Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Pemulihan KBU, Perlu Pendekatan Multidimensi

Admin 001 by Admin 001
11 Desember 2019
in Berita Terkini, Nasional
0
Pemulihan KBU, Perlu Pendekatan Multidimensi*

Pemulihan KBU, Perlu Pendekatan Multidimensi*

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, bewarajabar.com — Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat mendorong semua stakeholders duduk satu meja lagi untuk memulihkan kondisi Kawasan Bandung Utara (KBU) yang saat ini sedang kritis. Forum bersama ini tidak dilakukan sekadar seremonial dan formalitas, tapi dengan kualitas dan intensitas tinggi.

Demikian terungkap dalam Jabar Punya Informasi (Japri) di Lobi Museum Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (10/12/19). Japri yang untuk kesekian kalinya ini mengambil tema “Pemulihan Fungsi Lahan Kawasan Bandung Utara”.

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

16 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025

Hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Epi Kustiawan, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Hendy Jatnika, serta Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Bambang Tirtoyuliono. Japri dihadiri para jurnalis, perangkat daerah, dan pegiat lingkungan.

Pemulihan KBU, Perlu Pendekatan Multidimensi*

Terungkap, KBU memasuki fase kritis sebagai dampak pembangunan yang bergeser ke wilayah atas seiring pertumbuhan penduduk di Cekungan Bandung. Selain untuk perumahan, kawasan komersial, serta lahan pertanian, KBU pun dipergunakan untuk aktivitas pertambangan.

Status lahan pun menjadi kendala dalam pemulihan. Pemdaprov Jabar relatif mudah memulihkan lahan atas milik warga setempat. Namun berbeda ketika harus warga yang bukan asli setempat tapi memiliki banyak lahan di KBU.

Di sektor pertanian, saat ini ada 14.600 hektare lahan kritis di KBU. Sementara di sektor kehutanan 3.500 hektare lahan kritis. Sementara tidak terhitung lahan untuk permukiman dan kawasan komersial.

“Dulu tahun 80-an tidak ditemukan ada pertanian di lereng gunung. Tapi sekarang dengan penduduk yang bertambah banyak, pertani terdesak ke lereng gunung. Ini karena desakan kita juga. Kita makan sambal, cabainya berasal dari hasil pertanian tidak ramah lingkungan,” ujar Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Hendy Jatnika.

Menurut Hendy, tantangan terberat saat ini adalah mengubah mindset petani yang tua-tua agar menghentikan pola tanam yang salah. Petani di KBU tidak memiliki kearifan lokal yang bersifat memuliakan alam, tidak seperti di Panyaweuyan, Kabupaten Majalengka, di mana lahan sayur di sana menggunakan teknik terasering bangku.

Pemulihan KBU, Perlu Pendekatan Multidimensi*

“Kalau di KBU itu tidak ‘ngais pasir’ dan ‘gelar kampak’. Ngais pasir itu sejajar kontur tidak boleh motong kontur tanah, gelar kampak permukaannya menjorok ke dalam, jadi air tidak tumpah ke bawah,” kata Hendy.

Para petani KBU, lanjut Hendy, tidak menyukai pola tanam terasering karena tidak memiliki biaya untuk membuatnya. Biaya untuk membuat terasering bangku di atas lahan 1 hektare dengan tingkat kemiringan 30 derajat dibutuhkan sekitar Rp40-50 juta.

“Petani tidak mampu, makanya mereka meminta bantuan ke Pemdaprov Jabar. Tapi kita tidak dapat memberikan begtu saja. Yang dapat kita berikan adalah model terasering yang seharusnya dilakukan, ini lho seperti ini. Tahun depan insyallah ada 20 hektare model terasering di Cimenyan, sudah ada warga yang mau,” jelas Hendy.

Dinas Pertanian telah melakukan berbagai upaya, di antaranya dengan mendidik 100 petani millenial agar memiliki pengetahuan bertani yang lebih ramah lingkungan. “Kebanyakan anak-anak petani atau petani yang baru mulai kami didik. Target sendiri 1.000 petani millenial,“ sebut Hendi.

Koordinasi dengan lembaga vertikal BUMN seperti Perhutani dan PTPN pun tidak dipungkiri menjadi tantangan tersendiri. “Kalau lahan milik warga kita relatif gampang menjangkaunya. Tapi banyak lahan di KBU dikuasai BUMN dan warga luar. Makanya butuh duduk satu meja yang lebih intens lagi,” kata Hendy.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Bambang Tirtoyuliono mengatakan, saat ini 80 pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP), dan 176 pengambil air tanah.

“Dalam pengurusan izinnya, kami persyaratkan berbagai hal. Misalnya untuk pengambil air, kami wajibkan membuat sumur imbuhan. Izin harus diperpanjang per tahun. Untuk pemegang IUP, harus menanam bibit pohon,” kata Bambang.

