Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Terjadi Penambahan Kasus Setiap Tahun, Calon Pengantin Wajib Konseling HIV/AIDS

ocha by ocha
26 Agustus 2021
in Berita Terkini, Regional
0
Terjadi Penambahan Kasus Setiap Tahun, Calon Pengantin Wajib Konseling HIV/AIDS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BewaraJabar — Pemerintah Kota (pemkot) Bandung kembali mengingatkan agar para calon pengantin melakukan konseling dan pemeriksaan HIV/AIDS sebelum melaksanakan pernikahan. Hal ini sebagai upaya mencegah terjadinya penularan baru HIV/AIDS.

Hal itu juga telah tercantum dalam Pasal 31 ayat 4 Perda tahun 2015 tentang Napza dan penanggulangan HIV/AIDS.

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026

“Setiap calon pengantin diwajibkan melaksanakan konseling terkait HIV/AIDS,” beber Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada kegiatan Program Pencegahan HIV/AIDS pada Calon Pengantin, Kamis 26 Agustus 2021.

Para calon pengantn bisa melakukan konseling di Kantor Urusan Agama (KUA), Puskesmas, dan rumah sakit.

“Kami menyediakan pelayanan kesehatan bagi calon pengantin. Salah satunya pemerikasan darah untuk mendeteksi berbagai penyakit termasuk HIV,” kata Yana melalui zoom meeting.

Menurutnya, deteksi ini sangat penting bagi para calon pengantin untuk mengetahui statusnya.

Terjadi Penambahan Kasus Setiap Tahun, Calon Pengantin Wajib Konseling HIV/AIDS

“Deteksi ini sangat penting, dengan mengetahui staus HIV/AIDS, calon ini dapat memutuskan lebih awal sebelum terlambat,” kata Yana.

Yana menerangkan, selain pelayanan kesehatan, sosisalisasi maupun edukasi juga wajib dijalankan. Bukan hanya di umur remaja saja yang menjadi usur produktif menikah, tetapi orang tua juga yang hendak menikahkan anak-anaknya.

“Sosialisasi dan edukasi perlu terus dijalankan. Tidak saja kepada muda mudi yang menjadi objek kebijakan, tapi juga orang tua yang hendak menikahkan anaknya,” tutur Yana.

Ia mengungkapkan, Dinas Kesehatan mencatat per bulan April 2021 lalu terdapat 5.716 kasus, penambahan 300-400 orang per tahun.

Berdasarkan klasifikasinya, kasus terbanyak pada usia 20-39 tahun atau 80,97 persen dari total kasus.

Terjadi Penambahan Kasus Setiap Tahun, Calon Pengantin Wajib Konseling HIV/AIDS

“Kita tahu usia tersebut merupakan usia produktif dan masuk siklus pada jenjang pernikahan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris KPA Kota Bandung, Momon Ahmad Imron menyampaikan, kasus HIV/AIDS hampir merata pada jenis kelamin. Ketika terinfeksi, ada risiko untuk mengintervensi pasangannya yang berpotensi kepada bayi dan anak.

“Startegi pencegahan merupakan kunci dalam menanggulangi HIV tidak masuk ke keluarga. Ini meliputi pencegan dari semua mode penularan HIV ke anak,” beber Momon yang juga Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

“Tidak hanya persalinan, sejalan dengan ini akan bersama mencegah dan menanggulangi penyebaran di Kota Bandung,” tambahnya.

Kegiatan pencegahan ini bertujuan mencegah infeksi. Sehingga calon pengantin di Kota Bandung sehat.

“Ini menjadi kunci. Kota Bandung telah menyusun dengan membuat Surat Edaran tentang pelaksaan pelayan kesehatan bagi calon pengantin,” ujarnya.

Terjadi Penambahan Kasus Setiap Tahun, Calon Pengantin Wajib Konseling HIV/AIDS

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengatakan, intervensi berdasarkan siklus hidup, berada pada calon pengantin untuk konseling pranikah, konseling gizi seimbang dan sebagainya.

“Pelayanan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin. Kesehatan reproduksi kepada KUA dan lembaga agama serta bimbingan perkawain dan konseling,” jelas Ahyani.

“Tujuannya, masalah yang ditemukan dapat diobati atau dikontrol sebelum calon pengantin menikah. Tak hanya itu, calon pengantin juga punya cukup waktu untuk mempersiapkan fisik dan mental dan menempuh kehidupan rumah tangga,” tuturnya.

Ahyani mengatakan, kasus HIV sampai Juni 2021 sebanyak 5.741 orang. Rata-rata temuan baru pertahun 300-400 kasus.

