H. Jaenudin, S. Sos
Kab.Bandung, bewarajabar.com – Dalam situasi pandemi Covid 19. Walaupun saat ini, sudah mulai mereda, dan Jawa Barat berada di level 2. Ada pemandangan luar biasa, di lingkungan RW 23 Mekarsari, Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.
Penulis, menyampaikan uraian luar biasa disini adalah dikarenakan ada ” rasa kareueus” ( bangga). Selaku warga yang berdomisili di Wilayah RW 23. Mengapa ? salah satunya adalah warga masyarakat khususnya ibu- ibu Kader PKK dan ibu – ibu Majelis Ta’lim Mesjid Nurul Abror RW 23, secara antusias melakukan penyediaan makan dan minum ( mamin ) mulai awal pemugaran/ renovasi tanggal 5 Oktober 2021.
Diawal pembangunan warga masyarakat ikut bekerjasama melakukan kerja bakti, termasuk pengurus DKM, Pengurus RW 23 / staf. Panitia Pembangunan Mesjid, para RT, tokoh agama dan masyarakat. Dengan jumlah yang hadir mencapai 50 ( lima puluh) orang. Dan sampai Minggu ke 3 ( tiga) jumlah pekerja tiap hari, tidak kurang dari 15 ( lima belas) orang yang hadir. Yang terbagi 2 ( dua ) bagian.
Pertama adalah tenaga ahli, seperti ahli besi, tembok dan lainnya, sementara bagian kedua adalah para relawan/ sukarelawan. Untuk menyediakan makan dan minum, para pekerja disediakan oleh ibu-ibu.
Dana yang diperoleh hasil swadaya masyarakat , infak , sadakoh dan jariah, ada yang berupa beras, sayur mayur, lauk pauk , termasuk pisang, bala- bala, ubi, singkong rebus, goreng, katimus, air kopi, dan rokok yang dikelola oleh ibu – ibu kader PKK , dan Ibu- ibu Majelis Ta’lim Mesjid Nurul Abror RW 23.
Semenjak dilakukan renovasi diawal bulan Oktober 2021, atas inisiatif Ibu- ibu telah dibuat semacam dapur umum, sehingga lebih mudah lagi, untuk pengelolaan makanan maupun minum. Adapun bahan makanan- pun sebagian besar adalah bantuan jariah dari warga masyarakat, berupa pangan beras, dan sayuran , buah – buah termasuk umbi- umbian, segala infak, sadakoh, jariah yang masuk kedapur umum.
Sebelum diolah menjadi bahan makanan siap saji, disampaikan kepada Bendahara H.Ade Atam, SpdI, kemudian oleh Bendahara disampaikan kepada Ketua Pelaksana Pembangunan Mesjid Endoh Rasmana, dan dicatat oleh. Arifin Darmawan.S.Sos.I.
Hal ini dilakukan agar tidak tumpang tindih artinya masyarakat yang berniat, infak, sadakoh dan amal jarial berupa makanan dapat dilakukan secara bergilir. Bersyukur sampai saat ini, pengadaan makan minum (mamin) yang dilaksanakan ibu – kader berjalan dengan lancar, sehingga 2 (dua) kali para pekerja dapat menikmati makan , siang dan sore, karena paginya sudah disuplai minuman dan makanan ringan bala-bala, pisang dan jenis makanan pengganjal perut lainnya.
Sampai saat ini, Panitia pembangunan belum mengajukan proposal ke pemerintahan. Melalui tulisan ini, penulis, selaku DKM Mesjid Nurul Abror RW , 23 mengucapkan terima kepada kepada donatur yang berada di RW, 23, 24, 25, 21, 22 dan RW 03 Kelurahan Baleendah, keluarga besar H.Asep, Jl. Mulyasari Baleendah, keluarga besar Bapak Wily / Tanto, yang telah memberikan tanah wakaf serta seluruh sukarelawan, dengan ikhlas telah mengeluarkan sebagian rezeki, materi dan tenaga, untuk suksesnya pembangunan mesjid Nurul Abror RW 23 Mekarsari, Kelurahan Baleendah, Kabupaten Bandung. Semoga segala kebaikan mendapatan balasan dari Alloh SWT.**
H. Jaenudin, S.Sos
Penulis, Ketua DKM Mesjid Nurul RW 23 Kelurahan Baleendah.
















