Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Saksi The Siauw Tjhiu Ungkap Aliran Duit dalam Sidang Penipuan Rp100 Miliar

Sidang kasus kasus penipuan dan penggelapan duit senilai Rp100 miliiar dan menyeret nama Miming Theniko duduk di kursi terdakwa

Budi SK by Budi SK
21 November 2024
in Regional
0
Kontroversi-Cek-99-Lembar-Senilai-Rp1-Miliar-di-Sidang-Kasus-Penipuan-dan-Penggelapan-Duit-Terungkap

Suasana sidang kasus penipuan dan penggelapan duit 100 M di Pengadilan Negeri Bandung/Budi S Ombik/Deskjabar

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Bewarajabar.com – Terungkap fakta ada 99 lembar cek milik terdakwa yang diberikan kepada saksi (pelapor) yang dicairkan ke rekening milik istrinya (saksi/pelapor).

Sedangkan duit 100 miliar milik saksi diberikan kepada terdakwa melalui transfer, hal itu terurai di sidang sidang kasus penipuan dan penggelapan duit senilai Rp100 miliar yang menyeret pengusaha textile asal Bandung tersebut berinisial MT.

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026

Sidang kasus kasus penipuan dan penggelapan duit senilai Rp100 miliiar dan menyeret nama MT duduk di kursi terdakwa digelar Kamis 21 November 2024 di Pengadilan Negeri Bandung di ruang III dengan agenda pemeriksaan saksi/pelapor yaitu The Siauw Tjhiu (TST).

Pemeriksaan saksi TST di sidang kasus penipuan dan penggelapan duit senilai Rp100 miliar di Pengadilan Negeri Bandung itu lebih mengarah kepada prosedur aliran duit. Dan 99 lembar cek milik terdakwa MT yang telah dicairkan melalui rekening milik istri saksi sebesar Rp101.387.000.000.

Saksi Marah membuat suasana sidang Gaduh

Suasana sidang sempat gaduh akibat saksi terpancing emosi oleh pertanyaan yang disampaikan tim kuasa hukum, majelis hakim yang diketuai Tuty Haryati, SH, MH akhirnya mengambil alih pertanyaan kuasa hukum terdakwa agar ditujukan kepada majelis hakim, dan majelis hakim akan menyampaikannya kembali kepada saksi.

“Stop. Sudah sudah begini saja biar pertanyaan kuasa hukum sampaikan ke majelis hakim nanti majelis hakim akan menyampaikan kepada saksi ini, “kata Ketua Majelis HakimTuty Haryati, SH, MH.

Tanggapan Kuasa Hukum Terdakwa atas 99 Lembar Cek

Sementara itu tim kuasa hukum terdakwa Miming Theniko yang diketuai Dr Yopi Gunawan, S.H., M.H., M.M., C.Med., CTL menanggapi jawaban kesaksian saksi. Menurutnya, pemeriksaan pelopor menyebutkan meminjamkan uang pada terlapor sebesar 100 miliar.

“Tadi sudah saya tanyakan bahwa yang 100 M itu tercantum dalam BAP.”

“Kemudian yang saya tanyakan kembali, apakah yang 100 M itu sudah ada pencairan dari 99 lembar cek. Dan ternyata dalam BAP itu dikatakan sudah dicairkan oleh istri saya (saksi) yang namanya Citrawati. Semuanya dan sudah cair, ” kata Yopi.

Berarti, lanjutnya, dari situ tidak ada hutang lagi. Sesuai dengan dakwaan bahwa duit 100 M tersebut kemudian si pelapor menerima pembayaran dari si terdakwa sebanyak 99 lembar cek. Dan dikatakan oleh si pelapor (saksi) sudah cair pada rekening istrinya sendiri.

“Berarti menurut saya tidak ada utang lagi dalam pemeriksaannya.”

Keberadaan Cek Kosong

Disinggung terkait cek kosong, Yopi menandaskan, itu setelah diperlihatkan oleh jaksa penuntut umum bahwa cek tersebut tahunnnya adalah 2021.

Sedangkan di dalam dakwaan utang terdakwa periodenya adalah 2017 sampai 2018, yaitu April sampai Januari.

“Dan cirus sudah kita counter ya. Tak ada hubungan, jaksa darimana itu.”

“Masa utang 2017 didakwaan itu tapi membuktikan bahwa giro yang tidak cair atau kosong itu 2021. Tapi kita pun akan jelaskan bahwa 2021 itu bukan giro kosong. Tapi giro giro yang harus dikembalikan karena sudah ditukar oleh cek milik Miming sebesar 54 M. Jadi itu sudah tidak ada lagi. Makanya tadi saya lihatkan somasi dari terdakwa bahwa harus mengembalikan 383 cek, yang tidak diserahkan oleh si pelapor,” tandas Yopi.

Pertanyaan Terus Diulang

Di sisi lain, tim jaksa penuntut umum dalam menanggapi suasana sidang atas saksi yang terpancing emosi oleh sejumlah pertanyaan yang disampaikan kuasa hukum terdakwa mengatakan, adalah hal yang wajar seseorang yang mendekati usia tua jika ditanya sejumlah pertanyaan dan terus berulang tentunya akan terpancing emosi.

