Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Produksi Sampah Capai 1.500 Ton Perhari, Pemkot Bandung Terus Ujicoba Sejumlah Teknologi

ocha by ocha
5 Oktober 2021
in Regional
0
Produksi Sampah Capai 1.500 Ton Perhari, Pemkot Bandung Terus Ujicoba Sejumlah Teknologi

Produksi Sampah Capai 1.500 Ton Perhari, Pemkot Bandung Terus Ujicoba Sejumlah Teknologi

Share on FacebookShare on Twitter

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026

Bandung, BewaraJabar — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih terus mencari teknologi yang efektif dan aman untuk penanganan sampah di Kota Bandung. Oleh karenanya, Pemkot Bandung masih terus mengujicoba sejumlah teknologi termasuk insenerator.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan, sampah masih menjadi permasalahan bagi Kota Bandung. Setiap hari Kota Bandung memproduksi 1.500 ton sampah.

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persennya sampah organik. Sedangkan sisanya, 30 persen sampah anorganik dan 10 persen residu.

Produksi Sampah Capai 1.500 Ton Perhari, Pemkot Bandung Terus Ujicoba Sejumlah Teknologi
Produksi Sampah Capai 1.500 Ton Perhari, Pemkot Bandung Terus Ujicoba Sejumlah Teknologi

“Memang sampah ekonomis itu relatif selesai di rumah masing-masing. Namun yang  masih jadi masalah itu organik dan residu,” tutur Wakil Wali Kota Bandung dalam kegiatan peninjauan Pengelolaan sampah menggunakan insenerator di Pusat Daur Ulang Cicabe, Selasa 5 Oktober 2021.

Perlu diketahui, insenerator di Pusat Daur Ulang Cicabe merupakan hasil kerja sama Pemkot Bandung dengan Kota Kawasaki Jepang. Kerja sama ini melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Kota Bandung.

Yana mengakui, dengan teknologi insenarator yang dikembangkan mampu menyelesaikan sampah residu. Sehingga tidak ada sampah yang diangkut ke TPA.

“Dengan teknologi dikembangkan ini bisa menyelesaikan residu sehingga betul-betul tidak ada sampah yang terangkut ke TPA. Karena bisa bayangkan jika Sarimukti itu ditutup dan tidak diperpanjang. Bisa kita bayangkan, 1.500 ton itu sampah setara 1 lapangan sepak bola tingginya 75 cm,” ungkapnya.

“Kami saat ini belum menemukan metode lain selain insenerator untuk residu. Pemkot Bandung membuka siapapun yang bisa membantu menyelesaikan sampah di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Yana mengatakan, jika level kewilayahan mampu meresidu sampah sekelas TPS maka tidak perlu lagi untuk membuang ke TPA.

“Karena dengan mesin kecil dan skala kecil. Kalau per hari tonasenya besar dan tinggi kita bisa level TPS saja. Sekitar 150 TPS kita punya di Kota Bandung. Itu kita tempatkan, sehingga selesai tidak ada sampah yang masuk ke TPA,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Peneliti Kolaborasi Universitas Islam Bandung dan Hiraki Shoji, Mohamad Satori mengatakan, insenerator ini diawali dengan keinginan Wali Kota Bandung ketika berkunjung ke Kota Kawasaki.

“Ada satu alternatif untuk memusnahkan residu. Maka merespon itu mencari beberapa alternatif. Kerjasama dengan perguruan tinggi salah satunya dengan Unisba. Kami mencoba meneliti  dan harus mengujicoba dan memverivikasi secara teknis maupun ekologis,” bebernya.

Insenerator tersebut memiliki kapasitas 30-35 kg setiap jamnya dengan pengoperasiannya masih dalam observasi.

“Untuk pengoperasiannya, listrik itu untuk menyalakan panel serta juga BBM digunakan. Untuk pengematannya, starting itu harus pakai bahan mudah terbakar seperti batok atau kayu,” tuturnya.

Tags: Bandung Lautan SampahSampah Kota Bandung
SendShare196Tweet123
Previous Post

HUT ke-76 TNI, Pemkot Bandung Ucapkan Terima Kasih telah Berkolaborasi saat Pandemi Covid-19

Next Post

Kasus Covid-19 Menurun, Wali Kota Bandung Optimis Ekonomi Kembali Pulih dengan Adanya Program Buruan SAE

RelatedPosts

Radea Respati Soroti Kewajiban Hardcopy yang Dinilai Picu Sampah
Regional

Radea Respati Soroti Kewajiban Hardcopy yang Dinilai Picu Sampah

25 Juli 2026
Pemkot Bandung Salurkan Rp2 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera, Wali Kota Farhan Tegaskan Gerak Cepat Kemanusiaan
Regional

Wali Kota Bandung Tegaskan Larangan Insinerator Mini, Pengelolaan Sampah Harus Patuh Arahan KLH

18 Januari 2026
TPA Sarimukti Sudah Tak Bisa lagi Tampung Sampah di Kota Bandung: Jika Tidak Berkurang, Kota Bisa Menjadi Lautan Sampah
Berita Terkini

TPA Sarimukti Sudah Tak Bisa lagi Tampung Sampah di Kota Bandung: Jika Tidak Berkurang, Kota Bisa Menjadi Lautan Sampah

25 November 2021
Tragedi Leuwigajah, Kisah Kelam “Bandung Lautan Sampah”
Regional

Tragedi Leuwigajah, Kisah Kelam “Bandung Lautan Sampah”

21 Februari 2021
Produksi Sampah Kota Bandung Turun 18 Persen Selama PSBB
Nasional

Produksi Sampah Kota Bandung Turun 18 Persen Selama PSBB

24 Juli 2020
Next Post
Kasus Covid-19 Menurun, Wali Kota Bandung Optimis Ekonomi Kembali Pulih dengan Adanya Program Buruan SAE

Kasus Covid-19 Menurun, Wali Kota Bandung Optimis Ekonomi Kembali Pulih dengan Adanya Program Buruan SAE

Warga Cisaranten Manfaatkan Bantaran Sungai Cipamokolan untuk Memancing dan Berkebun

Warga Cisaranten Manfaatkan Bantaran Sungai Cipamokolan untuk Memancing dan Berkebun

586 Warga Kena Teguran Satpol PP, Kini Masyarakat Paham 5M

586 Warga Kena Teguran Satpol PP, Kini Masyarakat Paham 5M

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.