Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Kisah Viral: Tukang Tato Temporer Aniaya Orangtua Pelanggan di Bandung, Ini Kejadiannya

Admin 001 by Admin 001
6 Januari 2022
in Berita Terkini, Nasional, Peristiwa
0
Kisah Viral: Tukang Tato Temporer Aniaya Orangtua Pelanggan di Bandung, Ini Kejadiannya

Kisah Viral: Tukang Tato Temporer Aniaya Orangtua Pelanggan di Bandung

Share on FacebookShare on Twitter

Bewarajabar.com – Di Jalan Asia Afrika di Bandung, kisah seniman tato temporer yang diduga menganiaya dan melakukan pemerasan pada korbannya ramai dibicarakan dan menjadi viral di media sosial.

Ramai dibicarakan melalui media sosial facebook, korban bercerita tentang kronologi peristiwa yang menimpa dirinya di Jalan Asia Afrika di Bandung.

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

16 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025

Kejadiannya pada hari itu, Senin, 2 Januari 2022, korban  bermain di sekitaran Jalan Asia Afrika, kemudian ditawari terduga pelaku untuk membuat tato temporer.

Dilansir kompas.com, setelah itu pelaku menawarkan harga Rp 3.000 per sentimeter. Kemudian  korban juga tertarik menggunakan jasa tato temporer tersebut.

Setelah selesai mengerjakan jasa tato tersebut, ternyata korban dimintai biaya oleh terduga pelaku hingga Rp 1 juta.

“Ya udah, saya mau kirain ekspektasi saya tidak akan sampai Rp 1 juta kayak gini, masa tato butut (jelek) dua hari luntur hampir Rp 1 juta,” tulis korban.

Karena hanya membawa uang Rp 100.000, ia pun mencoba menjadikan ponselnya sebagai jaminan. Namun, jaminan tersebut ditolak oleh pembuat tato.

Korban pun ditahan hingga lebih dari satu jam oleh pelaku.

Tapi katanya enggak bisa jaminan (HP) kalau dijual boleh, di situ ditahan ditahan enggak boleh pulang sampai ada satu jam lebih, sampai saya bingung banget,” katanya.

Korban kemudian menelepon ayahnya yang tak jauh dari tempatnya ditahan oleh penjual jasa tato.

Saat datang, ternyata ayah korban langsung dianiaya oleh pelaku dan rekan-rekannya. Korban menyebut ada 20 orang yang melakukan penganiayaan.

“Ayah saya yang lagi diam di posko Pagar, terus ayah saya datang ke TKP sama temennya karena emang anak-anak tukang tatonya banyak, di situ ayah saya disiksa dihajar pakai helm sama anak-anak tato itu sampai-sampai ayah saya kepalanya bocor, dihajar sama 20 orang,” tulis korban.

Setelah itu ayah dan anak korban penganiayaan melaporkan kejadian itu ke polisi.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Regol Kompol Edy Kusmawan membenarkan bahwa korban telah membuat laporan.

Polisi pun langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi korban serta saksi lainnya.

“Saat ini, pelaku tengah dalam pengejaran anggota,” katanya.

Imbau wisatawan berhati-hati

Terkait kasus tersebut, Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengimbau semua wisatawan yang datang ke Kota Bandung agar selalu tetap waspada dan berhati-hati di kawasan wisata.

“Ketika ada kejadian yang mengancam keamanan dan kenyamanan, untuk segera melaporkan ke pos pengaduan terdekat,” kata Yana di Balai Kota Bandung, Rabu (5/1/2022).

Untuk kejadian pemerasan dan pemukulan, Yana mengatakan, kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi mengungkapkan, pihaknya menyiapkan tiga unit anggota Satpol PP.

Mereka bertugas di sekitar Alun-alun, Jalan Asia Afrika, hingga Jalan Kepatihan, dan Jalan Dalemkaum.

“Ada 30 orang. Di Alun-alun, (Jalan) Asia Afrika dan sekitarnya. Kita bagi dua jam sekali berpindah,” ungkap Idris.

Idris pun mengaku, pihaknya akan menertibkan tukang tato atau penjaja jasa lainnya yang meresahkan.

“Ini ranah kepolisian sudah diproses,” jelasnya.

