Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Sinema Horor dan Menyingkap Kesadaran Magis pada Masyarakat Indonesia

Admin 001 by Admin 001
7 Agustus 2021
in Ragam
0
Sinema Horor dan Menyingkap Kesadaran Magis pada Masyarakat Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Bewarajabar — Setelah sukses menampilkan karya-karya dari tiga seniman/komunitas seni, pameran seni rupa virtual Universal Iteration oleh Komunitas Salihara Art Center masih berlangsung. Seniman keempat yang ditampilkan karyanya adalah Riar Rizaldi, sutradara, seniman, musisi, dan kurator muda asal Bandung, yang saat ini tengah menempuh pendidikan doktor di City University, Hong Kong. Karya Riar Rizaldi yang dipamerkan di perhelatan seni media berkala daring ini berjudul Ghost Like Us. Karya ini bisa diakses dan diapresiasi secara terbuka di situs https://galeri.salihara.org/ hingga 14 Agustus 2021.

Kurator Universal Iteration Bob Edrian menyebut Ghost Like Us sebagai esai sinematik pendek tentang perubahan politik-ekonomi dan teknologi yang mengubah bagaimana sinema horor Indonesia dikonsumsi dan diproduksi sejak tahun 1970-an. “Sebagai kelanjutan perhelatan Universal Iteration, karya Ghost Like Us menjadi representasi spektrum karya seni media yang tidak hanya mengangkat ragam isu dan narasi, tetapi juga memantik pembicaraan terkait teknologi dan kesadaran internet itu sendiri,” ungkap Bob Edrian.

REKOMENDASI

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
dari Sound of Panca hingga Candu, Ini Musisi di Balik OST Menang Untuk Kalah

dari Sound of Panca hingga Candu, Ini Musisi di Balik OST Menang Untuk Kalah

20 September 2026
Samsung Kembangkan AI untuk Analisis Kesehatan dari Smartwatch

Samsung Kembangkan AI untuk Analisis Kesehatan dari Smartwatch

5 September 2026
Riar Rizaldi Photo karya Kay Beadman

Dalam Ghost Like Us, nuansa mistik dalam penggambaran hantu-hantu “yang mengganggu” merupakan sebuah alternatif penaklukan kuasa dan pusat. Bagaimana film-film horor Indonesia yang diproduksi dalam setiap dekade tidak hanya merepresentasikan perkembangan artistik dan teknologi media gambar bergerak, tetapi juga menandai pergeseran-pergeseran pemikiran dan situasi sosial-politik.

Sebagai upaya mengkaji implikasi kultural dan politik dalam pendekatan pedesaan terhadap sinema horor di Indonesia, Ghost Like Us menawarkan pendekatan essayistic yang mengkaji dinamika pedesaan-perkotaan dalam sinema horor dari rezim Orde Baru hingga munculnya genre horor terdekonstruksi yang ditemukan di gaya kino-pravda, Misteri Bondowoso.

Berdasarkan kajian tersebut, film-esai ini mengajukan pertanyaan, yang terkenal dengan ungkapan Thomas Elsaesser, “kapan dan di mana sinema?” Menurut relasi antara hauntology (lakuran dari haunting dan ontology), otoritas-otonomi, dan aparatus sinematik. Selain itu, menampilkan refleksi puitis horor, ideologi, evolusi sinema, dan pemikiran sinematik dalam memahami lanskap teknologi media saat ini di Indonesia dan Asia. Ghost Like Us adalah bagian dari Monographs, sebuah rangkaian esai terbaru tentang Sinema Asia yang dikumpulkan oleh Asian Film Archive (AFA).

Still Photo dari karya Ghost Like Us
Still Photo dari karya Ghost Like Us

Karya-karya Riar Rizaldi berfokus pada hubungan antara kapital dan teknologi, ekstraktivisme, materialitas dan fiksi teoritis. Selain itu, Riar Rizaldi kerap mengeksplorasi hubungan antara manusia dan teknologi, media dan elektronik konsumer, sirkulasi citra dan intervensi jaringan. Lewat karya-karyanya Riar mempertanyakan tentang gagasan akan temporalitas, politik citra, fiksi-teori, virtualitas dan konsekuensi dari perkembangan teknologi.

Sejak dimulai pada Mei 2021, Universal Iteration telah menampilkan karya-karya seni yang sepenuhnya memang diproduksi dan ditujukan untuk diapresiasi para peminat seni secara daring. Pameran virtual ini mengajak kita menikmati pengalaman baru dalam mengapresiasi seni rupa berbasis digital. Sejak dibuka pada Mei 2021, Universal Iteration telah menampilkan karya-karya Blanco Benz Atelier, Natasha Tontey, dan Farhanaz Rupaidha. Dengan presentasi karya per tiga minggu, Universal Iteration masih akan berlanjut hingga November 2021 yang akan datang.

Still Photo dari karya Ghost Like Us (2)
Still Photo dari karya Ghost Like Us

“Pemanfaatan teknologi internet hari ini (ditambah dengan kemungkinan akselerasi oleh situasi pandemi COVID-19) membawa aktivitas manusia ke dalam pelebaran ruang dan jejaring yang semakin kompleks. Universal Iteration menawarkan pengalaman mengapresiasi karya-karya seni media melalui layar atau gawai yang terkoneksi internet,” jelas Bob Edrian.

Info lebih lengkap kunjungi https://salihara.org/

Tags: genre hororGhost Like UsKomunitas Salihara Art CenterRiar RizaldiSinema HororThomas Elsaesser
SendShare198Tweet124
Previous Post

Vaksinasi Tahap I Untuk Masyarakat Mahasiswa Remaja

Next Post

Kapolri: Rawat di Isoter Itu Enak Sekaligus Lindungi Keluarga dari Covid-19

RelatedPosts

No Content Available
Next Post
Kapolri: Rawat di Isoter Itu Enak Sekaligus Lindungi Keluarga dari Covid-19

Kapolri: Rawat di Isoter Itu Enak Sekaligus Lindungi Keluarga dari Covid-19

Sentra Vaksin HIPMI Jangkau Nelayan dan Masyarakat Pesisir, Sukses Digelar

Sentra Vaksin HIPMI Jangkau Nelayan dan Masyarakat Pesisir, Sukses Digelar

Jaga dan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Kapolri Terbitkan Surat Telegram

Jaga dan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Kapolri Terbitkan Surat Telegram

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya
Regional

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

BAZNAS Jabar dan BAZNAS Tasikmalaya resmikan fasilitas air bersih di Karangnunggal melalui program sedekah dan pipanisasi bagi warga desa.

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.