Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

dr. Agung Firmansyah: Pengabdian Mahasiswa Harus Hadirkan Dampak Nyata

Admin 001 by Admin 001
24 Januari 2026
in Regional
0
dr. Agung Firmansyah: Pengabdian Mahasiswa Harus Hadirkan Dampak Nyata

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.Pd., KHOM., MMRS., FINASIM., menjadi narasumber acara BEM KM Universitas Pasundan, di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, 24 Januari 2026. (Indra/Humpro DPRD Kota Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Bewarajabar.com – Program pengabdian masyarakat dapat mengasah kemampuan mahasiswa untuk membantu menuntaskan sejumlah masalah yang dihadapi warga. Program ini merupakan satu dari tiga kewajiban dasar perguruan tinggi selain pendidikan dan penelitian.

“Mahasiswa bukan hanya pelajar, tetapi pelayan nilai dan penjaga nurani sosial. Di kampus mencetak ilmu dalam ruang akademik untuk membangun fondasi pengetahuan dan saat pengabdian kepada masyarakat ini yang akan menjadi kontribusi untuk membenahi persoalan di lingkungan sosial,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.Pd., KHOM., MMRS., FINASIM., saat menjadi narasumber acara Upgrading Pengabdian Mahasiswa BEM KM Universitas Pasundan bertema “Grow to Make an Impact: Bergerak Bersama untuk Perubahan”, di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, 24 Januari 2026.

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026

dr. Agung menjelaskan, program pengabdian kepada masyarakat akan berdampak bila dalam tahapannya diterapkan nilai-nilai yang tepat. Pengabdian masyarakat kerap tak berjalan baik selepas program tersebut usai.

Dalam presentasinya “Pengabdian Masyarakat: Dari Program Menjadi Dampak” di acara tersebut, dr. Agung memaparkan sejumlah kesalahan umum yang sering dikaitkan dengan pengabdian masyarakat.

Pengabdian masyarakat sering dirasa sebagai seremonia belaka. Selepas itu hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat terputus. “Banyak dokumentasi tetapi minim perubahan.

Kegiatan jalan tetapi masalah ada. Proyek selesai, relasi putus. Tidak ada tindak lanjut setelah program berakhir. Seharusnya tidak seperti itu. Mahasiswa harus datang dengan solusi dari hasil memahami kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pengabdian kepada masyarakat adalah kehadiran yang bermakna. Bukan sekadar simpati, tetapi harus menjadi rencana aksi yang terorganisir dengan baik.

“Mahasiswa harus datang, lalu merancang solusi yang relevan. Tanggung jawab sosial yang konsisten. Jadi prinsip dasarnya datang ke tengah masyarakat untuk belajar, bukan untuk menggurui,” tuturnya.

Ia pun membagikan rumus pengabdian masyarakat yang memberi dampak. Di antaranya, masalah nyata yang dihadapi warga harus diselesaikan solusi relevan. Rancang pendekatan sesuai konteks lokal, kolaborasi, libatkan warga sebagai subjek aktif, serta membangun sistem yang mandiri sehingga hasil program bisa dijalankan keberlanjutan.

Calon Pemimpin

dr. Agung menambahkan, peran mahasiswa di masyarakat bisa berwujud sebagai agen perubahan, kontrol sosial, serta pencetak pemimpin. Agen perubahan yakni bergerak mengubah dengan cara yang beradab. Bukan berarti paling lantang, tetapi menginisiasi solusi, menggerakkan partisipasi, menguatkan kapasitas masyarakat, hingga membuat perubahan realistis.

“Contoh, membuat sistem antrean layanan warga untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik, pemetaan keluarga rentan supaya bisa memastikan bantuan tepat sasaran dan tertata dengan baik, atau membuat kelas literasi kesehatan atau keuangan,” katanya.

Dalam fungsi kontrol sosial, mahasiswa yang menjalankan program pemberdayaan masyarakat diharapkan menyampaikan kritik berbasis data dan adab, advokasi berbasis kebutuhan, atau mengawal layanan publik. Program ini juga akan ikut membentuk mahasiswa sebagai calon pemimpin di masa mendatang.

“Membentuk pemimpin membutuhkan kedisiplinan nilai, kekuatan mental, berpikir kritis, dan menepati janji. Jangan merusak kepercayaan masyarakat. Hormati budaya lokal, pahami adat istadat dan tata krama setempat. Libatkan tokoh masyarakat dalam setiap tahapan, jaga komunikasi, dan jaga dokumentasi beretika,” ujarnya.

