Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Ridwan Kamil Sebut Tatanan Normal Baru di Jabar Harus Berbasis Data

Admin 001 by Admin 001
27 Mei 2020
in Berita Terkini, Nasional
0
Ridwan Kamil Sebut Tatanan Normal Baru di Jabar Harus Berbasis Data
Share on FacebookShare on Twitter

Adaptasi baru dapat dilakukan jika data memungkinkan, leveling salah terkait

Kota Bekasi, Bewarajabar.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendampingi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) di Summarecon Mall Bekasi (SMB), Bekasi Utara, Kota Bekasi, Selasa (26/5/20).

Di kunjungan dalam kerangka peninjauan kesiapan prosedur standar tatanan normal baru atau baru normal di perniagaan itu, Presiden Jokowi menuturkan bahwa menuju tatanan normal baru perlu melihat data dan fakta di lapangan.

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

16 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025

Salah satunya angka basic Reproduksi-angka atau Angka Reproduksi Dasar (R0 dibaca R-sia-sia) menyebarkan virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19.

“Bagaimana kurva R0-nya seperti di Bekasi ini sudah di bawah 1, sudah bagus. Dan kita mengharapkan agar di Jawa Barat, di Bekasi khusus, terus agar agar R0-nya ada di bawah 1, ”tutur Presiden.

Presiden pun meminta TNI / Polri melakukan pengawasan di tempat keramaian warga dalam proses adaptasi terhadap tatanan normal baru ini. Dengan begitu, diharapkan muncul kesadaran dan kedisiplinan yang kuat dari warga sehingga R0 bisa ditekan di bawah angka 1.

“Kita ingin TNI dan Polri ada di setiap keramaian-keramaian untuk lebih mendisiplinkan masyarakat, agar bisa mengikuti protokol kesehatan yang kita sepakati lewat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Karena kita ingin tetap produktif, tapi aman COVID-19, ”ujar Presiden.

“Jadi, TNI dan Polri menyelesaikan pelaksanaan di lapangan. Memastikan pelaksanaan di lapangan hal-hal yang berkaitan dengan memakai topeng, meminta jarak, dan menghindarkan orang dari kerumunan atau saling berdesak-desakan, ”ucapnya.

Senada dengan Presiden Jokowi, Ridwan Kamil mengatakan bahwa penerapan tatanan normal baru di Jabar harus berbasis data. Dibutuhkan, adaptasi akan dilakukan di suatu wilayah yang memungkinkan penerapan normal baru tersebut.

“(Tatanan normal baru) ini bukan pelonggaran, bukan relaksasi, tapi adaptasi terhadap normalitas baru. Kami di Jawa Barat harus berbasis data, jika datanya memungkinkan maka adaptasi bisa dilakukan, ”ujar Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil menjelaskan, saat ini termasuk lima level kewaspadaan atau leveling di Jabar. Level 5 atau Zona Hitam (Kritis), Level 4 atau Zona Merah (Berat) yaitu PSBB dengan aktivitas hanya 30%, Level 3 atau Zona Kuning (Cukup Berat), Level 2 atau Zona Biru (Moderat) jarak fisik, dan Level 1 atau Zona Hijau (Rendah) yaitu kondisi normal.

“Tingkat paling parah yaitu Tingkat 5 atau (zona) hitam itu tidak ada (di Jabar), yang (zona) merah masih ada tiga (kabupaten / kota), kemudian 19 (kabupaten / kota) sudah (zona) kuning, lima (kabupaten) / kota) sudah zona biru atau Level 2, tapi belum ada zona hijau, ”kata Kang Emil.

“Tapi jika di-zoom ke dalam kelurahan-kelurahan, di level yang zona merah pun banyak yang sudah zona hijau. Ini (SMB) adalah salah satunya, jadi Summarecon Bekasi ini sudah masuk ke kelurahan yang masuk ke zona hijau, ”tambahnya.

Kang Emil berujar, hal itu sudah sesuai arahan manajemen mikro dari Presiden Jokowi dalam penanggulangan pandemi COVID-19, yaitu pelaporan pencegahan yang tidak lagi berbasis provinsi atau kabupaten / kota, serta kewilayahan seperti kelurahan atau kecamatan.

“Jadi tidak lagi berdasarkan skala provinsi. Nanti masuk ke manajemen mikro,” ucap Kang Emil.

Terkait dengan penyesuaian terhadap penerapan tatanan normal baru, Kang Emil mencontohkan protokol baru di lokasi niaga, yaitu wajib mengumumkan kapasitas karyawan atau pengunjungnya.

“Tempat usaha wajib mengumumkan jumlah kapasitas. Jika tadinya (kapasitas) mungkin 10 ribu (orang) sekarang diumumkan hanya 5 ribu. Berapa tahunya sudah 5 ribu? Nanti satpam-satpam akan menghitung, jika sudah lewat (5 ribu) maka yang di atas 5 ribu antre dulu di luar, di sebuah tempat, nanti orang keluar, dia masuk, ”tutur Kang Emil.

