Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

800 Lansia Jadi Sasaran Vaksinasi Tahap II RSKIA

Admin 001 by Admin 001
10 Maret 2021
in Regional
0
800 Lansia Jadi Sasaran Vaksinasi Tahap II RSKIA
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Bewarajabar.com — Sejak 2 Maret 2021, RSKIA Kota Bandung telah menggelar penyuntikan vaksinasi Covid-19 tahap II bagi Lansia di Kota Bandung.

Sebanyak kurang lebih 120 lansia menjadi target setiap penyuntikan. Saat ini telah ada 800 lansia yang terdata.

REKOMENDASI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026

Hal ini diungkapkan oleh dr. Djoelaika Fitri Mashyur (ika) yang bertindak sebagai vaksinator sekaligus dokter yang bertugas melakukan skrining terhadap para lansia yang menjadi calon penerima vaksin Covid-19.

“Hari ini merupakan sesi ke-4 proses penyuntikan kepada para lansia di Kota Bandung. Kita vaksinasi 2 kali dalam seminggu. Pekan depan kita akan melakukan 3 kali dalam seminggu untuk mengejar sasaran 800 lansia yang terdaftar di RSKIA” ucap Ika di RSKIA, Rabu, 10 Maret 2021.

Menurutnya, kendala dan tantangan yang dihadapi dalam proses penyuntikan bagi lansia adalah pada saat skrining kondisi kesehatannya.

Mengingat para penerima vaksin lansia ini banyak yang memiliki penyakit bawaan (komorbid). Sehingga menurut petunjuk teknis yang ada proses skrining atau penyaringan ini diharuskan lebih teliti dan mendalam.

“Misalnya, kita ambil variabel tensi. Menurut juknis Dinkes tidak boleh melebihi angka 180 per 110 dengan gula darah harus dibawah angka 200,” katanya.

“Selain itu, para lansia yang memiliki penyakit seperti jantung, diabetes, bahkan auto imun, kita harus periksa karena calon penerima yang memiliki lebih dari 5 penyakit bawaan tidak diperbolehkan untuk menerima vaksin. Kami sarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokternya terlebih dahulu,” Imbuh Ika.

Ika menjelaskan, hingga saat ini proses penyuntikan vaksin covid 19 bagi lansia di RSKIA berjalan dengan lancar. Hanya terdapat sedikit hambatan terkait administrasi kependudukan yang dimiliki oleh beberapa lansia calon penerima vaksin.

“Beberapa kita temui para lansia ini memang tinggal di Kota Bandung, namun tidak memiliki KTP Kota Bandung. Menurut petunjuk Dinkes untuk saat ini kita hanya dapat memberikan vaksin bagi lansia yang memiliki KTP di Kota Bandung” tutur Ika.

Ika berharap meskipun kendala administrasi masih terjadi, namun proses vaksinasi ini harus tetap berjalan untuk dapat memutus dan menghentikan penyebaran virus covid 19 di Kota Bandung.

Namun Ika mengingatkan kepada masyarakat bahwa menjaga protokol kesehatan adalah sebuah keharusan.

“Dengan vaksin ini juga belum tentu menjamin seseorang tidak akan terkena virus Covid-19. Oleh karena itu kita harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan” tambah Ika.

Ika menghimbau kepada para lansia di Kota Bandung untuk tidak ragu dalam vaksin Covid-19 ini, karena skrining kesehatan akan dilakukan secara detail dan menyeluruh agar setiap lansia dapat dipastikan secara medis layak atau tidak mendapatkan vaksin covid 19.

Salah satu penerima vaksin Covid-19, Adi Teruna (69) yang juga mantan pekerja di salah satu BUMN mengaku sudah sangat siap dan yakin dalam menerima vaksin. Karena ia ingin tetap sehat dan terhindar dari virus covid 19.

“Menurut saya ini bukan ikhtiar, karena kecenderungannya jadinya coba-coba. Akan tetapi saya sudah sangat yakin dengan disuntik vaksin covid 19 ini akan membuat saya menjadi lebih sehat dan terhindar dari Covid-19,” ucap Adi.