Saat ini, Dinas ESDM sedang berfokus mengubah imej pertambangan sebagai ‘perusak’ alam tapi juga berpihak pada lingkungan.

Sementara Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Epi Kustiawan mengatakan, lahan kritis hutan di KBU terdapat 3.500 hektare, jumlahnya masih jauh lebih kecil dibandingkan lahan kritis pertanian. “Tapi yang muncul di media adalah hutan gundul,” tukas Epi.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam memulihkan KBU adalah jumlah penyuluh kehutanan yang hanya 250 orang berstatus ASN. Sementara relawan penyuluh tercatat 1.500. “Idealnya penyuluh satu orang satu desa, di Jabar ada 5.312 desa. Jangan dulu per desa, satu orang per kecamatan saja dulu, itu berarti butuh 627 penyuluh,” katanya.

Untuk itu, Dinas Kehutanan sangat mengandalkan kelompok-kelompok pertanian yang eksis di KBU. Seperti pada penanaman 17.150 pohon yang ditanam Senin (9/12/19) lalu oleh Gubernur Ridwan Kamil, 10.000 pohon dikelola oleh tiga kelompok tani, sementara sisanya diberikan langsung kepada warga.

“Kelompok tani ini harus menularkan ilmunya kepada masyarakat sekitar. Mencari inovator di desa itu susah paling tiga empat orang, tapi merekalah yang kami andalkan. Dari segelintir inovator itu nanti akan muncul early adopter, dari asalnya tiga orang menjadi 15 orang. Dari early adopter nanti berkembang menjadi _early majority_,” katanya.

Tags: Bambang TirtoyulionoDAS CitarumEpi KustiawanKepala Dinas Energi dan Sumber Daya MineralKepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa BaratKepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Hendy JatnikaLahan Kritis di KBU Makin MeluasPemulihan KBUPerlu Pendekatan Multidimensi
SendShare196Tweet123
Previous Post

Bhabinkamtibmas Polsek Antapani Gelar Pelatihan Kepada Satpam

Next Post

Pelajar di Jabar Bisa Menjadi Garda Terdepan Pencegahan Radikalisme

RelatedPosts

Desk Data Guru dan Tenaga Kependidikan SMA, SMK, SLB TA 2024/2025, Plh. Kadisdik: Selaraskan Data GTK di Jabar
Pendidikan

Desk Data Guru dan Tenaga Kependidikan SMA, SMK, SLB TA 2024/2025, Plh. Kadisdik: Selaraskan Data GTK di Jabar

12 November 2024
Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 dibahas di Banggar DPRD
Regional

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 dibahas di Banggar DPRD

3 Juli 2024
DPRD Kota Bandung Kaji Penjelasan Wali Kota tentang Pertanggungjawaban APBD 2023
Regional

DPRD Kota Bandung Kaji Penjelasan Wali Kota tentang Pertanggungjawaban APBD 2023

3 Juli 2024
Pj Wali Kota Bandung Resmikan Penataan PKL Basemen Alun-alun
Regional

Pj Wali Kota Bandung Resmikan Penataan PKL Basemen Alun-alun

21 Desember 2023
Jelang Nataru, Mayoritas Harga Pangan di Kota Bandung Alami Penurunan
Regional

Jelang Nataru, Mayoritas Harga Pangan di Kota Bandung Alami Penurunan

21 Desember 2023
Pj Wali Kota Bandung: Korpri Harus Turut Sukseskan Program Pemerintah
Regional

Pj Wali Kota Bandung: Korpri Harus Turut Sukseskan Program Pemerintah

11 Desember 2023
Apel di Lingkungan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar
Regional

Apel di Lingkungan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar

3 April 2023
Berikut Ini Usulan Sejumlah Lokasi Pengelolaan Sampah di Kota Bandung Guna Dukung Program DAS Citarum
Berita Terkini

Berikut Ini Usulan Sejumlah Lokasi Pengelolaan Sampah di Kota Bandung Guna Dukung Program DAS Citarum

23 November 2021
Ini Langkah Kota Bandung Antisipasi Banjir Sebelum Musim Hujan
Regional

Ini Langkah Kota Bandung Antisipasi Banjir Sebelum Musim Hujan

16 September 2021
Next Post
Pelajar di Jabar Bisa Menjadi Garda Terdepan Pencegahan Radikalisme*

Pelajar di Jabar Bisa Menjadi Garda Terdepan Pencegahan Radikalisme

Pulihkan Hulu DAS Citarum, Butuh 24 Juta Bibit Pohon*

Pulihkan Hulu DAS Citarum, Butuh 24 Juta Bibit Pohon

Penandatanganan MOU antara bank bjb dengan Koperasi Nusantara*

bank bjb Tandatangani Kesepakatan Kerja Sama dengan Kopnus

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.