Garut, bewarajabar.com – Sebagai bentuk upaya Brimob PoldaJabar, dalam menekan angka Kasus COVID-19 di Provinsi Jawa Barat yang saat ini sudah mencapai 666.163 kasus, dengan penambahan kasus yang tinggi yaitu sebanyak 2.742 kasus baru. Sementara untuk skala Nasional total kasusnya sudah mencapai angka 3.950.304 kasus
Hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menerapakan Protokol kesehatan WHO, ketika berkegiatan diluar rumah atau bepergian ke tempat umum.
Untuk itu jajaran Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar terus berupaya untuk menekan angka kasus terkonfirmasi, dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan melaksanakan penyemprotan Disinfektan di ruang publik, maupun kantor instansi yang rawan akan penyebaran Virus tersebut.
Anggota Penyemprotan Brimob Polda Jabar dari Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar dipimpin oleh Briptu Anggi Maulana, melaksanakan kegiatan penyemprotan Disinfektan di Lingkungan perumahan Bumi Anggrek, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu, 22/08/2021.
Dengan menyasar bagian bagian dinilai rawan dan berpotensi menjadi sumber paparan Virus Corona, mengingat saat ini kasus terkonfirmasi COVID-19 di Provinsi Jawa Barat terutama di Kabupaten Garut, masih ada penularan kasus Covid 19 disebabkan dari sangat kurangnya kesadaran masyarakat, dalam menerapakan protokol kesehatan WHO ketika beraktivitas di ruang publik.
Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., mengatakan, berdasarkan Update Data Terbaru dari Pikobar Jabar, saat ini total kasus terkonfirmas COVID-19 di Indonesia sementara ini telah mencapai angka 3.950.304 kasus, dengan kasus hariannya mencapai angka 20.004 kasus baru.
” Untuk itu jajaran Satbrimob Polda Jabar terus melaksanakan kegiatan, serta upaya-upaya pencegahan paparan Virus Corona dengan berbagai cara, seperti himbauan dan edukasi secara langsung kepada masyarakat, maupun dengan penyemprotan Disinfektan, ” paparnya.
Kasus harian COVID-19 di Kabupaten Garut masih mengalami penambahan kasus baru, diakibatkan karena kurang disiplinnya masyarakat dalam menerapkan Protokol kesehatan ketika beraktivitas diluar rumah.
” Untuk itu jajaran Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar, terus gencar dalam melaksanakan kegiatan Penyemprotan Disinfektan, di tempat atau lokasi yang rawan akan paparan Virus tersebut, sebagai wujud dari Bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat, ” pungkas Kombes Pol. Yuri Karsono.**




















