Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Jelang HJKB ke-211, Ini Awal Berdirinya Kota Bandung

ocha by ocha
23 September 2021
in Ragam, Regional
0
Jelang HJKB ke-211, Ini Awal Berdirinya Kota Bandung
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BewaraJabar — Pada 25 September ini, Kota Bandung akan berusia 211 tahun. Seiring dengan berjalannya zaman, kota tercinta ini telah banyak berubah.

Bandung telah menjadi kota metropolitan dan berpenduduk heterogen. Dunia pun telah mengaku Kota Bandung sebagai smart city.

REKOMENDASI

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Namun tak jarang sejumlah orang yang masih keliru soal Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

Dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Bandung, Kota Bandung tidak berdiri bersamaan dengan pembentukan Kabupaten Bandung. Kota itu dibangun dengan tenggang waktu sangat jauh setelah Kabupaten Bandung berdiri.

Jelang HJKB ke-211, Ini Awal Berdirinya Kota Bandung

Kabupaten Bandung dibentuk pada sekitar pertengahan abad ke-17 Masehi dengan Bupati pertama Tumenggung Wirangunangun.

Ia memerintah Kabupaten Bandung beribukota di Krapyak (sekarang Dayeuhkolot), kira-kira 11 kilometer ke arah selatan dari pusat Kota Bandung sekarang.

Ketika Kabupaten Bandung dipimpin oleh Bupati ke-6, yakni R.A. Wiranatakusumah II (1794-1829) yang dijiluki “Dalem Kaum”, kekuasaan di Nusantara beralih dari Kompeni kepada Pemerintah Hindia Belanda, dengan Gubernur Jenderal pertama Herman Willem Daendels (1808-1811).

Untuk kelancaran menjalankan tugasnya di Pulau Jawa, Daendels membangun Jalan Raya Pos (Groote Poshweg) dari Anyer di ujung Jawa Barat ke Panarukan di ujung Jawa Timur (± 1000 kilometer).

Pembangunan jalan raya itu dilakukan oleh rakyat pribumi di bawah pimpinan bupati daerah masing-masing.

Di daerah Bandung khususnya dan daerah Priangan umumnya, Jalan Raya Pos mulai dibangun pertengahan tahun 1808, dengan memperbaiki dan memperlebar jalan yang telah ada.

Di daerah Bandung sekarang, jalan raya itu adalah Jalan Jendral Sudirman – Jalan Asia Afrika – Jalan A. Yani, berlanjut ke Sumedang dan seterusnya.

Untuk kelancaran pembangunan jalan raya, dan agar pejabat pemerintah kolonial mudah mendatangi kantor bupati, Daendels melalui Surat Tanggal 25 Mei 1810 meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang untuk memindahkan ibukota kabupaten, masing-masing ke daerah Cikapundung dan Andawadak (Tanjungsari) mendekati Jalan Raya Pos.

Jelang HJKB ke-211, Ini Awal Berdirinya Kota Bandung

Rupanya Daendels tidak mengetahui bahwa jauh sebelum surat itu keluar, Bupati Bandung sudah merencanakan untuk memindahkan ibukota Kabupaten Bandung, bahkan telah menemukan tempat yang cukup baik dan strategis bagi pusat pemerintahan.

Tempat yang dipilih adalah lahan kosong berupa hutan, terletak di tepi barat Sungai Cikapundung, tepi selatan Jalan Raya Pos yang sedang dibangun (pusat Kota Bandung sekarang).

Alasan pemindahan ibukota itu antara lain, Krapyak tidak strategis sebagai pusat pemerintahan, karena terletak di sisi selatan daerah Bandung dan sering dilanda banjir bila musim hujan.

Sekitar akhir tahun 1808/awal tahun 1809, Bupati beserta sejumlah rakyatnya pindah dari Krapyak mendekati lahan bakal ibukota baru. Mula-mula Bupati tinggal di Cikalintu (daerah Cipaganti), kemudian pindah ke Balubur Hilir.

Selanjutnya pindah lagi ke Kampung Bogor (Kebon Kawung, pada lahan Gedung Pakuan sekarang). Bupati memimpin sejumlah rakyatnya, termasuk penduduk Kampung Balubur Hilir, membuka hutan pada lahan bakal ibukota (daerah Cikapundung hilir).

