Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

H. Heri Ukasah Sulaeman: Jadikan Puskesmas sebagai Bagian dari Layanan Kesehatan yang Bersifat Preventif

Admin 001 by Admin 001
11 Desember 2023
in Regional
0
H. Heri Ukasah Sulaeman: Jadikan Puskesmas sebagai Bagian dari Layanan Kesehatan yang Bersifat Preventif
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Bewara Jabar – Kesehatan merupakan kebutuhan dasar setiap orang. Sehingga indeks pembangunan manusia dalam bidang kesehatan, harus mendapatkan perhatian yang serius.

Layanan kesehatan primer, berdasarkan definisi WHO adalah pendekatan kesehatan yang melibatkan masyarakat serta berpusat pada pemenuhan kebutuhan individu, keluarga dan komunitas.

REKOMENDASI

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Bagi negara Indonesia, keberadaan puskesmas menjadi salah satu bentuk layanan kesehatan primer sekaligus fondasi sistem kesehatan nasional.

Puskesmas sebenarnya berpotensi tinggi membantu penanganan wabah. Dengan jumlah melebihi 10.000 di seluruh Indonesia, puskesmas memiliki cakupan wilayah kerja yang amat luas.

Keberadaan Puskesmas ini menurut Anggota Komisi 5 DPRD Jawa Barat, Heri Ukasah, sejalan dengan fungsi pokok puskesmas, yaitu upaya preventif ataupun promotif.

“Upaya layanan kesehatan ini merupakan prioritas. Jadikan Puskesmas ini sebagai bagian dari layanan kesehatan yang bersifat preventif. Dalam soal pelacakan, mereka juga memiliki jejaring komunitas yang luas sehingga mampu melakukan surveilans secara efektif,” jelas Heri Ukasah, dikutip dari elJabar.com.

Namun memang fasilitas layanan kesehatan di Puskesmas tidak mungkin selengkap Rumah Sakit, karena sesuai typenya. Maka untuk rujukan lanjutan layanan kesehatan, keberadaan Rumah Sakit juga sangat dibutuhkan. Sehingga fasilitas dan layanan medis Rumah Sakit harus lebih maksimal.

Apabila melihat data jumlah tenaga medis secara nasional, Jawa Barat termasuk cukup tinggi. Namun itu tidak bisa memberikan jaminan dalam hal kualitas pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat. Karena salah satu yang menjadi persoalan adalah kesenjangan jumlah tenaga medis dan masih kurangnya jumlah rumah sakit yang dibutuhkan di Jawa Barat.

Menurut Heri Ukasah yang juga merupakan Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat, jumlah tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis di Jawa Barat mencapai sekitar 25 % dari total jumlah tenaga medis di Indonesia.

“Namun pada kenyataannya, jumlah tersebut belum mampu memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan maksimal bagi masyarakat Jawa Barat. Sehingga ini menjadi problem juga dalam memberikan layanan yang maksimal,” ujarnya.

Sementara itu dengan masih adanya kesenjangan jumlah tenaga medis yang tersebar di beberapa daerah di Jawa Barat, menjadi salah satu faktor. Akibatnya, pelayanan kesehatan belum berjalan secara optimal.

Sehingga keberadaan dan jumlah kebutuhan tenaga medis yang ada di Jawa Barat tidak merata sebarannya. Di beberapa wilayah, masih terjadi penumpukan sumber daya manusia. Tapi di wilayah lainnya, masih terjadi kekurangan.

“Dengan melihat kenyataan ini, saya berharap Pemprov Jabar mampu membuat terobosan langkah konkrit, untuk mengurangi kesenjangan tenaga medis di sejumlah daerah terpencil,” harapnya.

Kesenjangan itu juga tidak hanya terjadi pada tenaga medis. Tetapi juga, pada jumlah dokter. Hal itu akan berdampak pada kualitas kesehatan masyarakat Jawa Barat. Memang Jabar tidak kekurangan dokter, karena seperempat dari jumlah dokter di Indonesia ada di Jawa Barat.

Dengan adanya kesenjangan dalam sebaran jumlah dokter spesialis di kabupaten/kota, menurut Heri Ukasah, merupakan problem yang harus diselesaikan oleh Pemprov Jabar.

Heri Ukasah selaku Anggota Komisi 5 DPRD Jabar, siap mendorong eksekutif untuk mengakomodasi penyelesaian masalah itu. Sehingga untuk kedepannya, tidak ada lagi keluhan-keluhan terkait kekurangan dokter spesialis.

“Tentu saja kami selalu siap mendukung kebijakan pemerintah, Dinas Kesehatan, untuk merealisasikan program peningkatan layanan kesehatan di Jabar,” janjinya.

Sementara itu, selain tenaga medis dan dokter, problem dalam layanan kesehatan di Jawa Barat juga, adalah masalah jumlah ideal rumah sakit.

