Bandung Barat, bewarajabar.com — Kawasan bencana (Hazard Zone) yang harus diwaspadai diantaranya, yakni kawasan bencana III, selalu terancam aliran lava, gas beracun dan kemungkinan awan panas. Ini berada pada radius 1 kilometer dari kawah. Selalu terancam hujan abu lebat/lumpur panas dan lontaran batu (pijar)-
(20/07/2020) –
Kampung yang masuk dalam kawasan bencana III yakni Panaruban/Cicadas Kecamatan Sagalaherang mengikuti aliran sungai Cikoneng dan kampung Cikondang-Panyanguan Desa Nagrak Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. mengikuti aliran Cipangasahan
Untuk itu personil siaga SAR kompi 2 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Barat, dipimpin oleh Bripka Sugiatno melaksanakan kegiatan patroli pengecekan Sungai, tepat di mana apabila gunung Tangkuban Perahu mengeluarkan lahar alirannya akan melalui sungai tersebut. Ini adalah bentuk kepedulian anggota Brimob terhadap lingkungan dan atas dasar tanggap bencana,
Dansat Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol. Asep Saepudin, S.I.K., juga menambahkan ” Patroli seperti ini harus sering kita lakukan untuk mengecek situasi dan tanggap bencana di wilayah kita. Ini merupakan wujud Bhakti Brimob Polda Jabar dalam hal ini di wilayah Bandung Barat, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman serta kedekatan emosional antara Brimob dengan Masyarakat dalam memutus mata Rantai Covid-19″, ujarnya.
Kombes Pol. Asep Saepudin, S.I.K., menambahkan “kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat dalam menghadirkan Negara di tengah-tengah masyarakat”.
Ia juga menegaskan, kita harus waspada dan kita harus melindungi masyarakat, khususnya Jawa Barat karena kita merupakan anggota Polri yang mempunyai kewajiban melindungi masyarakat dari segala macam bahaya.
Semoga dengan patroli ini dapat mengantisipasi Apabila terjadi bencana alam seperti letusan gunung Tangkuban Perahu dan kita bisa meminimalisir Jalur mana saja yang aman untuk kita mengevakuasi masyarakat. (Q’Bull)**




















