Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Ini Gejala yang Timbul Setelah Vaksin, Jangan Termakan Hoaks!

ocha by ocha
2 Oktober 2021
in Regional
0
Ini Gejala yang Timbul Setelah Vaksin, Jangan Termakan Hoaks!
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BewaraJabar — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung saat ini tengah mengakselerasi vaksinasi Covid-19 untuk usia 12-17 tahun atau remaja. Vaksin yang digunakan yaitu Sinovac yang dikenal memiliki Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) rendah.

Meski begitu, remaja usia 12-17 tahun yang akan divaksin juga wajib memperhatikan kondisi tubuhnya.

REKOMENDASI

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Kepala UPT Puskesmas Pagarsih, dr Trisiana Irawati menyampaikan masyarakat termasuk usia remaja yang akan divaksin harus dalam keadaan sehat. Hal itu juga bisa diketahui saat saat proses skrining.

Ini Gejala yang Timbul Setelah Vaksin, Jangan Termakan Hoaks!

“Sehat secara jasmani dan rohani. Kalau sehat secara badan tentunya harus mempersiapkan tidur yang cukup (7-8jam), tidak capek atau tidak lelah minimal satu hari sebelumnya,” katanya di sela kegiatan vaksinasi usia 12-17 tahun di SDN 023 Pajagalan, Kota Bandung, Sabtu 2 Oktober 2021.

Kemudian, saat bangun tidur di pagi harinya, dilanjutkan dengan membersihkan badan dan sarapan pagi. Pikiran juga harus tetap tenang terutama tidak terpengaruh hoaks yang beredar tentang vaksin.

“Berdoa (agar tenang), saat menunggu giliran vaksin pun tidak usah banyak memikirkan hal yang tidak benar. Berita hoaks yang belum jelas sehingga membuat khawatir,” katanya.

Ini Gejala yang Timbul Setelah Vaksin, Jangan Termakan Hoaks!

Saat berada di lokasi vaksinasi, Ia mengimbau agar dapat mengikuti alur yang sudah disediakan serta sesi yang akan diikuti. Karena hal itu untuk mencegah kerumunan atau penumpukkan antrean peserta vaksinasi.

Terpenting, saat proses skrining, orang yang akan vaksin harus jujur terkait kondisinya. Seperti memiliki riwayat alergi, kelainan, penyakit darah, jantung, atau pun asma.

“Harus jujur bilang sama dokternya dari awal. Ketika dia sedang sakit misalkan batul, pilek, atau diare itu pun harus jujur. Sebaiknya komunikasi agar tidak menular, karena batuk pilek saat pandemi merupakan suspect Covid-19,” ucapnya.

dr Trisiana juga menegaskan jika ada remaja usia 12-17 tahun setelah vaksin langsung lemas bahkan pingsan. Kasus tersebut bukan karena vaksin Sinovac yang disuntikan, tetapi bisa saja saat diberi vaksin anak tersebut memang sering pingsan.

“Ada beberapa kasus yang pingsan (setelah vaksin), karena dia memang sering pingsan. Dulu ketika divaksin rubella dan lain sebagainya itu memang suka pingsan, dan anaknya juga kebanyakan tidak bilang sebelumnya,” ungkapnya.

“Jadi yang penting jujur sama dokternya. Jangan takut, itu untuk kebaikan bersama. Kalau KIPI Sinovac ini paling banyak itu nyeri lokal, jarumnya kecil, tiap orang beda-beda tingkat nyerinya,” lanjutnya.

Namun, dr Trisiana juga menyampaikan terkadang ada inkoinsiden, pada saat seseorang divaksin akan sakit pada hari tersebut atau sedang masa inkubasi. Setelah divaksin besoknya batuk, pilek, atau diare.

“Padahal bisa saja kemarin dia makan makanan pedas, akhirnya menyalahkan kepada vaksin. Padahal itu namanya inkoinsidensi. Jadi terjadinya penyakit setelah divaksin tetapi bukan dikarenakan vaksinnya. Kebetulan saja saat akan menderita sakit dan masa inkubasi penyakit,” tuturnya.