“Kemudian nanti masuk ke dalam sebuah tempat usaha, nanti di depan sebuah restoran juga harus ada pengumuman. Restoran ini hanya menerima satu kali misalkan sepuluh meja dari tadinya 20 (orang), jadi orang yang kesebelas dia bisa nunggu dulu menunggu orang kesepuluh keluar baru dia masuk, ”katanya.

Selain itu, hal yang perlu diterapkan dalam protokol baru ini adalah keharusan pengunjung untung menggunakan topeng dan sarung tangan, seperti di pusat pengeluaran. “Orang pegang-pegang (barang) nanti di tempat usaha, misalkan beli sampo tidak jadi, nanti datang pengunjung lain pegang lagi, yang mungkin nanti ada potensi penularan,” ujar Kang Emil.

“Dan yang paling berat yang akan kita kaji adalah adaptasi baru untuk sekolah. Jadi tadi hari ini Presiden melakukan simulasi kalau nanti mal-nya sudah bisa dibuka, proses simulasi (tatanan normal baru) seperti apa, ”tutupnya.

red/

Tags: Covid-19Gubernur JabarJoko WidodoNew NormalPresiden RIPSBBRidwan KamilTatanan Normal BaruViral
SendShare196Tweet123
Previous Post

Lebaran Telah Usai Masih WFH, 99% ASN Pemkot Bandung Patuhi Jam Kerja

Next Post

Dukung Debitur Kredit Mesra Ditengah Pandemi COVID-19, bank bjb Serahkan Bantuan Masker

RelatedPosts

Gubernur Dedi Mulyadi Hadiri Bimtek Fraksi Gerindra, Tegaskan Sinergi Eksekutif dan Legislatif untuk Percepatan Program Nasional di Jawa Barat
Regional

Gubernur Dedi Mulyadi Hadiri Bimtek Fraksi Gerindra, Tegaskan Sinergi Eksekutif dan Legislatif untuk Percepatan Program Nasional di Jawa Barat

30 Mei 2025
Dedi Mulyadi Akan Ubah Minibus Kendaraan Dinas Gubernur Jadi Mobil Rumah Sakit
Bewara Jabar

Dedi Mulyadi Akan Ubah Minibus Kendaraan Dinas Gubernur Jadi Mobil Rumah Sakit

26 Februari 2025
Seni dan Budaya Sebagai Pilar Pengembangan Jakarta Kota Global
Regional

Seni dan Budaya Sebagai Pilar Pengembangan Jakarta Kota Global

24 September 2024
Bupati Bandung Raih Penghargaan Anugerah Paritrana Award 2024 dari Presiden RI
Regional

Bupati Bandung Raih Penghargaan Anugerah Paritrana Award 2024 dari Presiden RI

12 September 2024
Presiden Resmikan Jalan Tol Pamulang- Cinere – Raya Bogor, Warga Bodebek Punya Lebih Banyak Opsi Jalan
Nasional

Presiden Resmikan Jalan Tol Pamulang- Cinere – Raya Bogor, Warga Bodebek Punya Lebih Banyak Opsi Jalan

8 Januari 2024
Awali 2024, Pos Indonesia Distribusikan Bantuan Pangan CBP di Gudang Bulog Gumilir Cilacap
Regional

Awali 2024, Pos Indonesia Distribusikan Bantuan Pangan CBP di Gudang Bulog Gumilir Cilacap

3 Januari 2024
COVID-19 Merebak Lagi di Indonesia, Pj Wali Kota Cimahi Tunggu Intruksi Pusat
Regional

COVID-19 Merebak Lagi di Indonesia, Pj Wali Kota Cimahi Tunggu Intruksi Pusat

27 Desember 2023
Bey Machmudin Resmikan Pasar Harapan Jaya Revitalisasi Tahap Kedua
Bewara Jabar

Bey Machmudin Resmikan Pasar Harapan Jaya Revitalisasi Tahap Kedua

27 Desember 2023
Catatan SMSI Jelang 2024: Soal Media, Jokowi Masih Adil
Nasional

Catatan SMSI Jelang 2024: Soal Media, Jokowi Masih Adil

25 Desember 2023
Next Post
Dukung Debitur Kredit Mesra Ditengah Pandemi COVID-19, bank bjb Serahkan Bantuan Masker

Dukung Debitur Kredit Mesra Ditengah Pandemi COVID-19, bank bjb Serahkan Bantuan Masker

Jawa Barat Bersiap Penyesuaian PSBB

Jawa Barat Bersiap Penyesuaian PSBB

Pemantauan dan Pengamanan Penyaluran BKT Kemensos di Pos Giro Jl. Ibrahim Ajie Kiaracondong

Pemantauan dan Pengamanan Penyaluran BKT Kemensos di Pos Giro Jl. Ibrahim Ajie Kiaracondong

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.