Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Ahmad Rahmat Purnama Soroti Ketergantungan Bansos, Dorong Penguatan Kemandirian Ekonomi Warga Bandung

Admin 001 by Admin 001
2 Juni 2026
in Regional
0
Ahmad Rahmat Purnama Soroti Ketergantungan Bansos, Dorong Penguatan Kemandirian Ekonomi Warga Bandung

Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung Ahmad Rahmat Purnama, beberapa waktu lalu. Humpro DPRD Kota Bandung.

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Bewarajabar.com – Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, menyoroti fenomena ketergantungan bantuan sosial (bansos) yang dinilai belum sepenuhnya efektif dalam memutus mata rantai kemiskinan di Kota Bandung.

Hal tersebut mengemuka dalam podcast YouTube bertajuk “Ahmad Aja” yang menghadirkan Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, dr. Yorisa Sativa, sebagai narasumber di Kantor Sinergi Indonesia Kota Bandung, Selasa (26/5/2026).

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026

Dalam dialog tersebut, terungkap masih adanya penerima bantuan sosial yang menerima bantuan secara berkelanjutan dalam jangka waktu panjang, bahkan hingga bertahun-tahun.

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa, mengungkapkan masih terdapat warga yang menerima bantuan sosial secara terus-menerus, baik melalui Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Ada warga Kota Bandung yang sudah delapan tahun menerima bansos, baik itu PKH, Sembako, maupun BLT,” ujar Yorisa.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena dinilai berpotensi menciptakan ketergantungan masyarakat terhadap bantuan pemerintah, bukan mendorong kemandirian ekonomi.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Rahmat Purnama menegaskan perlunya evaluasi berkala terhadap program bantuan sosial agar tujuan utama pengentasan kemiskinan dapat tercapai secara optimal.

Ia menilai bahwa program bansos seharusnya menjadi instrumen transisi menuju kemandirian ekonomi masyarakat, bukan sekadar bantuan jangka panjang tanpa pemberdayaan.

“Ya, kita dorong Dinsos untuk melakukan evaluasi secara berkala agar program pengentasan kemiskinan tidak menciptakan masyarakat yang ketergantungan pada bansos, tetapi justru mendorong kemandirian ekonomi,” ujar Ahmad.

Menurutnya, konsep bantuan sosial harus diarahkan pada upaya pemberdayaan masyarakat agar penerima manfaat dapat naik kelas secara ekonomi dan tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.

“Pada dasarnya konsep bantuan dirancang untuk memandirikan masyarakat kurang mampu, sehingga mereka bisa berdaya dan mampu secara berkelanjutan, bukan menjadikan masyarakat ketergantungan,” tambahnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa, menekankan bahwa kebijakan bantuan sosial saat ini juga mengarah pada paradigma baru yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat.

Ia menyebut Kementerian Sosial RI telah mengusung slogan “Bansos Sementara, Berdaya Selamanya” sebagai bentuk perubahan pendekatan dari sekadar bantuan menjadi pemberdayaan.

“Tagline ini mengubah paradigma bansos yang bukan hanya sekadar ‘ikan’, tetapi memberikan ‘umpan dan kail’ berupa keterampilan, pelatihan, dan modal usaha agar masyarakat bisa mandiri secara finansial,” kata Yorisa.

Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan tidak bergantung dalam jangka panjang terhadap bantuan sosial.

Dalam diskusi tersebut, turut dibahas persoalan data penerima bantuan sosial yang masih menjadi tantangan di lapangan. Ahmad menyoroti adanya laporan masyarakat yang sebelumnya masuk kategori miskin (Desil 1–5), namun kemudian berubah menjadi desil lebih tinggi dalam sistem pendataan.

Menanggapi hal itu, Yorisa menjelaskan bahwa perubahan data tersebut umumnya terjadi akibat pembaruan otomatis melalui sistem Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) bersama BPS, yang dipengaruhi oleh dinamika kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa Dinas Sosial Kota Bandung telah menyiapkan petugas di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk melakukan verifikasi dan perbaikan data melalui sistem SIKS-NG.

“Warga yang merasa datanya tidak sesuai bisa datang ke kelurahan dengan membawa NIK. Petugas akan mengecek dan melakukan verifikasi ulang melalui ground check jika diperlukan,” jelasnya.

Yorisa juga menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah baik dari APBD maupun APBN membuat cakupan bantuan sosial belum dapat menjangkau seluruh warga miskin di Kota Bandung.

Saat ini, masih terdapat sekitar 60 persen warga rentan yang membutuhkan intervensi bantuan sosial maupun pemberdayaan ekonomi.

