Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Percepat Akses Keuangan Daerah, Pemkot Bandung Bentuk Tim TPAKD dan TP2DD

ocha by ocha
6 Desember 2021
in Berita Terkini, Ekonomi, Regional
0
Percepat Akses Keuangan Daerah, Pemkot Bandung Bentuk Tim TPAKD dan TP2DD
Share on FacebookShare on Twitter

REKOMENDASI

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Bandung, BewaraJabar — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Tim ini untuk memperkuat eksistensi komitmen antar unsur instansi vertikal perbankan, asosiasi lembaga jasa keuangan dan komunitas jasa keuangan di Kota Bandung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, tim ini mempermudah masyarakat dalam lingkup sistem keuangan formal sehingga memiliki kesempatan akses layanan keuangan mulai tabungan kredit,  asuransi dan fasilitas pembayaran serta transfer dilakukan secara digital.

Tim tersebut ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota (Kepwal) dengan memiliki susunan keanggotaan juga kelompok kerja di antaranya data dan informasi, kajian dan kebijakan, optimalisasi akses keuangan, riset dan pengembangan.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengukuhkan tim tersebut di Pendopo Kota Bandung, Senin 6 Desember 2021.

“TPAKD merupakan suatu forum kordinasi antar instansi dan stakeholder untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah. Forum ini terdiri atas lembaga jasa keuangan, akademisi, komunitas BUMD dan perangkat daerah terkait,” beber Oded.

Oded berharap, tim tersebut mampu menunjang program prioritas dalam menyukseskan pembangunan juga pemberdayaan ekonomi.

“Ini untuk menunjang program prioritas pembangunan yang membutuhkan dukungan dan akselerasi keuangan bersifat infrastuktur maupun program pemberdayaan ekonomi,” kata Oded.

Menurutnya, tim ini bertujuan mendorong ketersediaan akses keuangan yang luas kepada masyarakat dalam mendukung perekonomian daerah.

“Selain itu, menciptakan terobosan dalam membuka akses keuangan yang produktif dan mendorong LJK (Lembaga Jasa Keuangan) untuk meningkatkan peran serta pembangunan ekonomi daerah,” tuturnya.

“Menggali potensi ekonomi yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan juga optimalisasi potensi sumber dana di daerah dalam memperluas penyediaan pendananaan produktif. Antara lain untuk mengembangkan UMKM, usaha rintisan dan membiayai pembangunan sektor prioritas,” bebernya.

Selain itu, TP2DD mendukung lahirnya lembaga tersebut sebagai upaya percapatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dalam mendukung peningkatan efisiensi dan efektivitas layanan publik, transparansi dan tata kelola dalam sistem keuangan pemeintah daerah.

Di tempat yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eric M. Attauriq mengatakan, sebagai upaya untuk mewujudkan inklusi keuangan sebagai bagian dari kebijakan nasional dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

“Tujuannya dapat memberikan kemudahan dalam akses keuangan bagi masyarakat merupakan komitmen semua elemen pembangunan khususnya dalam mengoptimalkan jasa layanan keuangan dengan biaya yang terjangkau dan kemudahan akses secara digital,” ujarnya.

Iklusi keuangan, lanjut Eric, dapat didefinisikan sebagai ketersediaan akses kepada berbagai lembaga produk dan jasa keuangan menjadi kebutuhan dan kemampuan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Akses dan produk dalam layanan jasa keuangan merupakan hak dasar bagi seluruh masyarakat menjadi penting dalam meningkatkan pelayanan kebutuhan warga. Mengingat sekarang ini telah menjadi kebutuhan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat, Indarto Budi Witono mengucapkan selamat kepada Kota Bandung yang telah mengukuhkan TPAKD dan TP2DD.

“Kami mengucapkan selamat bagi anggota TPAKD dan TP2DD Kota Bandung. Di Jawa Barat terdapat 18 TPAKD yang telah dibentuk, 1 Provinsi Jawa Barat dan 17 kabupaten kota di Jabar,” tuturnya.

Beberapa TPAKD, kata Indarto sudah mengimplementasikan beberapa program kerja dalam upaya mendukung peningkatan akses keuangan oleh masyarakat.

“Kami apresiasi atas pengukuhan ini, kita saling berkordinasi dan mendukung implementasi dari program kerja,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Oktober 2021, kinerja perbankan di Kota Bandung menunjukan tren cukup baik.

Beberapa di antaranya, aset yang tumbuh sebesar 8,16 persen (YoY), dana pihak ketiga tumbuh 8,92 persen, kredit tumbuh positif 1,77 persen ditopang jenis kredit modal kerja 49,2 persen, kredit konsumsi 32,1 persen dan kredit investasi 18, 7 persen.

“Setalah dibentuknya ini diharapkan mampu mendorong industri lembaga jasa keuangan baik perbankan maupun non bank. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan peran ekonomi daerah  dan optimalisasi sumber dana yang dihimpun untuk mendukung implementasi program pemerintah,” tuturnya.

Sedangkan Kepala Deputi BI Jawa Barat, Ameriza M. Moesa mengatakan, kehadiran tim ini memberikan semangat bahwa secara konsisten terus memperluas ekosistem digital dan akses keuangan di masyarakat, juga sebagai bagian penting dari upaya mendukung pemulihan ekonomi Jawa Barat.

“Proses digitalisasi merupakan sebuah keniscayaan dan hal yang stategis. Sejak awal pandemi ini pemerintah atau warga semakin sadar peran strategis transformasi digital di bidang ekonomi keuangan dan pembayaran sebagai sebuah solusi tepat dalam bertahan dan proses cepat pemulihan ekonomi  yang terdapak Covid-19,” tuturnya.

Adaptasi banyak melibatkan digitalisasi, tentunya menjadi modal penting bagi komponen perekonomian, mempunyai daya saing.

“Upaya pemulihan ekonomi, BI secara konsisten menggemakan strategi kunci, mendorong percepatan digitalisasi ekonomi. Tentnya transformasi digital di sektor pemeintahan,” katanya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi pembayaran PBB melalui OVO dan QRIS oleh bank bjb. Teknologi ini bertujuan memberikan kemudahan dan mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor pajak.

Tags: tim keuangan kota bandungTP2DDTPAKD
SendShare196Tweet123
Previous Post

Polri dan Polisi Selandia Baru Tandatangani Kerjasama Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan Transnasional

Next Post

Revitalisasi Kawasan Alun-alun Kota Bandung Selesai 8 Desember, Ema: PKL Tidak Boleh Ada

RelatedPosts

No Content Available
Next Post
Revitalisasi Kawasan Alun-alun Kota Bandung Selesai 8 Desember, Ema: PKL Tidak Boleh Ada

Revitalisasi Kawasan Alun-alun Kota Bandung Selesai 8 Desember, Ema: PKL Tidak Boleh Ada

Catat Waktunya, Puncak Hujan Meteor Geminid Akan Terjadi Minggu Depan

Catat Waktunya, Puncak Hujan Meteor Geminid Akan Terjadi Minggu Depan

Ungkap Kasus Perampokan Bank, Polda Jabar: Pelaku Profesional Dan Pernah Beraksi Di Luar Negeri

Ungkap Kasus Perampokan Bank, Polda Jabar: Pelaku Profesional Dan Pernah Beraksi Di Luar Negeri

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

PWI Jabar mendorong pers aktif mencegah penipuan AI melalui verifikasi informasi, edukasi publik, dan penguatan literasi digital masyarakat.

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.