Indikator dari kesuksesan program pengabdian masyarakat yang berdampak akan terlihat melalui perubahan perilaku warga, sistem baru yang terbentuk untuk menggerakkan potensi lokal, dan penurunan masalah yang terukur.

“Dampaknya tidak selalu viral, tetapi harus terasa. Pengabdian yang baik menciptakan warga yang mampu melanjutkan program-program yang dijalankan. Jadikan pengabdian ini bukan sebagai program tetapi menjadi karakter. Kita bergerak bukan untuk terlihat tetapi untuk berdampak. Bukan untuk sekadar dokumentasi tetapi untuk bertransformasi,” tutur dr. Agung.

Acara ini juga diisi narasumber Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung Gin Gin Ginanjar dan Ketua Tim Kerja SDM Kesehatan Asep Kamal Sahroni, serta dihadiri Wakil Rektor I Universitas Pasundan Prof. Cartono.

Tags: Agung Firmansyahbandung hari iniBEM Universitas Pasundandprd Kota BandungKuliah SosialMahasiswa Agen PerubahanPemberdayaan MasyarakatPendidikan TinggiPengabdian Mahasiswa
SendShare197Tweet123
Previous Post

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Next Post

Mahasiswa ITB Cuma Bayar Rp2.000! Halte ITB Resmi Beroperasi, Metro Jabar Trans Jadi Andalan Mobilitas Kampus–Jatinangor

RelatedPosts

Green Campus USB YPKP Bandung Jadi Fondasi Talenta Industri Hijau
Pendidikan

Green Campus USB YPKP Bandung Jadi Fondasi Talenta Industri Hijau

30 September 2026
BAZNAS Jabar Buka Jalan Kerja Lewat Layanan Hapus Tato Gratis
Regional

BAZNAS Jabar Buka Jalan Kerja Lewat Layanan Hapus Tato Gratis

10 September 2026
Radea Respati Soroti Kewajiban Hardcopy yang Dinilai Picu Sampah
Regional

Radea Respati Soroti Kewajiban Hardcopy yang Dinilai Picu Sampah

25 Juli 2026
Asep Mulyadi Dukung Langkah Tegas Kapolda Jabar Berantas Begal di Kota Bandung
Regional

Asep Mulyadi Dukung Langkah Tegas Kapolda Jabar Berantas Begal di Kota Bandung

20 Juli 2026
Asep Mulyadi Buka Gebyar BBGRM Astanaanyar, Tegaskan Gotong Royong Modal Pembangunan Bandung
Regional

Asep Mulyadi Buka Gebyar BBGRM Astanaanyar, Tegaskan Gotong Royong Modal Pembangunan Bandung

19 Juli 2026
Komisi III DPRD Kota Bandung Kawal Anggaran Prioritas 2027 demi Layanan Publik
Regional

Komisi III DPRD Kota Bandung Kawal Anggaran Prioritas 2027 demi Layanan Publik

18 Juli 2026
Reza Panglima Ulung Ajak Ketua RT RW 05 Ciseureuh Perkuat Pelayanan Masyarakat
Regional

Reza Panglima Ulung Ajak Ketua RT RW 05 Ciseureuh Perkuat Pelayanan Masyarakat

17 Juli 2026
Reza Panglima Ulung Dorong SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Regional

Reza Panglima Ulung Dorong SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung Jadi Mitra Strategis Pemerintah

15 Juli 2026
Pendapatan Kota Bandung Rp7,37 Triliun, DPRD Mulai Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
Regional

Pendapatan Kota Bandung Rp7,37 Triliun, DPRD Mulai Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025

9 Juli 2026
Next Post
Mahasiswa ITB Cuma Bayar Rp2.000! Halte ITB Resmi Beroperasi, Metro Jabar Trans Jadi Andalan Mobilitas Kampus–Jatinangor

Mahasiswa ITB Cuma Bayar Rp2.000! Halte ITB Resmi Beroperasi, Metro Jabar Trans Jadi Andalan Mobilitas Kampus–Jatinangor

Eks Kepala Desa di Kabupaten Sukabumi Menjadi Tersangka Korupsi Dana Milyaran Rupiah, Karena Palsukan TTD Penerima Manfaat BLT

Eks Kepala Desa di Kabupaten Sukabumi Menjadi Tersangka Korupsi Dana Milyaran Rupiah, Karena Palsukan TTD Penerima Manfaat BLT

Wali Kota Bandung Tegaskan Patuh Hukum, Siap Dipanggil Kejari

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.