Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Untuk Investasi Desa, ADPD Bisa Kembangkan BumDes: Jangan Hanya untuk Infrastruktur

ocha by ocha
20 Januari 2022
in Ekonomi, Regional
0
Ketua DPRD Kab. Bandung, Instagram/kangsugih1

Ketua DPRD Kab. Bandung, Instagram/kangsugih1

Share on FacebookShare on Twitter

Kab. Bandung, BewaraJabar — Anggaran Dana Perimbangan Desa (ADPD) jangan hanya digunakan untuk infrastruktur. Dana desa dan ADPD bisa digunakan untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Sugianto, saat di konfirmasi, Kamis (20/1).

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026

Politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengatakan anggaran desa harus dikembangkan sehingga bisa memberikan pemasukan untuk Pendapatan Asli Desa (PADes).

Salah satu contohnya, lanjut Sugianto, Pemerintah Desa dapat menggunakan dana desa dan ADPD untuk mengembangkan BumDes.

“Dengan mereka mendapat DD atau ADPD mereka bisa mengembangkan uang itu, bukan jadi mati uang itu, bukan hanya jadi infrastruktur, tapi uang itu berkembang, tahun ini investasi dia selanjutnya dapat royalti,” kata Sugianto yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung.

“Dari alokasi yang disampaikan dari ADPD, masuk ke BumDes,” ujarnya.

Dikatakan Sugianto, salah satu contoh BumDes yang dikelola oleh Pemerintah Desa adalah objek wisata yang ada di Desa Mekarjaya, yaitu adalah tempat wisata yang dikelola oleh masyarakat dibawah bimbingan pemerintah desa. Jadi, pemerintah desa memberikan intervensi dalam hal anggaran.

“Hal itu sangat bagus, jadi ada semacam BumDes yang dikelola, otomatis ketika ada pendapatan jadi PADes. Desa melakukan investasi untuk pembukaan jalan, membuat spot selfie, warung, kemudian ada pendapatan, masuk ke kas desa, PADes. Desa seperti ini yang betul-betul diharapkan,” jelas Sugianto.

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bandung, saat ini sudah terbentuk 270 BumDes terdiri dari dua BumDes kategori maju, 129 BumDes kategori berkembang, 139 BumDes Pemula, lima BumDes bersama, dua BumDes berbadan hukum, 74 BumDes terdaftar KemendesPDTT, dan 194 BumDes belum terdaftar.

Sugianto juga mengaku telah mendapatkan keluhan dari masyarakat tentang pengendalian dan penataan lingkungan. Masyarakat tidak ingin wilayahnya mengalami bencana banjir atau banjir bandang.

“Kalau sesuai dengan tupoksi kami, bagaimana kami mengendalikan tata ruang, ini korelasinya, tata ruang yang kita bina ini betul-betul harus memberikan sebuah jaminan terhadap kelestarian lingkungan,” tutur Sugianto.

Dikatakan Sugianto, DPRD Kabupaten Bandung telah membentuk pansus untuk membahas aturan tentang jaminan terhadap kelestarian lingkungan tersebut. Saat ini masih dalam bentuk Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

“Baru dibahas di pansus, produknya itu berita acara dulu, lalu dievaluasi oleh gubernur dan Kementerian ATR. Kalau ada koreksi, maka dibahas lagi oleh DPRD dan pansus, baru menjadi perda,” tandasnya.

Tags: ABPDanggaran Kabupaten BandungbumdesKetua DPRD Kabupaten Bandung
SendShare196Tweet123
Previous Post

Berikut Persyaratan Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, Kamis 20 Januari 2022

Next Post

Pasca Meninggalnya Hj Neneng Hadiani, Kader Partai Golkar Pertanyakan PAW: Tidak Ada Kejelasan

RelatedPosts

bank bjb Dorong Perekonomian Daerah Melalui Berbagai Program dan Layanan Perbankan yang Inovatif
Ekonomi

bank bjb Dorong Perekonomian Daerah Melalui Berbagai Program dan Layanan Perbankan yang Inovatif

22 Juni 2024
Turut Bantu Bisnis Perseroan Semakin Tumbuh, bank bjb Berikan Apresiasi Kepada Bumdes
Ekonomi

Turut Bantu Bisnis Perseroan Semakin Tumbuh, bank bjb Berikan Apresiasi Kepada Bumdes

18 Desember 2022
Berdayakan 'BUMDes', Komitmen bank bjb Demi Pengembangan Perekonomian Masyarakat Desa
Ekonomi

Berdayakan ‘BUMDes’, Komitmen bank bjb Demi Pengembangan Perekonomian Masyarakat Desa

16 Februari 2022
Ketua DPRD Kab. Bandung Kunjungi Korban Longsor Pangalengan (Instagram/DPRD KAB.BANDUNG)
Peristiwa

Kunjungi Korban Longsor Pangalengan, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Dihujani Keluh Kesah Warga

1 Februari 2022
Ketua DPRD Kabupaten Bandung kunjungi SMAN 1 Ciwidey (Instagram/dprdkabupatenbandung)
Regional

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hadiri Acara ‘Dream and Movement Fair 6’ di SMAN 1 Ciwidey

24 Januari 2022
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Almaida Rosa Putra
Regional

Komisi I DPRD Jabar Dorong Optimalisasi BumDes

2 September 2021
Dewan Kab Bandung Fokus Ngamekarkeun Parawisata
Warta Sunda

Dewan Kab Bandung Fokus Ngamekarkeun Parawisata

3 Agustus 2020
bank bjb Bersama Pemkab Subang Gelar Bimtek untuk BUMDes
Ekonomi

bank bjb Bersama Pemkab Subang Gelar Bimtek untuk BUMDes

25 Juli 2020
Optimalisasi PKB, bank bjb Jalin Sinergi Dengan Pemkab Pangandaran
Ekonomi

Optimalisasi PKB, bank bjb Jalin Sinergi Dengan Pemkab Pangandaran

13 Juli 2020
Next Post
Pasca Meninggalnya Hj Neneng Hadiani, Kader Partai Golkar Pertanyakan PAW: Tidak Ada Kejelasan

Pasca Meninggalnya Hj Neneng Hadiani, Kader Partai Golkar Pertanyakan PAW: Tidak Ada Kejelasan

Di Malaysia Harga Minyak Goreng Hanya Rp 8500 an per Liter? Kok Bisa? Simak Penjelasannya

Di Malaysia Harga Minyak Goreng Hanya Rp 8500 an per Liter? Kok Bisa? Simak Penjelasannya

Mahal Banget! Parkir Bus di Yogyakarta Rp. 350 Ribu

Mahal Banget! Parkir Bus di Yogyakarta Rp. 350 Ribu

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.