Terbanyak faktor risiko heteroskesual 39,57 persen, penggunaan napza suntik 31,39 persen homoskeusal 22,47 persen dan perinatal 2,61 persen.

Kelopmpk risiko dominan menularkan HIV/AIDS di Kota Bandung terdapat pada kelompok faktor risiko Heteroseksual naik 2-3 persen per tahun, IDU (pengguna Napza disuntik) turun 2-3 persen pertahun.

“Hanya dari 2 kelompok resiko penularan HIV berdampak pada 69,94 persen kasusu HIV AIDS di Kota Bandung,” jelas Ahyani.

Ia menambahkan, walaupun heteroseksual dan IDU merupakan 2 kelompok dominan risiko penularan HIV, akan tetapi pada kelompok homoskesual mengalami kenaikan 1-2 persen per tahun.

Penularan HIV pada ibu rumah tangga melalui transmisi seks yang saat ini mencapai 11,11 persen dari kasus HIV total rata-rata 40 orang IRT terinveksi HIV pertahun.

Peningkatan kasus pada IRT dapat berdampak peningkatan status epidemic dari terkonsentrasi menjadi generalized epidemic. Maka dari itu harus skrining HIV bagi calon pengantin.

Terdapat program untuk mengatasi hal tersebut yakni “Eta Si Catin” merupakan singkatan edukasi kesehatan reprosduksi bagi calon pengantin.

“Tagline-nya ‘Tah Eta Deui’ (talasemia, HIV/HepB/Sifilis (triple Eliminasi) enyahkan stunting pada anak dengan edukasi dini). Sebagai salah satu upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi,” jelasnya.

Tags: HIV/AIDSkesehatankonseling pra nikahpencegahanremaja
SendShare196Tweet123
Previous Post

Kolaborasi dengan Pegadaian, dari Sembako hingga Permodalan

Next Post

Ajak Kapolrestabes Baru Perkuat Kolaborasi, Oded: Bandung Dinamikanya Unik

RelatedPosts

Solusi Warisan Budaya untuk Meningkatkan Kualitas Hidup: Zheng Gu Shui Obat Gosok Herbal yang Tetap Relevan
Artikel Kesehatan

Solusi Warisan Budaya untuk Meningkatkan Kualitas Hidup: Zheng Gu Shui Obat Gosok Herbal yang Tetap Relevan

6 Agustus 2025
Masuk Musim Hujan, Perhatian 7 Ciri-ciri Gejala DBD yang Sering Terjadi pada Anak. Semua Poin Penting
Ragam

Masuk Musim Hujan, Perhatian 7 Ciri-ciri Gejala DBD yang Sering Terjadi pada Anak. Semua Poin Penting

13 September 2022
Pemkot Bandung Cegah Penularan HIV/AIDS Sampai Kewilayahan
Regional

Pemkot Bandung Cegah Penularan HIV/AIDS Sampai Kewilayahan

28 Agustus 2022
Rematik: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan
Ragam

Rematik: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

10 Februari 2022
Bahaya HIV AIDS, Tokoh Agama Hingga Masyarakat Miliki Peran untuk Kampanye Pencegahan dan Penularan
Ragam

Bahaya HIV AIDS, Tokoh Agama Hingga Masyarakat Miliki Peran untuk Kampanye Pencegahan dan Penularan

24 Agustus 2021
Wakil Wali Kota Ajak Masyarakat Putus Mata Rantai Penyebaran HIV/AIDS
Regional

Wakil Wali Kota Ajak Masyarakat Putus Mata Rantai Penyebaran HIV/AIDS

7 Agustus 2021
7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal
Informasi Kesehatan

7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

17 Oktober 2020
7 Obat Flu untuk Ibu Menyusui yang Aman Digunakan
Informasi Kesehatan

7 Obat Flu untuk Ibu Menyusui yang Aman Digunakan

16 Oktober 2020
7 Makanan Enak Ini Bisa Picu Gangguan Pencernaan
Informasi Kesehatan

7 Makanan Enak Ini Bisa Picu Gangguan Pencernaan

13 Oktober 2020
Next Post
Ajak Kapolrestabes Baru Perkuat Kolaborasi, Oded: Bandung Dinamikanya Unik

Ajak Kapolrestabes Baru Perkuat Kolaborasi, Oded: Bandung Dinamikanya Unik

Pimpin Rapat Forkopimda Jayapura, Kapolri Tekankan Kesiapan PON dan Penanganan Covid-19

Pimpin Rapat Forkopimda Jayapura, Kapolri Tekankan Kesiapan PON dan Penanganan Covid-19

Ten Features Of Shampoo That Make Everyone Love It.

Ten Features Of Shampoo That Make Everyone Love It.

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.