Hal serupa diungkapkan Etty Maeruti (68). Pensiunan PNS Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung ini menyebut, faktor kesehatan adalah kunci terbesar yang membuat dirinya yakin dan siap untuk divaksin.

“Iya, Ibu yakin kalau vaksin ini salah satu jalan agar tetap sehat dan bisa menghindari serta dan tertulas virus corona,” ujar Etty.

Perlu diketahui, setiap lansia yang telah disuntikan vaksin Covid-19 ini akan dilakukan observasi selama 1 jam (60 menit). Itu untuk memastikan tidak ada efek samping pasca vaksin.

Setelah itu, para lansia ini akan menerima vaksin dosis kedua setelah 28 hari dengan dibekali tabel monitoring kesehatan yang harus diisi oleh para penerima vaksin.

Tags: Penerima Vaksin Covid-19Vaksinasi Tahap II RSKIAvirus Covid-19
SendShare196Tweet123
Previous Post

Pijar Terangkan Bandung Agamis

Next Post

RBM Kota Bandung Berikan 200 Paket Nutrisi untuk Penyandang Disabilitas

RelatedPosts

varian baru covid-19/ Unpad.ac
Berita Terkini

Hadirnya Varian Baru Covid-19 Omircon, Jepang Tutup Akses Masuk WNA dari Seluruh Dunia

30 November 2021
Kini Penumpang Grab Dapat Membayar Biaya Perjalanannya Melalui bjb DigiCash
Berita Terkini

Kini Penumpang Grab Dapat Membayar Biaya Perjalanannya Melalui bjb DigiCash

25 Februari 2021
Soal Vaksinasi Tahap II, Penentuan Penetapan Sasaran dan Jumlah Penerima oleh Pusat
Regional

Soal Vaksinasi Tahap II, Penentuan Penetapan Sasaran dan Jumlah Penerima oleh Pusat

17 Februari 2021
Vaksin-Covid-19-Dosis-Kedua-Mulai-Vaksinisasi-Tahap-I-Dipercepat
Regional

Vaksin Covid-19 Dosis Kedua Mulai, Vaksinisasi Tahap I Dipercepat

28 Januari 2021
Vaksinasi-Covid-19-Ini-Asa-Para-Dokter-Perawat-dan-Relawan
Regional

Vaksinasi Covid-19, Ini Asa Para Dokter, Perawat, dan Relawan

16 Januari 2021
23.000-Tenaga-Kesehatan-Telah-Mendaftar-Sebagai-Penerima-Vaksin-Covid-19-Tahap-Pertama
Regional

23.000 Tenaga Kesehatan Telah Mendaftar Sebagai Penerima Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

7 Januari 2021
Wali-Kota-Bandung-Menyatakan-Siap-Menjadi-Penerima-Vaksin-Covid-19
Regional

Wali Kota Bandung Menyatakan Siap Menjadi Penerima Vaksin Covid-19

6 Januari 2021
Cek Ketersedian Bahan Pangan Brimob Jabar Patroli Ke Sejumlah Toko Sembako
TNI - Polri

Cek Ketersedian Bahan Pangan Brimob Jabar Patroli Ke Sejumlah Toko Sembako

13 September 2020
BIN Kolaborasi Dengan Pemkot Bandung Gelar Rapid Tes
Berita Terkini

BIN Kolaborasi Dengan Pemkot Bandung Gelar Rapid Tes

25 Juni 2020
Next Post
RBM Kota Bandung Berikan 200 Paket Nutrisi untuk Penyandang Disabilitas

RBM Kota Bandung Berikan 200 Paket Nutrisi untuk Penyandang Disabilitas

Kang Pisman Juarai Lomba Video Tingkat Jawa Barat

Kang Pisman Juarai Lomba Video Tingkat Jawa Barat

Bharatu Deden Personil Brimob Polda Jabar Ikut Andil Dalam Pencegahan Covid-19

Bharatu Deden Personil Brimob Polda Jabar Ikut Andil Dalam Pencegahan Covid-19

Leave Comment

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026
Prev Next
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

PWI Jabar mendorong pers aktif mencegah penipuan AI melalui verifikasi informasi, edukasi publik, dan penguatan literasi digital masyarakat.

Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.