Tidak diketahui secara pasti, berapa lama Kota Bandung dibangun. Akan tetapi, Kota itu dibangun bukan atas prakarsa Daendels, melainkan atas prakarsa Bupati Bandung, bahkan pembangunan kota itu dipimpin langsung oleh Bupati.

Dengan kata lain Bupati R.A. Wiranatakusumah II adalah pendiri (The Founding Father) Kota Bandung.

Kota Bandung diresmikan sebagai ibukota baru Kabupaten Bandung dengan besluit (surat kelulusan) tanggal 25 September 1810.

Hal ini berarti, selama belum ditemukan sumber lain yang menunjukan fakta lebih akurat mengenai berdirinya Kota Bandung, maka 25 September 1810 dapat dipertanggungjawabkan validitasnya sebagai “Hari Jadi Kota Bandung”.

Tags: asal usul kota bandunghjkb 211 kota bandungsejarah kota bandung
SendShare196Tweet123
Previous Post

Fraksi DPRD Musi Rawas Beri Apresiasi Pemkab Musi Rawas Dalam Percepatan Pembangunan dan Penanganan Covid-19

Next Post

Jelang HJKB ke-211, Oded-Yana Ziarah ke Makam para Bupati Terdahulu

RelatedPosts

Pentas Seni jadi Penutup Rangkaian HJKB ke-211: Awal Kebangkitan Kota Bandung dari Pandemi
Regional

Pentas Seni jadi Penutup Rangkaian HJKB ke-211: Awal Kebangkitan Kota Bandung dari Pandemi

24 Oktober 2021
Dalam Rangka HJKB ke-211, LDII Kota Bandung Gelar Khitanan Massal
Regional

Dalam Rangka HJKB ke-211, LDII Kota Bandung Gelar Khitanan Massal

26 September 2021
Kado HJKB, Ikon Kota Bandung jadi Motif Batik
Regional

Kado HJKB, Ikon Kota Bandung jadi Motif Batik

25 September 2021
Peringati HJKB, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Remaja dan Nakes
Regional

Peringati HJKB ke-211, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Remaja dan Nakes

25 September 2021
Tangani Warga Non Lokal, Gubernur Ridwan Kamil Mengapresiasi Penanganan Covid-19 di Kota Bandung
Regional

Tangani Warga Non Lokal, Gubernur Ridwan Kamil Mengapresiasi Penanganan Covid-19 di Kota Bandung

25 September 2021
Terkait Kesetaraan Gender, Pemkot Bandung dapat Anugerah Parahita Ekapraya
Regional

Terkait Kesetaraan Gender, Pemkot Bandung dapat Anugerah Parahita Ekapraya

25 September 2021
Harapan di Hari Jadi Kota Bandung ke 211: 'Bandung Harmoni, Tuntaskan Pandemi'
Regional

Harapan di Hari Jadi Kota Bandung ke 211: ‘Bandung Harmoni, Tuntaskan Pandemi’

25 September 2021
Perasaan Berdebar saat Upacara HJKB ke-211, Camat Antapani Belajar Bahasa Belanda
Regional

Hadapi Upacara HJKB ke-211, Camat Antapani Belajar Bahasa Belanda

25 September 2021
Resmi Luncurkan Geulis, Pemkot Bandung Ingin Warganya Paham dan Lancar Alquran
Regional

Resmi Luncurkan Geulis, Pemkot Bandung Ingin Warganya Paham dan Lancar Alquran

24 September 2021
Next Post
Jelang HJKB ke-211, Oded-Yana Ziarah ke Makam para Bupati Terdahulu

Jelang HJKB ke-211, Oded-Yana Ziarah ke Makam para Bupati Terdahulu

Jelang PTM 4 Oktober Mendatang, Pemkot Bandung Perbanyak Vaksin untuk Remaja hingga 'Games

Jelang PTM 4 Oktober Mendatang, Pemkot Bandung Perbanyak Vaksin untuk Remaja hingga 'Games'

Pemkot Bandung Tambah 4 Sekolah Lansia, Berikut Perbedaan Kategorinya

Pemkot Bandung Tambah 4 Sekolah Lansia, Berikut Perbedaan Kategorinya

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang
Regional

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

Bandung, Giwangkara.com - Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah yang mendorong transformasi digital pemerintahan hingga tingkat desa. Salah satu langkahnya...

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.