“Karena pertanyaan itu terus berulang ulang dan yang sudah ditanyakan kemudian diulang lagi, gitu lo. Paling kalau bertanya kita simpel simpel aja, sih. Buktinya kalau mulai sakit tentunya bisa marah,” kata Jaksa Penuntut Umum, H Sukanda.

Keterangan Saksi Sudah Cukup

Terkait dengan keterangan saksi, lanjut Sukanda, pihaknya mengakui kesaksian saksi sudah jelas ada perbuatan.

“Apakah itu nanti jumlahnya 100 M, nanti ada yang membuktikan. Yang penting ada perbuatan dan kasus penipuannya, itu saja.”

Disinggung atas 99 lembak cek sudah dibayarkan, Sukanda mengatakan, itu akan dibuktikan karena nanti ada dari pihak bank.

“Apakah yang 99 lembar itu memang cair atau belum. Tapi kalau memang sudah cair, jadi tinggal berapa hutangnya. Simpel simpel aja sih sebenarnya.”

“Ternyata dari 99 lembar cek itu dari pihak bank sudah menyatakan cair 50 M, berarti tinggal 50 M lagi kan. Bukan berarti dakwaan di sini 100 M ternyata dituntutanya tak seperti itu, ya nggak. Ternyata perbuatan melawan hukumnya ada gak,” tandasnya.

Disinggung terkait urgensi saksi yang akan dihadirkan pada sidang berikutnya, ia mengatakan, intinya akan sama.

“Kan tadi menyebutkan istrinya yang mendukung perbuatan itu. Bahwa dia memberikan uang kepada Miming, jadi sekelimut itu saja.”

“Adapun nanti kuasa hukum menyatakan uang yang dibayarkan, ya tunjuk ajak nanti di persidangan tinggal berapa. Ya itulah sekarang ia menjalani hukuman pidana kan,” tuturnya.***

Tags: 100 Mfaktakasus penipuan dan penggelapanKomisi Pemberantasan KorupsiKPKMiming ThenikoSidangThe Siauw Tjhiu
SendShare197Tweet123
Previous Post

Konsititusi Pajajaran – Bagian Kadua

Next Post

Mengejutkan! Polisi Gerebek Markas Judi Online di Bandung, 5 Orang Diamankan

RelatedPosts

Susanto Triyogo Dorong Penguatan Kepercayaan Publik dalam Penyelenggaraan Pemerintahan
Regional

Susanto Triyogo Dorong Penguatan Kepercayaan Publik dalam Penyelenggaraan Pemerintahan

23 Oktober 2025
Dewan: SPI Harus Jadi Bahan Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan Anti Korupsi
Regional

Dewan: SPI Harus Jadi Bahan Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan Anti Korupsi

27 Agustus 2025
Pilu Kakak Ipar Atas Wafatnya Diplomat Arya, Mengaku Syok dan Ceritakan Kenangan Terakhir
Bandung Raya

DPRD Kota Bandung Rapat Koordinasi Bersama KPK RI

12 Juli 2025
Rapat Koordinasi Bersama KPK RI, Ketua DPRD: Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi di Daerah
Regional

Rapat Koordinasi Bersama KPK RI, Ketua DPRD: Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi di Daerah

10 Juli 2025
Kabupaten Bandung Ditetapkan Jadi 3 Besar Nominasi Percontohan Anti Korupsi di Jawa Barat oleh KPK
Regional

Kabupaten Bandung Ditetapkan Jadi 3 Besar Nominasi Percontohan Anti Korupsi di Jawa Barat oleh KPK

30 Juli 2024
Dadan Tri Yudianto Merasa Didzolimi
Regional

Dadan Tri Yudianto Merasa Didzolimi

20 Februari 2024
Heryanto Tanaka: Bisnis Skincare Sudah Dapat Keuntungan, Tapi Belum Bisa Dicairkan
Nasional

Heryanto Tanaka: Bisnis Skincare Sudah Dapat Keuntungan, Tapi Belum Bisa Dicairkan

24 Januari 2024
Helmi Budiman Tekankan Pentingnya Zona Integritas Guna Pencegahan Tindakan Korupsi
Regional

Helmi Budiman Tekankan Pentingnya Zona Integritas Guna Pencegahan Tindakan Korupsi

29 Desember 2023
Dianggap Tidak Jelas, Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Eks Ketua KPK Firli
Nasional

Dianggap Tidak Jelas, Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Eks Ketua KPK Firli

19 Desember 2023
Next Post
Mengejutkan! Polisi Gerebek Markas Judi Online di Bandung, 5 Orang Diamankan

Mengejutkan! Polisi Gerebek Markas Judi Online di Bandung, 5 Orang Diamankan

Mengejutkan! Polisi Gerebek Markas Judi Online di Bandung, 5 Orang Diamankan

Markas Judi Online di Kota Bandung Raup Keuntungan Hingga Ratusan Juta per Bulan

Markas Judi Online Berkedok Toko Kain Sudah Beroperasi Dua Tahun, Pegawai Diberi Upah Segini!

Markas Judi Online Berkedok Toko Kain Sudah Beroperasi Dua Tahun, Pegawai Diberi Upah Segini!

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.