Bandung, Bewarajabar.com – Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui pendekatan yang lebih aktif dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Hal tersebut disampaikan Edwin Senjaya saat menghadiri Lokakarya Mini Tribulanan yang diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Bandung Kidul, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur kewilayahan, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Bandung Kidul.
Dalam sambutannya, legislator yang akrab disapa Kang Edwin itu menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi secara optimal oleh pemerintah.
Menurutnya, tidak boleh ada warga Kota Bandung yang mengalami sakit namun kesulitan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak.
“Saya berharap tidak ada satu pun warga Kota Bandung yang sakit tetapi tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Pelayanan kesehatan harus hadir dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Kang Edwin.
Kang Edwin menilai paradigma pelayanan kesehatan perlu terus ditingkatkan, tidak hanya mengandalkan masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga mendorong petugas kesehatan untuk lebih aktif menjangkau warga yang membutuhkan bantuan.
Ia mengajak seluruh tenaga kesehatan di lapangan untuk menerapkan pola pelayanan yang lebih proaktif melalui pendekatan jemput bola, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas atau mengalami kondisi kesehatan serius.
“Saya berharap peran petugas kesehatan itu bukan menunggu bola, tetapi jemput bola. Pelayanan kesehatannya yang mendatangi masyarakat, petugas kesehatannya yang datang langsung untuk melihat kondisi warga yang sedang sakit,” tegasnya.
Menurut Kang Edwin, langkah tersebut menjadi penting untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dari layanan kesehatan hanya karena keterbatasan akses atau kondisi fisik yang tidak memungkinkan.
Komitmen tersebut tidak hanya disampaikan dalam bentuk imbauan, tetapi juga diwujudkan secara langsung oleh Kang Edwin setelah kegiatan berlangsung.
Didampingi aparat kewilayahan, ia mengunjungi seorang warga di Kelurahan Mengger RW 03, Kecamatan Bandung Kidul, yang tengah berjuang melawan penyakit kanker usus dan telah lama terbaring di tempat tidur.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus untuk memastikan kondisi warga yang membutuhkan perhatian khusus dapat diketahui secara langsung.
Menurut Kang Edwin, kehadiran pemerintah dan para pemangku kepentingan di tengah masyarakat merupakan bagian penting dalam memberikan dukungan moral maupun memastikan kebutuhan pelayanan dapat terpenuhi.
“Kita harus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang sedang menghadapi kondisi kesehatan yang berat. Kehadiran dan perhatian dari pemerintah menjadi bagian penting dalam memberikan semangat serta memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan,” katanya.
Selain menyoroti sektor kesehatan, Kang Edwin juga menunjukkan kepeduliannya terhadap penguatan aktivitas sosial dan kebugaran masyarakat melalui penyerahan sejumlah bantuan kepada warga Bandung Kidul.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan sarana olahraga tenis meja kepada beberapa RW sebagai upaya mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan aktif berolahraga.
Menurutnya, olahraga menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Melalui fasilitas olahraga ini, kami berharap masyarakat semakin aktif berolahraga sehingga kesehatan dan kebugaran warga dapat terus terjaga,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Kang Edwin juga menyerahkan bantuan seragam bagi ibu-ibu Majelis Taklim yang merupakan hasil aspirasi masyarakat di lingkungan Kecamatan Bandung Kidul.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat yang selama ini berjalan di tingkat kewilayahan.
Kang Edwin menegaskan bahwa sinergi antara DPRD, pemerintah kewilayahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus terus diperkuat guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.
Ia berharap seluruh program yang dijalankan pemerintah dapat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung.
“Kolaborasi antara legislatif, pemerintah kewilayahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus terus diperkuat agar pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan Lokakarya Mini Tribulanan tersebut, Kang Edwin berharap kualitas pelayanan kesehatan di Kota Bandung semakin meningkat dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.
“Tujuan akhirnya adalah memastikan seluruh warga Kota Bandung mendapatkan pelayanan yang terbaik, baik di bidang kesehatan, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

















