Bandung, Bewarajabar.com – Sekretaris Badan Pemuda dan Olahraga (BAPORA) Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Barat, Dzakia Amini, SE, menegaskan pentingnya keselarasan program kerja organisasi sebagai upaya memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah dan nasional.
Hal tersebut disampaikan Dzakia dalam Rapat Koordinasi (Rakor) BAPORA Tahun 2026 yang mengangkat tema “Pemuda Berdampak untuk Indonesia Berkelanjutan” di Sekretariat MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Jalan BKR Nomor 117, Kota Bandung, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Dzakia, Rakor menjadi forum strategis untuk menyamakan visi, memperkuat koordinasi, serta membangun sinergi antara pengurus BAPORA tingkat provinsi dengan kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
Dzakia menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama pelaksanaan Rakor adalah memastikan seluruh pengurus daerah memiliki arah kebijakan yang selaras dengan program BAPORA tingkat provinsi.
Dengan kesamaan visi tersebut, organisasi diharapkan mampu menjalankan berbagai program secara lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Melalui Rakor ini kami ingin seluruh BAPORA di kabupaten dan kota memiliki tujuan yang sama dengan provinsi. Dengan begitu organisasi akan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan koordinasi antarwilayah menjadi langkah penting untuk membangun organisasi yang solid dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Dzakia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan pembangunan bangsa.
Menurutnya, tema “Pemuda Berdampak untuk Indonesia Berkelanjutan” mencerminkan posisi strategis pemuda sebagai motor penggerak perubahan di berbagai sektor kehidupan.
“Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas dan kontribusi pemuda saat ini,” katanya.
Ia menilai keterlibatan aktif pemuda dalam berbagai kegiatan sosial, olahraga, pendidikan, hingga lingkungan hidup menjadi bagian penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Rakor BAPORA 2026 turut membahas sejumlah agenda strategis yang akan menjadi fokus organisasi dalam satu tahun ke depan.
Pembahasan mencakup program pengembangan olahraga, kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan pemuda, serta berbagai inisiatif yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup.
Menurut Dzakia, seluruh usulan dan program dari BAPORA kabupaten dan kota menjadi bahan penting untuk menyusun langkah kerja yang lebih terarah dan terintegrasi.
“Berbagai program dari daerah kami bahas bersama agar nantinya dapat berjalan sejalan dengan kebijakan organisasi di tingkat provinsi,” jelasnya.
Pasca pelaksanaan Rakor, BAPORA Jawa Barat menargetkan peningkatan eksistensi organisasi melalui berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Tidak hanya dikenal melalui kegiatan olahraga, BAPORA juga ingin memperkuat kiprahnya di bidang kepemudaan dan kegiatan sosial yang selaras dengan program MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat.
Dzakia optimistis sinergi antara pengurus provinsi dan daerah akan mampu memperluas manfaat organisasi sekaligus meningkatkan kehadiran BAPORA di tengah masyarakat.
“Target kami ke depan adalah menjadikan BAPORA semakin dikenal melalui program-program yang memberikan manfaat nyata. Kami ingin organisasi ini hadir sebagai wadah yang mampu mendorong kemajuan pemuda sekaligus memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui Rakor BAPORA 2026, organisasi berharap dapat memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kolaborasi antarwilayah, serta melahirkan program-program inovatif yang mendukung lahirnya generasi muda yang aktif, produktif, dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia berkelanjutan.













