Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Artikel Pilihan

Ketahui Hewan Kurban Layak Dan Sehat Lewat E-Selamat

ocha by ocha
16 Juli 2021
in Artikel Pilihan
0
Ketahui Hewan Kurban Layak Dan Sehat Lewat E-Selamat
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Bewarajabar — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) membuat terobosan soal kelayakan dan kesehatan hewan kurban. Yakni melalui sebuah aplikasi yang dapat mendeteksi keabsahan bahwa hewan tersebut sudah diperiksa.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengungkapkan, aplikasi bernama e-Selamat. Aplikasi ini memuat data hewan kurban yang telah diperiksa oleh Tim Pemeriksa Hewan Kurban.

REKOMENDASI

Geliat Pangandaran

Geliat Pangandaran

9 Januari 2022
Drs. Firli Bahuri, M.Si. - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019–2023.

Catatan Akhir Tahun Drs. Firli Bahuri, M.Si., Menyongsong Tahun 2022

31 Desember 2021
Catatan Akhir Tahun 2021 PWI: Kontribusi Media dalam Menghadapi Pandemi dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers

Catatan Akhir Tahun 2021 PWI: Kontribusi Media dalam Menghadapi Pandemi dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers

31 Desember 2021
Teknologi 5G Mempercepat Kehadiran Industry 5.0 Profesi Hukum Akan Kalah Bersaing Jika Tidak Merespon Transformasi Digital

Teknologi 5G Mempercepat Kehadiran Industry 5.0 Profesi Hukum Akan Kalah Bersaing Jika Tidak Merespon Transformasi Digital

30 Agustus 2021

Gin Gin memaparkan, biasanya para tim pemeriksa hanya menyematkan kalung sebagai tanda sehat dan layak untuk hewan kurban. Namun, kali ini dalam kalung dilengkapi barcode.

Petugas tim pemeriksa akan mengunggah beragam informasi hewan kurban ke aplikasi e-Selamat berdasarkan hasil dari pemeriksaan.
Dari barcode tersebut calon pembeli bisa mengakses informasi mengenai hewan kurban tersebut.

“Tahun ini kita mengembangkan aplikasi e-Selamat. Kita kembangkan untuk mendata identitas hewan kurban. Terkait asalnya dari mana, terkait syarat-suaratnya, usia kondisi kesehatan, dan sebaginya,” ucap Gin Gin, Kamis, 15 Juli 2021.

Bagi masyarakat yang ingin memastikan kesehatan dan kelayakan hewan tersebut bisa menggunakan aplikasi e-Selamat dari Instagram DKPP ataupun melalui link di website resminya.

Apabila sudah memiliki aplikasi tersebut, maka bisa digunakan dengan hanya memindai kode ‘barcode’ yang tertera pada kalung di hewan kurban.

“Jadi setiap warga bisa mengetahui informasi data hewan termasuk fotonya. Sehingga bisa dipastikan hewan tersebut betul-betul sehat,” ujarnya.

Gin Gin yakin dengan aplikasi ini seleksi hewan kurban akan semakin ketat. Sebab, satu kode ‘barcode’ hanya digunakan untuk satu ekor hewan yang sudah diperiksa.

“Karena selama ini juga ada isu bahwa kalung yang dipasangkan bisa dipindahkan ke hewan tidak sehat. Barcode ini unik hanya untuk satu identitas hewan. Jadi tidak bisa dipindah-pindahkan,” tegasnya.

Gin Gin menuturkan, saat ini tim pemeriksa DKPP dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat sudah bergerak menyusuri titik penjualan hewan kurban di 30 kecamatan. Satu tim di tiap kecamatan terdiri dari 2-3 orang.

“Tim sudah berjalan dari 12 Juli lalu. Tim ini tugasnya memeriksa dan memastikan hewan kurban yang beredar di Kota Bandung sehat dan layak,” jelasnya.

Untuk hewan yang sudah diperiksa, sambgung Gin Gin, akan diberi tanda kalung khusus penanda apabila hewan tersebut sehat dan layak sesuai persyaratan untuk hewan kurban. Penandaan serupa juga dilakukan apabila terdeteksi hewan yang tidak sehat dan tidak layak.

“Hewan tidak sehat akan ditandai misalkan dengan warna atau ditandai sebagai hewan yang tidak sehat dan dipisahkan. Sampai nanti diganti atau ditunggu sampai dinyatakan sehat dan layak,” ujarnya.

Gin Gin mengungkapkan, hingga Selasa 14 Juli pukul 17.00 WIB, tim sudah memeriksa kepada 3925 ekor hewan kurban. Ada sebanyak 1.076 ekor sapi yang sehat dan layak layak. Sedangkan sebanyak 62 ekor tidak lolos pemeriksaan.

