Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Wakil Wali Kota Bandung : Alhamdulillah, Allah Masih Sayang Sama Saya

Admin 001 by Admin 001
3 April 2020
in Berita Terkini, Regional
0
Alhamdulillah, Allah Masih Sayang Sama Saya

Alhamdulillah, Allah Masih Sayang Sama Saya

Share on FacebookShare on Twitter

“Saya sangat bersyukur, Allah masih sayang sama saya. Ketika pertama kali divonis Covid-19 jujur saya terpukul. Yang saya ingat adalah kematian.”

Bandung, Bewarajabar.com – Menjadi penyintas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menjadi pengalaman berharga bagi Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Berhasil melewati serangkaian tahap penyembuhan telah memberinya kesempatan kedua untuk hidup dengan lebih bermakna.

Proses demi proses dijalaninya dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan. Ditemui di ruang kerjanya di Balai Kota Bandung, Yana menceritakan kisahnya melawan Covid-19 kepada Humas Kota Bandung, Jumat (3/4/2020). Saat berbincang dengan Humas Kota Bandung, ia mengenakan setelan santai yang membuatnya terlihat nyaman.

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026

Ia tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker dan sarung tangan. Ia bahkan tak bersalaman, hanya menyapa kami dengan hangat satu per satu seperti biasanya.

“Saya sangat bersyukur, Allah masih sayang sama saya. Ketika pertama kali divonis Covid-19 jujur saya terpukul. Yang saya ingat adalah kematian,” ungkapnya mengawali ceritanya.

Yana positif mengidap Covid-19 diduga setelah menghadiri acara Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat di Karawang pada 8 Maret 2020 lalu. Salah seorang tamu undangan yang hadir di acara tersebut dan sama-sama dinyatakan positif Covid-19 tidak tertolong. Hal itu semakin membuatnya pasrah.

“Selama di rumah sakit saya diinfus di ruangan tiga kali tiga. Saya tidak tahu dunia luar, makan bubur, bertahan hidup. Saya makan apapun yang dikasih. Berupaya tetap makan, berupaya tetap minum, obat mah ada yang suntik ada yang oral, pokoknya saya SOP dari dokter saya jalani, nggak ada yang nggak,” bebernya..

Berbekal keyakinan untuk sembuh, Yana terus menjalani pengobatan di rumah sakit selama 11 hari, setelah sebelumnya menjalani isolasi mandiri selama 4 hari. Ia sama sekali tidak bisa menerima kunjungan dari siapa pun, bahkan dari keluarganya. Selama ini, interaksinya dengan keluarga hanya lewat telepon.

“Karena keyakinan saya ini muslim, saya yakin semua penyakit pasti ada obatnya. Semua semata-mata karena izin Allah, saya bersyukur hari ini bisa sehat dan sudah negatif,” ucapnya.

Dorongan doa dan dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat pun semakin menumbukan semangatnya. Ia mengaku menerima pesan singkat dari seseorang yang menyemangatinya, bahwa ia harus tetap hidup untuk keluarga dan masyarakat Bandung yang mendoakannya.

“Pasti keluarga, anak, istri, saya juga cukup banyak dorongan doa, banyak WA (WhatsApp) juga dari masyarakat ke saya. Katanya ‘Kang amanah akang belum selesai membangun Bandung’. Itu jadi spirit buat saya untuk istri anak keluarga, dan saya punya utang pengabdian untuk masyarakat,” ucapnya.

Semangat yang sama ingin ia sampaikan kepada para pasien yang saat ini sedang berjuang untuk melawan virus ini. Menurutnya, kuncinya terletak pada pikiran yang positif dan kedisiplinan untuk mengikuti seluruh anjuran dari dokter.

“Masyarakat yang mungin hari ini masih dirawat, berdoa mah pasti. Motivasi iya, dan punya keyakinan tadi. Bahwa insyaallah setiap penyakit ada obanya. Spirit for life-nya harus ada. Mudah-mudahan dengan begitu imun kita positif. Kalau pikiran kita positif, imun kita naik. Semua ini pasti seizin Allah. Apa pun yang terjadi itu berarti takdir,” bebernya.

Oleh karenanya, ia selalu mengimbau kepada masyarakat untuk terus menahan diri tinggal di rumah. Keluar rumah hanya untuk situasi darurat, serta menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh para tenaga medis.

“Yang masih sehat, benar-benar diam di rumah, karena virus ini kayak MLM (Multi-Level Marketing). Cukup banyak orang-orang yang dia tidak bergejala, merasa sehat karena daya tahan tubuhnya baik, padahal dia positif. Akhirnya dia jadi tidak steril, dia menularkan kepada siapapun tanpa dia sadari. Dia tularkan ke keluarganya, ke orang tuanya, ke temennya, bahkan ke orang yang mungkin nggak dikenal,” tutur ayah dua anak itu.

