Bandung, bewarajabar.com — Sepanjang Operasi Ketupat Lodaya 2020, Polda Jabar mencatat ada sekira terjadi 89 kejadian di wilayah Polda Jawa Barat.
“Ada 89 kejadian, dengan korban meninggal dunia sebanyak 25 orang, luka berat berjumlah 15 orang dan luka ringan berjumlah 94 orang,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Erlangga kepada wartawan.
Adapun jumlah pelanggaran tercatat sebanyak 29. 917 pelanggaran. Kesemua pelanggaran tersebut tidak dilakukan tindakan tilang.
“Untuk penindakan pelanggaran tilang Ops Ketupat Lodaya 2020 adalah nihil,” ujarnya.
Tindakan Preemtif berjumlah 28.036 yang meliputi penerangan dan penyuluhan 6.267 dan pemasangan spanduk 21.769 sedangkan tindakan Preventif berjumlah 57.630.
“Polda Jabar memberlakukan kendaraan bermotor untuk putar balik sebanyak 33.686 kendaraan, yang terbagi menjadi kendaraan roda dua berjumlah 19.810, kendaraan pribadi berjumlah 12.673 serta kendaraan umum 1.203,” lanjutnya
Sementara itu, untuk penyekatan batas provinsi terdiri dari delapan pos penyekatan penyekatan antar provinsi terletak di daerah Karawang yaitu Pos KM 47 Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Pos Tanjungpura wilayah Sukabumi Pos Gunung Butak, sedangkan untuk wilayah Cirebon yaitu Pos Susukan/Losari serta Pos GT Palimanan. Wilayah Kuningan yaitu Pos Cibimbin, wilayah Banjar Pos Cijolang dan wilayah Ciamis adalah Pos Kalipucang.
“Delapan pos tersebut dilalui oleh 2.867 kendaraan, terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 1.026, kendaraan pribadi 1.461 dan kendaraan umum 380,” bebernya.
Khusus untuk Golongan I data dari Cikatama mengalami penurunan ke arah Jawa sebesar 64 % dan penurunan ke arah Jakarta sebesar 55 % , arah Palimanan. (Q’ Bull)**





