Kemudian untuk pemeriksaan domba yang sehat dan layak untuk kurban sudah tercatat 2.616 ekor. Dari jumlah itu, 158 ekor lainnya tidak sehat dan layak. Pemeriksaan juga menemukan 8 kambing yang sehat dan layak, sementara 5 ekor lainnya tidak.

“Ketidaklayakan dan tidak sehat ini umumnya disebabkan oleh usia yang belum memenuhi. Kalau sapi tidak kurang 2 tahun dan sudah tumbuh gigi tetap dan syarat lain,” ujarnya.

“Kebanyakan memang belum cukup umur. Ada beberapa penyakit memang seperti sakit mata atau di sekitar mulut, tapi itu bisa segerea diobati,” bebernya.

Masih menurut Gin Gin, tim pemeriksa akan bertugas sampai 19 Juli 2021. Selanjutnya, tim post-mortem akan bergerak memantau pelaksanaan penyembelihan dan memeriksa kualitas hasil penyembelihan.

“Tim post-mortem akan memastikan hewan kurban setelah dipotong. Bagian hewan yang tidak layak konsumsi akan dipisahkan. Tim bergerak pada masa pemotongan yaitu sampai hari keempat lebaran,” katanya.

Perihal anjuran penyembelihan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH), Gin Gin mengimbau bagi masyarakat yang berminat mennggunakan jasa RPH milik Pemerintah Kota Bandung untuk segera berkoordinasi. Mengingat kuotanya terbatas.

Kota Bandung memiliki dua RPH, yakni di Jalan Arjuna dan di Cirangrang. Bagi yang berminat menggunakan jasa penyembelihan di RPH ini bisa menghubungi Endang Priatna di nomor telepon 082316644625.

“Saat pandemi ini kita ada pembatasan jumlah petugas dan jam kerja juga berkurang. Biasanya dari pukul 08.00 WIB sampai petang. Sekarang untuk berkurban hanya sampai pukul 13.00 WIB. Di RPH juga hanya melayani sapi,” terangnya.

Tags: hewan qurbanidul adhaQurban
SendShare196Tweet123
Previous Post

Karunia Fitriadi: Penerapan PPKM Darurat, Masyarakat Berpotensi Kehilangan Hak Kebutuhan Dasar

Next Post

Ini Pedoman Pelaksanaan Iduladha 1442 Hijriah

RelatedPosts

Idul Adha 1443 H, CCEP Indonesia Donasikan Hewan Kurban untuk Warga Sekitar
Regional

Idul Adha 1443 H, CCEP Indonesia Donasikan Hewan Kurban untuk Warga Sekitar

12 Juli 2022
Beli Hewan Kurban di Hari Raya Idul Adha Tanpa Repot, Cukup Daring dan Bayar Cashless
Ragam

Beli Hewan Kurban di Hari Raya Idul Adha Tanpa Repot, Cukup Daring dan Bayar Cashless

29 Juni 2022
Jelang-Idul-adha-Ridwan-Kamil-Imbau-Semua-Daerah-di-Jawa-Barat-Tingkatkan-Pengawasan-Lalu-Lintas-Ternak
Nasional

Jelang Idul adha, Ridwan Kamil Imbau Semua Daerah di Jawa Barat Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas Ternak

9 Juni 2022
Demi Meminimalisir Kerumunan, Manfaatkan RPH Untuk Potong Hewan Kurban
Regional

Demi Meminimalisir Kerumunan, Manfaatkan RPH Untuk Potong Hewan Kurban

20 Juli 2021
Esensi Idul Adha, Tauladan Keluarga Nabi Ibrahim AS dan Kebijakan Baginda Rasulullah adalah Solusi Pemberantasan Korupsi di NKRI
Nasional

Esensi Idul Adha, Tauladan Keluarga Nabi Ibrahim AS dan Kebijakan Baginda Rasulullah adalah Solusi Pemberantasan Korupsi di NKRI

19 Juli 2021
Oded Ajak Warga Kota Bandung Berkurban
Regional

Oded Ajak Warga Kota Bandung Berkurban

17 Juli 2021
Next Post
Ini Pedoman Pelaksanaan Iduladha 1442 Hijriah

Ini Pedoman Pelaksanaan Iduladha 1442 Hijriah

MUI: Rayakan Iduladha Di Rumah Tetap Afdal

MUI: Rayakan Iduladha Di Rumah Tetap Afdal

Brimob Jabar Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Lingkungan Desa Cintamulya

Brimob Jabar Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Lingkungan Desa Cintamulya

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.