Itulah mengapa, lanjutnya, isolasi 14 hari itu penting untuk memutus rantai penularan. Pada 14 hari itu adalah masa inkubasi virus.

“Kalau dia (virus corona) diam di orang yang sehat, imunnya kuat, di hari keempat belas itu dia mati. Itu yang saya baca. Maka kita harus sabar, jangan sampai di hari ketigabelas kalau keluar berarti nambah lagi 14 hari, jadi 27 hari, begitu,” katanya.

“Tangan itu harus bersih. Pada saat kita keluar jangan sekalipun kita menyentuh area muka, karena virus itu masuk lewat mata, hidung, dan mulut. Jadi jangan pernah (menyentuh wajah). Dan kalau setelah pulang, semua yang kita pakai ini cuci, syukur-syukur kita bisa mandi, ganti baju semua. Kita juga harus berpola hidup sehat karena dengan sistem imun kita sendiri kita bisa mengalahkan virusnya. Karena belum ada obatnya,” imbuhnya.

Ia berharap tak ada lagi korban-korban virus ini berikutnya. Jangan sampai warga merasakan kepahitan karena Covid-19.

“Mungkin cukup saya yang merasakan sakit beratnya perjuangan melawan Covid-19 ini, warga Kota Bandung jangan ada lagi. Makanya diam di rumah untuk jangan sampai tertular bahkan menularkan ke orang lain,” katanya. red/rls

Tags: bersyukurCovid-19Kang Yanapress conferencewakil wali kota bandung
SendShare196Tweet123
Previous Post

Brigadir Buana Adi Putra, SH Raih Nominasi Personel Polri Terinspiratif dan Terinovatif Se-Indonesia

Next Post

Pemkot Bandung Tetapkan TPU Cikadut Sebagai Khusus Pemakaman Covid-19

RelatedPosts

Bandung Utama Scout Festival 2025: Pramuka Teguhkan Jati Diri Generasi Muda
Regional

Bandung Utama Scout Festival 2025: Pramuka Teguhkan Jati Diri Generasi Muda

24 Agustus 2025
Sejumlah PJU di Kota Bandung Padam Akibat Ulah Pencuri
Regional

Sejumlah PJU di Kota Bandung Padam Akibat Ulah Pencuri

23 Agustus 2025
Hari Pengayoman Tahun 2025: Pemkot Bandung Raih Dua Penghargaan
Regional

Hari Pengayoman Tahun 2025: Pemkot Bandung Raih Dua Penghargaan

22 Agustus 2025
Bazar Murah di Regol: Warga Dapat Harga Murah, UMKM Terbantu
Regional

Bazar Murah di Regol: Warga Dapat Harga Murah, UMKM Terbantu

20 Agustus 2025
Pelanggar Perda Jalani Sidang Tipiring, Erwin Minta Hakim Bijak dan Pelaku Jera
Regional

Pelanggar Perda Jalani Sidang Tipiring, Erwin Minta Hakim Bijak dan Pelaku Jera

13 Agustus 2025
Wakil Wali Kota Bandung: Sportivitas Penting Dilatih Sejak Dini
Regional

Wakil Wali Kota Bandung: Sportivitas Penting Dilatih Sejak Dini

10 Agustus 2025
Pesantren Kreatif Pejuang Husnul Khatimah, Tetap Mencari Ilmu di Hari Tua
Regional

Pesantren Kreatif Pejuang Husnul Khatimah, Tetap Mencari Ilmu di Hari Tua

9 Agustus 2025
Adaptif Pelayanan, Pemkot Bandung Jajaki Kerja Sama Pengembangan AI
Regional

Adaptif Pelayanan, Pemkot Bandung Jajaki Kerja Sama Pengembangan AI

6 Agustus 2025
Erwin Sembelih Sapi Kurban dari Presiden RI dan Wali Kota Bandung
Regional

Erwin Sembelih Sapi Kurban dari Presiden RI dan Wali Kota Bandung

7 Juni 2025
Next Post
Pemkot Bandung Tetapkan TPU Cikadut Sebagai Khusus Pemakaman Covid-19

Pemkot Bandung Tetapkan TPU Cikadut Sebagai Khusus Pemakaman Covid-19

Pemkot Bandung dan Pertamina Hadirkan 12 Wastafel Portabel

Pemkot Bandung dan Pertamina Hadirkan 12 Wastafel Portabel

Pemkot Bandung Revisi Surat Edaran Terkait Jam Operasional Toko Modern

Pemkot Bandung Revisi Surat Edaran Terkait Jam Operasional Toko Modern

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.