Gubernur Jabar Menutup Bimtek Jabar Masagi Fase 1

oleh

Bandung ,bewarajabar.com – Gubernur Jawa Barat H. M.Ridwan Kamil  didamping Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj .Dewi Sartika. Menutup kegiatan acara Jabar Masagi Fase 1 dalam pelatihan Jabar Masagi bagi Guru, Manajemen Sekolah dan Komite sekolah serta siswa SMA/SMK  dari 21 sekolah di Jabar. Acara berlangsung di aula Hotel Panorama Lembang.  (28/9/2019).

Disampaikan oleh kang Emil, sapaan pada Gubernur Jabar, tujuan program Jabar Masagi sebagai penguatan untuk pendidikan di Jawa Barat.  Tingginya pendidikan bukan sekedar untuk mencari pekerjaan, tetapi untuk melanjutkan peradaban, khususnya di Jabar yang berbasis karakter budaya Jawa Barat, ujar nya. Kita harus menciptakan kondisi agar sekolah lebih baik untuk siswa, lebih kecerdasannya, lebih kesholehannya,  juga kesehatan fisik dengan dukungan kesiapan dari para Guru sebagai pendidik.

Kondisi Dunia yang makin kompetitif, bukan harus sekedar nilai Raport  yang bagus tapi Bekali juga siswa seiring Dinamika Dunia agar terhindar dari hadirnya Radikalisme, Dunia makin ekstrim banyak yang tidak sesuai dengan Pancasila, anak Jabar tidak boleh pintar Dunia saja, tapi harus disertai akhlak yang bagus. Sesuai dengan misi Jawa Barat Juara Lahir Batin didukung inovasi serta kolaborasi, Tegas Gubernur Jabar yang ditutup dengan pantunnya, Bertamasya ke pantai sepi, berangkat di hari Jum’at. Melalui penguatan karakter Jabar Masagi, kita tingkatkan pendidikan Jawa Barat, kata Ridwan Kamil.

Disampaikan juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr . Hj .Dewi Sartika, terkait pelatihan Bimtek Kepsek/Wakil Kepsek, para guru dan siswa  SMA /SMK  dari 21 sekolah di Jabar, guna meningkatkan kapasitas siswa, Guru, komite sekolah serta manajemen sekolah, diikuti oleh peserta  210 siswa, Guru 84 orang, Manajemen Sekolah 63 orang, dan komite sekolah sebanyak 63 orang. Jumlah keseluruhan 420 Orang.  Narasumber  dari Sinambung Indonesia, UPI, Sekolah Islam Bogor , Rumah Mainstream, Hoax Indonesia, phisikologi Magnata , komunitas ibu belajar Bandung, serta PT. Atasya mas Indonesia, dengan melibatkan panitia bimbingan teknis dari pegawai dilingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa  Barat dibidang Guru Tenaga Kependidikan  (GTK ) Disdik Jabar, ungkap Kadisdik dalam laporan kegiatan pada Gubernur Jawa Barat.  ( Farida )