Untuk Investasi Desa, ADPD Bisa Kembangkan BumDes: Jangan Hanya untuk Infrastruktur

oleh
Ketua DPRD Kab. Bandung, Instagram/kangsugih1
Ketua DPRD Kab. Bandung, Instagram/kangsugih1

Kab. Bandung, BewaraJabar — Anggaran Dana Perimbangan Desa (ADPD) jangan hanya digunakan untuk infrastruktur. Dana desa dan ADPD bisa digunakan untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Sugianto, saat di konfirmasi, Kamis (20/1).

Politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengatakan anggaran desa harus dikembangkan sehingga bisa memberikan pemasukan untuk Pendapatan Asli Desa (PADes).

Salah satu contohnya, lanjut Sugianto, Pemerintah Desa dapat menggunakan dana desa dan ADPD untuk mengembangkan BumDes.

“Dengan mereka mendapat DD atau ADPD mereka bisa mengembangkan uang itu, bukan jadi mati uang itu, bukan hanya jadi infrastruktur, tapi uang itu berkembang, tahun ini investasi dia selanjutnya dapat royalti,” kata Sugianto yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung.

“Dari alokasi yang disampaikan dari ADPD, masuk ke BumDes,” ujarnya.

Dikatakan Sugianto, salah satu contoh BumDes yang dikelola oleh Pemerintah Desa adalah objek wisata yang ada di Desa Mekarjaya, yaitu adalah tempat wisata yang dikelola oleh masyarakat dibawah bimbingan pemerintah desa. Jadi, pemerintah desa memberikan intervensi dalam hal anggaran.

“Hal itu sangat bagus, jadi ada semacam BumDes yang dikelola, otomatis ketika ada pendapatan jadi PADes. Desa melakukan investasi untuk pembukaan jalan, membuat spot selfie, warung, kemudian ada pendapatan, masuk ke kas desa, PADes. Desa seperti ini yang betul-betul diharapkan,” jelas Sugianto.