Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Ragam

R. Cahyadi: Melukis Bukan Hanya Sekedar Mengguncang Rasa

Admin 001 by Admin 001
14 Juni 2022
in Ragam
0
R.-Cahyadi-Melukis-Bukan-Hanya-Sekedar-Menguncang-Rasa
Share on FacebookShare on Twitter

Bewarajabar | Bandung – Seni lukis adalah karya seni rupa 2 (dua) dimensi yang terbentuk dan tersusun dari unsur-unsur rupa yaitu titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang.

Melukis dapat dilakukan di atas medium kertas, kanvas, kain, batu, dinding, ataupun media lainnya. Seni lukis merupakan pengembangan dari kegiatan menggambar.

REKOMENDASI

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
dari Sound of Panca hingga Candu, Ini Musisi di Balik OST Menang Untuk Kalah

dari Sound of Panca hingga Candu, Ini Musisi di Balik OST Menang Untuk Kalah

20 September 2026
Samsung Kembangkan AI untuk Analisis Kesehatan dari Smartwatch

Samsung Kembangkan AI untuk Analisis Kesehatan dari Smartwatch

5 September 2026

Sebuah lukisan harus dapat menerjemahkan apa yang ada dalam objeknya. Ciri khas dari karya seni lukis biasanya didasarkan pada tema, corak, gaya, teknik, bahan, dan alat pada karya tersebut.

R. Cahyadi yang akrab di panggil kang Yadi mulai menunjukkan bakat lukisannya pada tahun 1968. Bakat tersebut dia asah hingga menghasilkan banyak karya dan menorehkan prestasi baik lokal maupun internasional.

Menurutnya, melukis itu bukan hanya menghasilkan gambar atau menjadikan sesuatu objek tertentu yang secara instan divisualisasikan dengan tuntutan waktu.

“Sehingga lukisan yang dihasilkan walaupun bagus tidak sepenuhnya mengundang rasa. Rasa itu sendiri perlu penjabaran secara signifikan, agar setiap karya lukis yang ada bisa menggambarkan suasana interaksi psikologis antara lukisan dengan objek. Itu jelas merupakan apresiasi jiwa penggambaran dialog batin dimana seseorang merasa lukisan tersebut bisa memberikan kepuasan,” jelas Cahyadi kepada bewarajabar.com, Senin,13 Juni 2022.

Hal itu juga yang ia terapkan dalam sebuah Harpa Kujang karyanya sendiri, dan dibuat dengan pembiayaan sendiri sekitar tahun 2017 lalu, masa kepemimpinan Bupati Bandung, Dadang M. Naser, yang sampai saat ini masih terpampang di Rumdin (Rumah Dinas) Bupati.

Ide pembuatan Harpa Kujang bermula atas inovasi baru yang dipersembahkan untuk Pemda serta sebagai pengingat seni dan budaya di kabupaten Bandung.

Namun, sayang seribu sayang, karya seninya itu sampai saat ini hanya menjadi pajangan, tak pernah digunakan sama sekali.

Jauh dari harapan kang Yadi sebelumnya, dimana karyanya itu bisa menjadi bagian dari penyelenggaraan seni di manapun.

Padahal ia meyakini dengan melakukan kolaborasi antara seni dan suara melalui Harpa Kujang yang mungkin bisa lebih bagus serta menjadi salah satu ikon kabupaten Bandung.

Untuk pembiayaaan pembuatan memang tidak seberapa, namun yang memang mahal dan tak ternilai adalah ide dari Harpa Kujang tersebut, yang mungkin tidak terbesit oleh semua orang.

Namun itu hanya sebatas keinginan dari seorang seniman, karna hingga saat ini, menurutnya karya seni hanya menjadi saksi bisu dari harapan dan keinginannya untuk menjadikan seni dan budaya tampil beda.

 

Tags: kujang harpalukisanmelukis
SendShare196Tweet123
Previous Post

Ribuan Warga Berbondong Ziarah Makam Eril di Cimaung

Next Post

R. Cahyadi Putera Daerah Penuh Kreatif, Namun Sayang Seribu Sayang Salah Satu Karyanya Hanya Terpampang di Rumdin

RelatedPosts

Lukisan-dan-Karya-Seni-Mahasiswa-Bandung-Dipamerkan-di-Gedung-YPK
Regional

Lukisan dan Karya Seni Mahasiswa Bandung Dipamerkan di Gedung YPK

24 Juni 2022
Next Post

R. Cahyadi Putera Daerah Penuh Kreatif, Namun Sayang Seribu Sayang Salah Satu Karyanya Hanya Terpampang di Rumdin

Disdukcapil Kota Bandung Kembali Menggelar Mepeling untuk Mendukung Penyelenggaraan PPDB

Disdukcapil Kota Bandung Kembali Menggelar Mepeling untuk Mendukung Penyelenggaraan PPDB

Prof.-Jaya-Suprana-Terimakasih-Anies-Telah-Mendukung-WOB-Sebagai-Warisan-Budaya-Indonesia

Prof. Jaya Suprana: Terimakasih Anies Telah Mendukung WOB Sebagai Warisan Budaya Indonesia

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.