Tags: gejala vakisinPEMKOT BANDUNGvaksin sinovac
SendShare197Tweet123
Previous Post

Wali Kota Bandung Optimis 1.952.358 Warga Penuhi Target Vaksinasi Akhir Tahun Ini

Next Post

Aplikasi Pedulilindungi akan Diterapkan di Pasar Tradisional, Wali Kota Bandung: Tidak Ada yang Tidak Mungkin

RelatedPosts

Nunung Nurasiah Apresiasi 220 Titik Pengelolaan Sampah di Bandung untuk Kurangi 125 Ton Sampah
Regional

Nunung Nurasiah Apresiasi 220 Titik Pengelolaan Sampah di Bandung untuk Kurangi 125 Ton Sampah

1 Juli 2026
Konprov PWI Jabar 2026 Digelar di Bandung, Wali Kota Farhan Nyatakan Dukungan Penuh
Regional

Konprov PWI Jabar 2026 Digelar di Bandung, Wali Kota Farhan Nyatakan Dukungan Penuh

10 Juni 2026
Regional

Farhan Tegaskan Kepatuhan Bandung pada Kebijakan Menteri Lingkungan Hidup

3 Februari 2026
Wali Kota Farhan: Kebun Binatang Bandung Tetap Difungsikan sebagai RTH
Regional

Wali Kota Farhan: Kebun Binatang Bandung Tetap Difungsikan sebagai RTH

26 Desember 2025
Pimpinan DPRD Kota Bandung menghadiri kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan pegawai negeri sipil, di Plaza Balai Kota Bandung, Rabu, 24 Desember 2025. Satria/Humpro DPRD Kota Bandung
Regional

DPRD Kota Bandung Hadiri Pelantikan 85 Pejabat, Dorong Pelayanan Publik Lebih Optimal

24 Desember 2025
Kurangi Ketergantungan TPA, Pemkot Bandung Siapkan Strategi Pengolahan Sampah di Tingkat Kecamatan
Regional

Bandung Siap Tingkatkan Sistem Pengolahan Sampah dalam RAPBD 2026

24 Desember 2025
Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung menghadiri inaugurasi penerbangan perdana Wings Air tujuan Semarang-Bandung, Minggu, 21 Desember 2025. Ariel/Humpro DPRD Kota Bandung.
Regional

DPRD dan Pemkot Bandung Dorong Rute Penerbangan Baru di Bandara Husein untuk Dongkrak Pariwisata

21 Desember 2025
Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung melakukan monitoring lapangan untuk mengecek stok dan harga kebutuhan pokok menjelang Nataru, Selasa, 16 Desember 2025. Nuzon/Humpro DPRD Kota Bandung.
Ekonomi

DPRD dan Pemkot Bandung Pantau Stok serta Harga Bahan Pokok Jelang Nataru 2025

16 Desember 2025
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Muhammad Syahlevi Erwin Apandi menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025
Regional

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Hadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025

10 Desember 2025
Next Post
Aplikasi Pedulilindungi akan Diterapkan di Pasar Tradisional, Wali Kota Bandung: Tidak Ada yang Tidak Mungkin

Aplikasi Pedulilindungi akan Diterapkan di Pasar Tradisional, Wali Kota Bandung: Tidak Ada yang Tidak Mungkin

Ini Gejala yang Timbul Setelah Vaksin, Jangan Termakan Hoaks!

Pemkot Bandung Tingkatkan Keamanan saat PTMT, Target Vaksinasi 3000 Remaja Usia 12-17 Tahun dalam 2 Hari

Kapolda Jabar Tinjau Pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Massal Presisi Di SPN Polda Jabar

Kapolda Jabar Tinjau Pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Massal Presisi Di SPN Polda Jabar

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

Komisi V DPRD Jabar mendukung PWI Jabar merebut juara umum Porwanas 2027 di Lampung serta memperkuat kolaborasi diskusi publik.

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.