Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Makna di Balik Motto dan Gambar Logo Kota Bandung Saat Ini

ocha by ocha
19 September 2021
in Regional
0
Makna di Balik Motto dan Gambar Logo Kota Bandung Saat Ini
Share on FacebookShare on Twitter

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026

Bandung, BewaraJabar — Kota Bandung dan Persib hampir dipastikan tidak bisa terlepaskan. Keduanya bak dua sisi mata uang.

Jika menyebut Kota Bandung, sebagain orang pasti akan teringat dengan Persib. Bahkan jika menyebut Persib, hampir dipastikan orang akan teringat dengan Kota Bandung.

Terlebih, Kota Bandung dan Persib memang memiliki lambang yang nyaris sama.

Namun logo Kota Bandung saat ini berbeda dengan logo saat di era kolonialisme.

Di era itu, logo sebelumnya digambarkan dengan sungai mengalir, melambangkan daerah Bandung yang dialiri sungai Citarum, Cikapundung, dan sungai-sungai lainnya.

Di bawahnya juga terdapat motto ‘Ex Undis Sol’ yang artinya mentari muncul di atas gelombang.

Namun dalam sebuah tulisannya, Haryoto Kunto, penulis buku Wajah Bandung Temmpo Doeloe menyatakan, “Lahan kukuh” adalah tanah padat yang dalam bahasa Latin disebut “solum”.

Ex artinya muncul, asal, atau ke luar, dan “undis” artinya gelombang.

Dengan demikian, motto itu seharusnya berbunyi: EX UNDIS SOLUM, bukan EX UNDIS SOL. Sol artinya matahari, solar dalam bahasa Inggris.

Masih menurut Kunto, lantaran keliru kata SOL inilah Bandung akhirnya berubah menjadi makin panas karena matahari sangat terik menikam ketika siang.

Tentu ini hanyalah “guyonan” karena sebetulnya ada berbagai sebab yang mengakibatkan Bandung di gunung ini menjadi panas membakar.

Selepas kemerdekaan, lambang kota Bandung ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kota besar Bandung tahun 1953, tertanggal 8 Juni 1953, yang diizinkan dengan Keputusan Presiden tertanggal 28 april 1953 No. 104.

Lambang Kota Bandung diundangkan dalam Berita Propinsi Jawa Barat tertanggal 28 Agustus 1954 No. 4 lampiran No. 6.

Lambang tersebut bertokoh perisai yang berbentuk jantung.

Perisai tersebut terbagi dalam dua bagian oleh sebuah balok lintang mendatar bertajuk empat buah, yang berwarna hitam.

Ditambah pelisir berwarna putih (perak) pada pinggir sebelah atasnya.

Pada bagian atas latar kuning (emas) dengan lukisan sebuah gunung berwaarna hijau yang bertumpu pada blok-lintang.

Sedangkan bagian bawah latar putih (perak) dengan lukisan empat bidang jalur mendatar berombak yang berwarna biru.

Di bawah perisai itu terlukis sehelai pita berwarna kuning (emas) yang melambai pada kedua ujungnya. Pada pita itu tertulis dengan huruf-huruf besar latin berwarna hitam amsal dalam bahasa Kawi, yang berbunyi Gemar Hipah Wibawa Mukti (tanah subur rakyat makmur).

Sebagai tokoh lambang itu diambil bentuk perisai atau tameng, yang dikenal kebudayaan dan peradaban sebagai senjata dalam perjuangan untuk mencapai sesuatu tujuan dengan melindungi diri.

Perkakas perjuangan yang demikian itu dijadikan lambang yang mempunyai arti menahan segala mara bahaya dan kesukaran.

Kuning (emas) berarti kesejahteraan, keluhungan. Hitam (sabel) berarti kokoh, tegak, kuat. Hijau (sinopel) berarti kemakmuran sejuk.

Sedangkan putih (perak) berarti kesucian, biru (azuur) berarti kesetiaan.

Loga Kota Bandung jugalah yang menginspirasi logo Persib. Bedanya, tulisan Gemar Hipah Wibawa Mukti tidak tertulis dalam

logo Persib.

Makna di Balik Motto dan Gambar Logo Kota Bandung Saat Ini

Selain itu, berkat dua kali meraih juara Liga, kini logo Persib dilengkapi dengan dua bintang di atasnya.

Tags: hjkb 211 kota bandunglogo Hari Jadi Kota Bandunglogo kota bandunglogo persib
SendShare202Tweet126
Previous Post

Loker September 2021, KAI Buka Rekrutmen untuk Berbagai Formasi

Next Post

Ditangan Oded-Yana, Pemkot Bandung Sukses Raih WTP 3 Tahun Berturut-turut

RelatedPosts

Pentas Seni jadi Penutup Rangkaian HJKB ke-211: Awal Kebangkitan Kota Bandung dari Pandemi
Regional

Pentas Seni jadi Penutup Rangkaian HJKB ke-211: Awal Kebangkitan Kota Bandung dari Pandemi

24 Oktober 2021
Dalam Rangka HJKB ke-211, LDII Kota Bandung Gelar Khitanan Massal
Regional

Dalam Rangka HJKB ke-211, LDII Kota Bandung Gelar Khitanan Massal

26 September 2021
Kado HJKB, Ikon Kota Bandung jadi Motif Batik
Regional

Kado HJKB, Ikon Kota Bandung jadi Motif Batik

25 September 2021
Peringati HJKB, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Remaja dan Nakes
Regional

Peringati HJKB ke-211, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Remaja dan Nakes

25 September 2021
Tangani Warga Non Lokal, Gubernur Ridwan Kamil Mengapresiasi Penanganan Covid-19 di Kota Bandung
Regional

Tangani Warga Non Lokal, Gubernur Ridwan Kamil Mengapresiasi Penanganan Covid-19 di Kota Bandung

25 September 2021
Terkait Kesetaraan Gender, Pemkot Bandung dapat Anugerah Parahita Ekapraya
Regional

Terkait Kesetaraan Gender, Pemkot Bandung dapat Anugerah Parahita Ekapraya

25 September 2021
Harapan di Hari Jadi Kota Bandung ke 211: 'Bandung Harmoni, Tuntaskan Pandemi'
Regional

Harapan di Hari Jadi Kota Bandung ke 211: ‘Bandung Harmoni, Tuntaskan Pandemi’

25 September 2021
Perasaan Berdebar saat Upacara HJKB ke-211, Camat Antapani Belajar Bahasa Belanda
Regional

Hadapi Upacara HJKB ke-211, Camat Antapani Belajar Bahasa Belanda

25 September 2021
Resmi Luncurkan Geulis, Pemkot Bandung Ingin Warganya Paham dan Lancar Alquran
Regional

Resmi Luncurkan Geulis, Pemkot Bandung Ingin Warganya Paham dan Lancar Alquran

24 September 2021
Next Post
Ditangan Oded-Yana, Pemkot Bandung Sukses Raih WTP 3 Tahun Berturut-turut

Ditangan Oded-Yana, Pemkot Bandung Sukses Raih WTP 3 Tahun Berturut-turut

Pemkot Bandung Hidupkan Budaya Bersepeda dengan Mengemas Wisata Tematik

Pemkot Bandung Hidupkan Budaya Bersepeda dengan Mengemas Wisata Tematik

sim keliling

Berikut Persyaratan Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, Minggu 20 September

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.