Bandung, Bewarajabar.com – Masa purna tugas menjadi momen refleksi bagi Sony Teguh Prasatya, S.Sos., M.M.
Setelah puluhan tahun mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bandung itu menegaskan bahwa berakhirnya masa jabatan bukan berarti berakhir pula semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kesempatan menjelang purna tugasnya, kang Sony mengungkapkan rasa syukur karena dapat menuntaskan amanah yang dipercayakan kepadanya dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen selama bertugas.
Menurutnya, masa pensiun bukanlah akhir dari perjalanan untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Baca Juga: Menakar Kiprah Ridwan Ginanjar dalam Membangun Generasi Muda Jawa Barat
Sebaliknya, purna tugas menjadi awal babak baru untuk tetap berkontribusi melalui berbagai bentuk pengabdian di tengah masyarakat.
“Pensiun bukanlah akhir pengabdian, melainkan babak baru untuk terus berkontribusi kepada masyarakat dalam bentuk yang berbeda. Yang saya tinggalkan bukan sekadar jabatan, tetapi jejak kerja dan pengabdian,” ujar kang Sony.
Baca Juga: Ridwan Ginanjar Tegaskan Pemuda Jadi Garda Terdepan Cegah Penyalahgunaan Narkoba di HANI 2026
Selama berkarier di Pemerintah Kota Bandung, kang Sony dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis.
Selain menjabat sebagai Sekretaris Bakesbangpol Kota Bandung, ia juga pernah menjadi Pelaksana Tugas Kepala Bakesbangpol, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pembantu Bakesbangpol, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Kota Bandung, hingga Kepala Bidang Pembinaan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung.
Beragam pengalaman tersebut, menurut kang Sony, memberikan pelajaran berharga dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya adalah kesempatan menjaga kondusivitas serta harmoni Kota Bandung di tengah dinamika sosial, politik, dan kehidupan kebangsaan yang terus berkembang.
Ia menilai keberhasilan seorang aparatur pemerintah tidak hanya diukur dari banyaknya program yang berhasil dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan membangun organisasi yang kuat, profesional, dan mampu terus berkembang.
Bagi kang Sony, warisan terpenting yang ingin ditinggalkan bukan hanya capaian program kerja, melainkan budaya kerja yang mengedepankan kebersamaan, integritas, dan semangat kolaborasi di lingkungan Bakesbangpol Kota Bandung.
“Saya percaya, capaian terbaik seorang pemimpin adalah ketika organisasi tetap berjalan kuat dan mampu berkembang meskipun dirinya sudah tidak lagi berada di dalamnya,” katanya.
Menjelang mengakhiri masa baktinya sebagai ASN, kang Sony juga menyampaikan pesan kepada seluruh jajaran Bakesbangpol Kota Bandung agar terus menjaga nilai-nilai integritas, loyalitas, serta profesionalisme dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab.
Ia berharap seluruh aparatur tetap menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama, sekaligus terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Jabatan akan berganti, tetapi pengabdian kepada masyarakat dan negara harus tetap menjadi prioritas utama. Teruslah berinovasi, bekerja dengan hati, dan jadikan Bakesbangpol sebagai institusi yang semakin dipercaya masyarakat,” pesannya.
Dengan berakhirnya masa tugas sebagai ASN, kang Sony Teguh Prasatya berharap semangat melayani masyarakat yang selama ini dijalankan dapat terus diwariskan kepada generasi penerus.
Baginya, jabatan hanyalah amanah yang memiliki batas waktu, sedangkan nilai pengabdian kepada bangsa dan negara akan selalu menjadi bagian yang tidak pernah berakhir.

















