Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Ketua Komisi C DPRD Kab. Bandung: Ada Beberapa Faktor Penyebab Terjadinya Banjir dan Bencana Lainnya

Admin 001 by Admin 001
11 Januari 2021
in Regional
0
Ketua Komisi C DPRD Kab. Bandung: Ada Beberapa Faktor Penyebab Terjadinya Banjir dan Bencana Lainnya
Share on FacebookShare on Twitter

Kab. Bandung, Bewarajabar.com — Ketua Komisi C DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Golkar, H. Yanto Setianto, mengatakan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya banjir juga bencana lainnya.

Salah satu yang menyebabkannya banjir, Yanto menambahkan, karena lebarnya Saluran air yg tidak sesuai dengan kapasitas dan volume air. Sehingga air meluap ke jalan. Selain itu, tidak dilakukannya pengerukkan sedimen bisa juga mempengaruhi hal itu.

REKOMENDASI

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

“Karena semakin dibiarkan sedimen bertumpuk maka akan semakin bertambah ketinggian air, sehingga meluap ke jalan,” katanya via telepon, Senin (11/1/2021).

Sementara untuk bencana longsor, menurutnya, dikarenakan kurangnya pohon berakar yang menahan laju air di bawah tanah. Dan kerusakan alam sehingga mempengaruhi tatanan hukum tata ruang yang mengakibatkan tanah tergerus. Dampak daripada itu, lanjut dia, sudah pasti akan terjadi longsor.

Jadi kerusakan alam dan drainase, disebutkan dia, akan mengakibatkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Karena imbasnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dia mengingatkan, pembuangan sampah sembarangan yang terbawa arus air masuk solokan terutama sampah plastik, stereoform yg tidak mudah hancur oleh masa, bisa menjadi penyebab terjadinya bemcana. Demikian juga terhadap lingkungan hidup bisa mempengaruhi tatanan alam.

“Tapi untuk banjir bisa jadi dikarenakan kurang sempurnanya, bahkan mungkin belum adanya master plan pembuatan drainase. Karena prinsipnya air mengalir dari dataran tinggi ke dataran yg lebih rendah,” ujar dia.

Sehingga untuk mengatasi banjir harus dibuat master plan yg komprehensif, mana lahan yang harus dihutankan dan mana lahan pemukiman yang harus dilengkapi drainase yang memadai, dan daerah mana yang harus dibuat kolam retensi.

Yanto memberikan salah satu contoh, yaitu, kolam retensi yang baru dibangun di Desa Citeureup Kec. Dayeuhkolot secara teori dapat menampung air 30 ha, dari daerah permukiman penduduk. Tapi kalau dipermukiman tersebut tidak disediakan drainase yang memadai, air tidak akan masuk ke kolam retensi yang dibangun BBWS senilai Rp6 milyar tersebut.

“Di Desa Dayeuhkolot khususnya RW 04 dan RW 08, selalu banjir kalau hujan agak besar. Sebab daerahnya berada di cekungan sehingga untuk mengalirkan ke Citarum agak sulit,” imbuh dia.

Karena daerah itu, dijelaskan dia, di kiri dan kanannya Citarum di buat tanggul hasil pengerukan. Untuk solusinya harus ada kolam retensi di wilayah itu. Dari kolam retensi selanjutnya dipompa ke citarum.

SendShare196Tweet123
Previous Post

Kabid Humas Polda Jabar : Delapan Personel Polresta Bandung Dapat Penghargaan

Next Post

Antisipasi Bahaya Banjir, Polres Majalengka Gotong Royong Bangun Tanggul Kertajati

RelatedPosts

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang
Regional

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya
Regional

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial
Ragam

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon
Regional

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar
Ekonomi

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota
Ragam

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen
Ekonomi

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026
Next Post
Antisipasi Bahaya Banjir, Polres Majalengka Gotong Royong Bangun Tanggul Kertajati

Antisipasi Bahaya Banjir, Polres Majalengka Gotong Royong Bangun Tanggul Kertajati

Polrestabes Bandung Pantau Pemberlakuan PPKM Jam Operasional Cafe dan Resto

Polrestabes Bandung Pantau Pemberlakuan PPKM Jam Operasional Cafe dan Resto

Polsek Lengkong Berikan Himbauan Prokes Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat 

Polsek Lengkong Berikan Himbauan Prokes Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat 

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

PWI Jabar mendorong pers aktif mencegah penipuan AI melalui verifikasi informasi, edukasi publik, dan penguatan literasi digital masyarakat.

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.