalu

19 Januari 2022
Next Post
Tim Tanggap Bencana Kecamatan Simpenan Salurkan Bantuan Kepada Warga

Tim Tanggap Bencana Kecamatan Simpenan Salurkan Bantuan Kepada Warga

Pendanaan untuk Memacu Pertumbuhan, Program Mustahiq Baznas Dukung UMKM Paling Rentan di Jawa Barat

Pendanaan untuk Memacu Pertumbuhan, Program Mustahiq Baznas Dukung UMKM Paling Rentan di Jawa Barat

Komisi D Pimpin Pembahasan Relokasi SDN 026

Komisi D Pimpin Pembahasan Relokasi SDN 026

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.