Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Anggaran Jabar 2026 Prioritaskan Bansos, Pelunasan Tunggakan Proyek Rp621 Miliar dan Penanganan Bencana

Admin 001 by Admin 001
11 Maret 2026
in Regional
0
Anggaran Jabar 2026 Prioritaskan Bansos, Pelunasan Tunggakan Proyek Rp621 Miliar dan Penanganan Bencana
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Bewarajabar.com – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, H. MQ Iswara, mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat tahun 2026 telah mengalami tiga kali pergeseran.

Hal ini disampaikannya dalam program Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan bersama Jurnalis Hukum Bandung di Hotel Horison Bandung, Rabu (11/3/2026).

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026

Pria yang akrab disapa Kang Iswara ini memaparkan secara rinci tiga fokus utama pergeseran anggaran tersebut, mulai dari bantuan sosial, pembayaran utang ke rekanan, hingga mitigasi bencana.

1. Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Penutupan Tambang di Bogor

Pergeseran pertama, menurut Kang Iswara, dialokasikan untuk membantu masyarakat Kabupaten Bogor yang kehilangan mata pencaharian akibat penghentian izin usaha pertambangan.

“Pergeseran yang pertama untuk menutupi atau membantu masyarakat di Kabupaten Bogor akibat terdampak diberhentikannya izin usaha tambang. Banyak karyawan dan masyarakat yang tidak bisa bekerja. Ternyata di Kabupaten Bogor itu sangat banyak sekali,” ujarnya.

2. Pembayaran Tunggakan ke Pihak Ketiga Rp621 Miliar

Pergeseran kedua dilakukan untuk menyelesaikan kewajiban pemerintah kepada pihak ketiga atau rekanan yang selama ini tertunda pembayarannya.

“Ini untuk menutupi kegiatan yang belum teranggarkan sebelumnya, yaitu kegiatan-kegiatan yang kemarin tunda bayar yang nilainya sebesar Rp621 miliar,” jelas Kang Iswara.

Ia merinci bahwa angka Rp621 miliar tersebut merupakan hasil audit inspektorat atas proyek-proyek, khususnya di sektor infrastruktur, yang pengerjaannya telah dilakukan namun pembayarannya tertunda.

“Pemerintah melakukan efisiensi di setiap OPD terkait, kemudian hasil efisiensi itu disimpan dan digunakan untuk membayar kepada pihak ketiga. Alhamdulillah, di bulan Februari kemarin sudah dilakukan dan di bulan ini sudah selesai semua. Rp621 miliar sudah dibayar,” tegasnya.

3. Antisipasi Perubahan Iklim dan Bencana Hidrometeorologi

Pergeseran ketiga yang telah dilakukan adalah untuk mengantisipasi perubahan iklim (climate change). Kang Iswara menyoroti tingginya curah hujan yang tidak menentu dan sulit diprediksi.

“Pergeseran ketiga terkait dengan antisipasi perubahan iklim, yaitu untuk mitigasi bencana hidrometeorologi. Cuaca sekarang tidak bisa diprediksi, curah hujan di atas rata-rata, dan kejadian banjir serta longsor akan lebih sering terjadi di tahun ini,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan kajian dan mengalokasikan anggaran untuk memperkuat mitigasi bencana di Jawa Barat pada tahun 2026 ini.

Optimisme Pendapatan di Tengah Tekanan Pusat

Dalam kesempatan yang sama, Kang Iswara juga menjelaskan dinamika postur APBD Jabar 2026 yang mengalami penurunan dari Rp37 triliun menjadi Rp31 triliun. Penyebab utamanya adalah berkurangnya dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat sebesar Rp2,458 triliun.

Meski demikian, Pemprov Jabar dan DPRD sepakat untuk tetap optimistis dengan tidak menurunkan target pendapatan secara drastis. Hal ini didasari oleh adanya piutang pemerintah pusat kepada Jabar.

“Pemerintah pusat punya utang ke Jawa Barat, yaitu kurang salur dana bagi hasil di tahun 2023 dan 2024 sebesar Rp1,6 triliun. Kita berharap pemerintah pusat di tahun ini bisa membayar. Makanya kita tidak menurunkan target pendapatan,” terangnya.

Ia mengakui bahwa Kementerian Dalam Negeri sempat meminta agar target pendapatan diturunkan. Namun, Pemprov dan DPRD bersepakat untuk mempertahankannya dengan tiga pernyataan sikap resmi:

1. Akan menindaklanjuti hasil evaluasi Kemendagri.
2. Jika pendapatan tidak tercapai, akan dilakukan perubahan anggaran yang dipercepat dengan memprioritaskan kegiatan inti.
3. Jika perubahan anggaran pun tidak mencukupi, maka opsi pinjaman daerah akan dipertimbangkan.

Klarifikasi Isu Pinjaman Daerah Rp2 Triliun

Menanggapi isu yang berkembang di media terkait rencana peminjaman Rp2 triliun, Kang Iswara memberikan klarifikasi tegas. Ia menegaskan bahwa hal tersebut adalah pemahaman yang tidak utuh.

“Itu adalah bagian dari negosiasi saat Kemendagri meminta kami menurunkan pendapatan. Dalam surat pernyataan bersama, kami menyebutkan pinjaman daerah sebagai opsi terakhir, bukan sebuah keputusan. Tidak ada kalimat ke mana dan besarannya, belum ada,” tegasnya.

Ia menjelaskan mekanisme pinjaman biasanya dilakukan melalui Kementerian Keuangan atau sindikasi perbankan. Terkait wacana melibatkan Bank BJB, Kang Iswara menyebut adanya keterbatasan ruang gerak karena aturan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).

“Dari total aset Rp130 triliun, BMPK BJB hanya Rp13 triliun dan itu sudah terpakai untuk membantu BPR, BUMD, bahkan bank di provinsi lain. Saat ini kapasitas BJB hanya tersisa sekitar Rp300 miliar,” pungkasnya.

SendShare199Tweet124
Previous Post

BRI Cabang Cibadak Salurkan Bantuan Sembako bagi Pengungsi Bencana Tanah Bergerak di Sukabumi

Next Post

Bukber Ala JHB, Ungkap RJ di UU KUHP Baru, Ini Penjelasannya

RelatedPosts

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial
Ragam

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon
Regional

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar
Ekonomi

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota
Ragam

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen
Ekonomi

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar
Regional

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta
Regional

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa
Regional

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026
Green Campus USB YPKP Bandung Jadi Fondasi Talenta Industri Hijau
Pendidikan

Green Campus USB YPKP Bandung Jadi Fondasi Talenta Industri Hijau

30 September 2026
Next Post
Bukber Ala JHB, Ungkap RJ di UU KUHP Baru, Ini Penjelasannya

Bukber Ala JHB, Ungkap RJ di UU KUHP Baru, Ini Penjelasannya

BAZNAS Jabar Berbagi Bahagia Ramadhan Bersama Pekerja Informal di Bandung

BAZNAS Jabar Berbagi Bahagia Ramadhan Bersama Pekerja Informal di Bandung

Jelang Lebaran, BAZNAS Kota Bandung Ajak Warga Pahami Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Jelang Lebaran, BAZNAS Kota Bandung Ajak Warga Pahami Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.