Untuk menjawab tantangan seperti yang diungkapkan diatas, Provinsi Jawa Barat harus menambah jumlah Rumah Sakit, baik pemerintah maupun swasta. Jika ingin memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi sekitar 50 juta jiwa penduduk. Setidaknya dari jumlah rumah sakit yang ada sekitar 100 lebih, Jawa Barat harus menambah sekitar 30-40 rumah sakit lagi.

“Pastinya, perlunya penambahan rumah sakit ini. Memang sangat penting. Jumlah ideal rumah sakit ini, tentunya untuk memberikan layanan maksimal bagi kesehatan masyarakat Jabar,” ujarnya.

Dengan meningkatnya pelayanan kesehatan, tentunya akan berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Terlebih lagi disaat masih adanya pandemi Covid-19 seperti pada tahun-tahun lalu, indeks kesehatan pun kini harus lebih menjadi fokus Pemprov Jabar, selain indeks pendidikan dan indeks daya beli.

“Tentu kita berharap, semoga indeks kesehatan Jabar terus naik. Sehingga berpengaruh terhadap meningkatnya angka IPM,” harapnya.

Untuk melayani kebutuhan diluar kondisi seperti pandemi Covid-19 yang pernah terjadi tahun lalu, layanan tenaga medis, dokter dan ruangan perawatan, masih sering kekurangan. Apalagi kalau ada wabah yang tidak terduga seperti pandemi.

“Makanya ini penting sekali untuk menambah jumlah rumah sakit, maupun ruang perawatan pasien di rumah sakit yang sudah berdiri dibangun,” pungkasnya.

Tags: DPRD Jawa BaratHeri Ukasah
SendShare197Tweet123
Previous Post

DPRD Provinsi Jawa Barat Belum Bahas Pergantian Nama BIJB Kertajati

Next Post

Pj Wali Kota Bandung: Korpri Harus Turut Sukseskan Program Pemerintah

RelatedPosts

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
Ummi Oded Dorong Perda OPSM Jawa Barat Segera Disahkan, 80 Ormas Deklarasikan Dukungan
Regional

Ummi Oded Dorong Perda OPSM Jawa Barat Segera Disahkan, 80 Ormas Deklarasikan Dukungan

28 Juni 2026
BIJB Kertajati Majalengka Siap Fasilitasi Keberangkatan Calon Jemaah Haji Asal Jabar
Regional

BIJB Kertajati Majalengka Siap Fasilitasi Keberangkatan Calon Jemaah Haji Asal Jabar

26 Februari 2025
Jadi Narasumber Utama Hubungan Internasional on Vacation Unikom, Rafael Situmorang Bahas Kerjasama Luar Negeri
Regional

Jadi Narasumber Utama Hubungan Internasional on Vacation Unikom, Rafael Situmorang Bahas Kerjasama Luar Negeri

26 Februari 2025
Lewat Penyebarluasan Perda Provinsi Jabar, Saeful Bachri Sebut Anak Adalah Amanah yang Perlu Kita Lindungi
Bewara Jabar

Lewat Penyebarluasan Perda Provinsi Jabar, Saeful Bachri Sebut Anak Adalah Amanah yang Perlu Kita Lindungi

1 Desember 2024
Sah, Syahrir Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Jawa Barat
Bewara Jabar

Sah, Syahrir Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Jawa Barat

8 November 2024
Tata Tertib DPRD Jawa Barat Jadi Contoh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh
Regional

Tata Tertib DPRD Jawa Barat Jadi Contoh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh

22 Oktober 2024
Hari Jadi ke 79 Provinsi Jabar, Ineu Purwadewi Sundari Berharap Kebijakan Selaras dengan Aspirasi Masyarakat
Regional

Hari Jadi ke 79 Provinsi Jabar, Ineu Purwadewi Sundari Berharap Kebijakan Selaras dengan Aspirasi Masyarakat

20 Agustus 2024
HUT ke 79 Jabar, Ini yang Diharapkan Banmus DPRD Jawa Barat
Bewara Jabar

HUT ke 79 Jabar, Ini yang Diharapkan Banmus DPRD Jawa Barat

20 Agustus 2024
Next Post
Pj Wali Kota Bandung: Korpri Harus Turut Sukseskan Program Pemerintah

Pj Wali Kota Bandung: Korpri Harus Turut Sukseskan Program Pemerintah

Jelang Akhir Masa Darurat Sampah, Sekda Beberkan Sejumlah Perkembangan Positif

Jelang Akhir Masa Darurat Sampah, Sekda Beberkan Sejumlah Perkembangan Positif

Puji Progres Pembangunan PLTA Kayan Cascade, Wabup Bulungan, Ingkong Ala Sebut akan Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Puji Progres Pembangunan PLTA Kayan Cascade, Wabup Bulungan, Ingkong Ala Sebut akan Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

PWI Jabar mendorong pers aktif mencegah penipuan AI melalui verifikasi informasi, edukasi publik, dan penguatan literasi digital masyarakat.

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.