Menurut Idris, Satpol PP Kota Bandung telah beberapa kali menertibkan usaha tato temporer karena melanggar zona yang dilarang.

“Jadi untuk yang (mau menjual jasa) tato itu boleh di jalan Cikapundung. Sama seperti penjual yang lainnya. Jangan di Jalan Asia-Afrika, Alun-alun, sampai Jalan Soekarno,” tegas dia.

Untuk itu, ia meminta masyarakat melapor ke petugas jika ada hal yang meresahkan.

“Jadi lapor saja ke aparat. Satpol dan Dishub juga. Jangan karena risih diikuti akhirnya mengalah. Kita seperti biasa, kalau ada kejadian yang melapor dicatat di buku pengaduan,” kata dia.

Editor: Sandy D. Rochmana

Penulis: Ali Suryansyah
Sumber: kompas.com
Tags: asia afrikaPenganiayaanTukang becakTukang Tato Temporer Aniaya Orangtua PelangganViral
SendShare198Tweet124
Previous Post

Berikut Persyaratan Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, Kamis 06 Januari 2022

Next Post

Harga Rokok Terus Meroket, Ini Daftar Harga Rokok Eceran dan per Bungkusnya

RelatedPosts

Pemkot Bandung Usulkan Kawasan Asia Afrika Jadi Memory of the World UNESCO
Regional

Pemkot Bandung Usulkan Kawasan Asia Afrika Jadi Memory of the World UNESCO

25 Agustus 2025
Viral Aksi Sarkasme Seorang Pria Menebarkan Ikan Lele di Jalan Berlubang Desa Cihampelas Bandung Barat
Peristiwa

Viral Aksi Sarkasme Seorang Pria Menebarkan Ikan Lele di Jalan Berlubang Desa Cihampelas Bandung Barat

6 Februari 2022
Soal Hasil Tes ‘Covidkan Pasien’, Bumame Farmasi Minta Maaf dan Akui Lalai
Peristiwa

Soal Hasil Tes ‘Covidkan Pasien’, Bumame Farmasi Minta Maaf dan Akui Lalai

4 Februari 2022
Oki Setiana Dewi Buka Suara Terkait Ceramahnya yg Viral
Infotainment

Oki Setiana Dewi Buka Suara Terkait Ceramahnya yg Viral

4 Februari 2022
Viral! Fenomena Hujan Es Terjadi di Kintamani Bali
Peristiwa

Viral! Fenomena Hujan Es Terjadi di Kintamani Bali

1 Februari 2022
Viral di Medos, Pria Pelaku Modus Pemerasan 'Tabrak Lari' Ditangkap Polisi
Peristiwa

Viral di Medos, Pria Pelaku Modus Pemerasan ‘Tabrak Lari’ Ditangkap Polisi

31 Januari 2022
Miss Kay, Sosok Wanita Dibalik Video Syur 61 Detik Mirip Nagita Slavina
Infotainment

Miss Kay, Sosok Wanita Dibalik Video Syur 61 Detik Mirip Nagita Slavina

19 Januari 2022
Viral! Video Belatung dalam Vagina Hoax? Berikut Penjelasan Dokter
Ragam

Viral! Video Belatung dalam Vagina Hoax? Berikut Penjelasan Dokter

15 Januari 2022
Sempat Viral, Pria yang Tendang Sesajen di Gunung Semeru Terancam 4 Tahun Penjara
Peristiwa

Sempat Viral, Pria yang Tendang Sesajen di Gunung Semeru Terancam 4 Tahun Penjara

14 Januari 2022
Next Post
Harga Rokok Terus Meroket, Ini Daftar Harga Rokok Eceran dan per Bungkusnya

Harga Rokok Terus Meroket, Ini Daftar Harga Rokok Eceran dan per Bungkusnya

Sri Mulyani Jabarkan 4 Aspek Cukai Rokok Naik, Berharap Turunkan Perokok Anak Usia 10-18 Tahun

Sri Mulyani Jabarkan 4 Aspek Cukai Rokok Naik, Berharap Turunkan Perokok Anak Usia 10-18 Tahun

Dengan Naiknya Harga Cukai, Pengusaha Wanti-Wanti Marak Penyelundupan

Dengan Naiknya Harga Cukai, Pengusaha Wanti-Wanti Marak Penyelundupan

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.