Merry Christmas! Ini Makna Warna Merah dan Hijau saat Perayaan Natal

oleh

BewaraJabar.com — Hari raya Natal diperingati setiap tanggal 25 Desember, Natal sendiri merupakan hari raya umat Kristiani di seluruh dunia yang memperingati Kelahiran Tuhan Yesus Kristus.

Perayaan hari Natal ini selalu membawa sukacita dan kegembiraan.

Menjelang hari raya Natal selalu ada hiasan-hiasan berupa pohon cemara dan munculnya sinterklas.

Tak lupa, dengan ornamen yang identik dengan warna merah dan hijau, lalu apa makna warna tersebut?

Warna Merah dan Hijau

Warna merah dan hijau ini memiliki kaitan dengan sejarah pohon natal yang identik memiliki buah warna merah dan daun berwarna hijau yang tumbuh di musim dingin dan dihormati Bangsa Yunani Kuno.

Jika dikaitkan dengan perayaan natal sendiri, warna merah memiliki makna rasa cinta dan penderitaan simbol kesetiaan Yesus, juga berarti semangat besar, kebebasan dan keberanian. Secara liturgis, warna merah juga melambangkan Roh Kudus dipenuhi kesetaan dan kekuatan.

Sementara warna hijau menyimbolkan kehidupan abadi Yesus, harapan atas hidup baru, penyembuhan, pengharapan dan pertumbuhan iman. Secara liturgis warna hijau berarti hidup baru, masa depan, harapan dan keremajaan.

Pohon Natal

Pohon Natal adalah pohon cemara yang biasa tumbuh di dataran tinggi atau tempat-tempat bersuhu rendah. Sejarah pohon natal paling populer lahir dari cerita St. Boniface yang menebak pohon oak tempat ritual penyembahan berhala di Jerman.

Ia pun mulai memberitakan injil pada para suku asli Jerman, tempat pohon oak yang ditebang pun tiba-tiba tumbuh pohon cemara. Pada abad ke-16 pemasangan pohon natal pun semakin berkembang di wilayah Jerman, banyak orang mulai mendekorasi pohon natal dan pernak pernik lain.

Sinterklas merupakan tokoh hasil polesan cerita legenda dan mitos yang dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis. Sosok Sinterklas kini digambarkan dengan sosok pria tua bertubuh gemuk dengan kumis putih, berjubah merah dan membawa banyak hadiah.

Cerita Sinterklas yang dikenal saat ini diduga berasal dari cerita kehidupan pastor dari Myra bernama Nicholas yang kemudian dinobatkan sabagai orang suci dengan nama Santa Nicholas. Semasa hidupnya ia melakukan banyak perbuatan baik dengan menolong orang yang membutuhkan.

Para orang tua pun perlu memberikan pengertian bahwa Sinterklas ini hanya tokoh fiktif dan hari nayal adalah peringatan hari kelahiran Tuhan Yesus Kristus di dunia.