Sebagai solusi, Dinas Sosial Kota Bandung terus mendorong penguatan kemitraan dengan berbagai Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan pihak donatur.

“Kota Bandung memiliki sekitar 90 LKS yang bisa menjadi mitra strategis dalam pengentasan kemiskinan. Jika dikelola dengan baik, kolaborasi ini akan sangat membantu,” ujarnya.

Ahmad Rahmat Purnama menegaskan kembali bahwa tujuan utama dari program bantuan sosial adalah menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat, bukan ketergantungan jangka panjang.

Ia berharap ke depan pemerintah dapat memperkuat integrasi program bantuan dengan pelatihan, pemberdayaan, dan pengembangan usaha masyarakat.

“Harapannya, bantuan sosial benar-benar menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi, bukan menjadi tujuan akhir yang membuat masyarakat terus bergantung,” tegasnya.

Melalui evaluasi dan penguatan sistem yang berkelanjutan, DPRD Kota Bandung berharap program pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Tags: Ahmad Rahmat Purnamabansos bandungDinas Sosial Kota Bandungdprd Kota BandungPengentasan Kemiskinan
SendShare197Tweet123
Previous Post

Gugatan Baru terhadap PT Pinus Merah Abadi Muncul Setelah Menang Perkara di Pengadilan Negeri Kupang

Next Post

Catatan Susanto Triyogo Adiputro: Pancasila sebagai Kompas Kaum Muda Menuju Kejayaan Indonesia

RelatedPosts

Radea Respati Soroti Kewajiban Hardcopy yang Dinilai Picu Sampah
Regional

Radea Respati Soroti Kewajiban Hardcopy yang Dinilai Picu Sampah

25 Juli 2026
Asep Mulyadi Dukung Langkah Tegas Kapolda Jabar Berantas Begal di Kota Bandung
Regional

Asep Mulyadi Dukung Langkah Tegas Kapolda Jabar Berantas Begal di Kota Bandung

20 Juli 2026
Asep Mulyadi Buka Gebyar BBGRM Astanaanyar, Tegaskan Gotong Royong Modal Pembangunan Bandung
Regional

Asep Mulyadi Buka Gebyar BBGRM Astanaanyar, Tegaskan Gotong Royong Modal Pembangunan Bandung

19 Juli 2026
Komisi III DPRD Kota Bandung Kawal Anggaran Prioritas 2027 demi Layanan Publik
Regional

Komisi III DPRD Kota Bandung Kawal Anggaran Prioritas 2027 demi Layanan Publik

18 Juli 2026
Reza Panglima Ulung Ajak Ketua RT RW 05 Ciseureuh Perkuat Pelayanan Masyarakat
Regional

Reza Panglima Ulung Ajak Ketua RT RW 05 Ciseureuh Perkuat Pelayanan Masyarakat

17 Juli 2026
Reza Panglima Ulung Dorong SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Regional

Reza Panglima Ulung Dorong SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung Jadi Mitra Strategis Pemerintah

15 Juli 2026
Pendapatan Kota Bandung Rp7,37 Triliun, DPRD Mulai Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
Regional

Pendapatan Kota Bandung Rp7,37 Triliun, DPRD Mulai Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025

9 Juli 2026
Asep Robin Buka Pelatihan Pastri dan Tata Rias untuk Tingkatkan Keterampilan Warga
Regional

Asep Robin Buka Pelatihan Pastri dan Tata Rias untuk Tingkatkan Keterampilan Warga

8 Juli 2026
Seminar UIN Bandung Bahas Legislasi Hijau, Nina Fitriana Soroti Kebijakan Lingkungan
Regional

Seminar UIN Bandung Bahas Legislasi Hijau, Nina Fitriana Soroti Kebijakan Lingkungan

4 Juli 2026
Next Post
Catatan Susanto Triyogo Adiputro: Pancasila sebagai Kompas Kaum Muda Menuju Kejayaan Indonesia

Catatan Susanto Triyogo Adiputro: Pancasila sebagai Kompas Kaum Muda Menuju Kejayaan Indonesia

Toni Wijaya Dorong KNPI Batununggal Jadi Motor Penggerak Pemuda dan Solusi Permasalahan Warga Bandung

Toni Wijaya Dorong KNPI Batununggal Jadi Motor Penggerak Pemuda dan Solusi Permasalahan Warga Bandung

Farhan Tegaskan Pemkot Bandung Fokus Pelayanan Publik dan Pembangunan Usai Kepastian Hukum Wakil Wali Kota

Farhan Tegaskan Pemkot Bandung Fokus Pelayanan Publik dan Pembangunan Usai Kepastian Hukum Wakil Wali Kota

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.