Kenali Transportasi Tradisional Khas Indonesia

oleh
Kolase transportasi tradisional. (Wikipedia.org)

Bewarajabar.com – Wilayah negara yang luas menciptakan beberapa keberagaman kebudayaan. Salah satunya keberagaman dalam hal transportasi baik di darat, udara hingga di laut.

Beberapa transportasi tersebut ialah transportasi tradisional yang digunakan sejak zaman dahulu kala.

Dilansir dari detik.com inilah transportasi tradisional yang harus kamu tahu!

1. Becak

Becak sendiri berasal dari bahasa Hokkien: be chia yang berarti kereta kuda. Becak adalah transportasi darat roda tiga dengan pengemudi di belakang. Becak biasanya ditemukan di pulau Jawa.

Di Sumatra, pengemudi becak berada di samping. Becak merupakan alat angkutan yang ramah lingkungan karena tidak menyebabkan polusi udara.

2. Bentor

Bentor adalah becak motor. Becak motor berbeda dari becak biasa karena dikendarai dengan sepada motor. Bentor sendiri berasal dari Gorontalo.

Namun, ada beberapa daerah lain yang memanfaatkan bentor sebagai salah satu alat transportasinya.

3. Cidomo

Delman memiliki persamaan dengan cidomo. Perbedaan cidomo dan delman terletak pada rodanya. Jika roda delman menggunakan kayu yang besar sedangkan cidomo menggunakan roda mobil dengan ukuran yang lebih kecil.

Tempat duduk kusir cidomo juga berbeda. Jika delman berada di depan, jika kursi cidomo berada di samping penumpangnya. Cidomo pertama kali muncul di Lombok dan dulunya digunakan untuk mengangkut barang.

4. Andong

Andong adalah alat tranportasi tradisional yang berasal dari Jawa terutama di Yogyakarta. Sejarah andong tidak bisa lepas dari keberadaaan raja-raja Mataram yang memiliki kendaraan khusus, yaitu kereta yang ditarik oleh kuda dengan beragam hiasan yang disebut kereta kencono. Di Kraton Jogjakarta, kereta kerajaan disimpan di Museum Roto Jogja.

5. Oplet

Oplet berasal dari Inggris yang dikenal dengan Morris. Oplet yang terkenal di Jakarta adalah mobil klasik dengan merek Morriss Minor. Morriss ini berukuran lebih kecil dan berformat hatchback.

6. Perahu Klotok

Perahu klotok adalah alat transportasi sungai yang terbuat dari kayu keras seperti ulin. Perahu klotok tersebut memiliki penumpang yang bervariasi, mulai dari ukuran kecil hingga besar. Kapasitasnya memuat dari 5 orang hingga 30 orang. Biasanya digunakan untuk menghubungkan antar kecamatan.

Dalam kebudayaan dan keberagaman di Indonesia memang tidak ada habisnya untuk kita tahu dan kita ulik keunikannya. Sebagai warga Indonesia di zaman globalisasi dan modernisasi sudah sepatutnya kita mempertahankan kebudayaan tradisional untuk di kenalkan kepada generasi selanjutnya.

Editor: Rian Andrian