Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Wajib Tahu, Ini Perbedaan Vaksin dan Terapi Plasma

Admin 001 by Admin 001
21 Maret 2021
in Regional
0
Wajib Tahu, Ini Perbedaan Vaksin dan Terapi Plasma
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Bewarajabar.com — Satu tahun lalu tepatnya pada 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo mengumumkan virus corona (Sars Cov-19) masuk ke Indonesia. Berbagai langkah penanganan pun terus dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19.

Mulai dari penerapan PSBB, PPKM, hingga pada Januari 2021 pemerintah melaksanakan program vaksinasi Covid-19.

REKOMENDASI

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Melalui program vaksinasi Covid-19, diharapkan Indonesia bisa segera keluar dari wabah virus Corona. Tak hanya melalui vaksin, terapi plasma convalescent juga dilakukan sebagai langkah pengobatan alternatif bagi pasien Covid-19.

Namun tahukah wargi Bandung, apa yang membedakan vaksin Covid-19 dengan terapi plasma convalescent?

Dilansir dari laman covid19.go.id, vaksinasi Covid-19 adalah prosedur pemberian suatu antigen penyakit dari virus yang sudah dilemahkan atau dimatikan.

Vaksin akan disuntikan sebanyak dua kali dalam kurun waktu 14 hari terhadap tubuh seseorang, dengan tujuan untuk memicu sistem kekebalan (imun) tubuh agar mengenali dan mampu melawan saat terpapar penyakit tersebut.

“Vaksinasi sebagai salah satu metode mengatasi pandemi adalah upaya yang harus dikuatkan demi mencapai tujuan utama yaitu kekebalan komunitas (herd immunity),” tutur Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito.

Kekebalan komunitas yang dimaksud adalah kondisi dimana sebagian besar populasi memiliki imun yang kuat untuk melawan virus.

Badan organisasi kesehatan dunia atau WHO pun menyatakan, kekebalan komunitas dicapai melalui vaksinasi dan bukan dengan membiarkan penyakit menular tanpa terkendali, karena hal itu dapat menyebabkan kematian.

Sehingga pemberian vaksin harus dilaksanakan guna melengkapi upaya pencegahan Covid-19.

Termasuk menerapkan protokol kesehatan 5M (Menjaga Jarak, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menghindari Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara mengungkapkan, vaksin bertujuan untuk membentuk imun, artinya tubuh akan aktif membentuk antibodi.

“Kita dikasih antigen dari virus yang sudah dimatikan atau protein bagian dari virus, kemudian tubuh kita merespon membentuk antibodi, berarti aktif kan,” terangnya.

Pada program vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama swasta telah menyiapkan 180 Faskes dan 1.181 Vaksinator untuk melakukan percepatan vaksinasi Covid-19.

“Terdiri dari Rumah Sakit, 80 Puskesmas yang tersebar di 30 Kecamatan, dan sisanya bantuan dari swasta yaitu klinik,” katanya.

“Rumah Sakit juga banyak yang vertikal TNI Polri dan swasta. Mereka menyiapkan tempat, tenaga, dengan segala kelengkapannya, jadi memberikan kontribusi yang luar biasa,” imbuh Ahyani.

Sementara terapi plasma convalescent adalah terapi menggunakan plasma pasien yang telah sembuh dari paparan virus corona.

Plasma dari pendonor kemudian akan diberikan kepada pasien yang masih dirawat karena terjangkit Covid-19.

“Kalau plasma konvalesent, itu kita diberikan sudah dalam bentuk antibodi. Jadi kalau plasma diberikan kepada yang sakit, vaksin untuk yang sehat,” terang Ahyani.

Untuk itu Ahyani mengimbau bagi penyintas Covid-19 yang sudah melalui masa penyembuhan minimal tiga bulan, untuk mendatangi fasilitas kesehatan maupun PMI untuk mendonorkan plasmanya.

“Nanti petugas medis akan mengecek barangkali dirinya memenuhi kriteria menjadi pendonor karena banyak yang bisa ditolong,” imbuhnya.

Mengutip covid19.go.id, Direktur Lembaga Molekuler Eijkman, Prof. Amin Soebandrio mengatakan, terapi plasma harus memerhatikan tiga komponen, yakni pendonor yang sehat, produk yang baik, dan penerima plasma.

Produk yang baik artinya harus memiliki antibodi dalam kadar cukup.

“Karena plasma ini bisa mengeliminasi virusnya, maka diharapkan lingkaran infeksi itu akan terputuskan sehingga pasien bisa terhindar dari serangan virus kemudian bisa memperbaiki jaringannya yang sudah rusak kemudian dan bergiliran akan memperbaiki sitem imunnya,” katanya.

Kendati demikian, Amin menegaskan pemberian terapi plasma bukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19, melainkan membantu pasien yang kondisinya lemah karena terpapar Covid-19, sehingga bisa membantu mempercepat penyembuhan.

Tags: 5MCovid-19dr Ahyani RaksanagaraJuru Bicara Satgas Penanganan Covid-19Perbedaan Vaksin dan Terapi PlasmaProf. Wiku AdisasmitoSars Cov-19terapi plasmavaksinvaksinasi COVID-19virus corona
SendShare196Tweet123
Previous Post

Pesan Mengharukan Raffy untuk Sang Ayah

Next Post

Brimob Polda Jabar Sampaikan Himbauan Prokes Kepada Warga Desa Cilodong

RelatedPosts

COVID-19 Merebak Lagi di Indonesia, Pj Wali Kota Cimahi Tunggu Intruksi Pusat
Regional

COVID-19 Merebak Lagi di Indonesia, Pj Wali Kota Cimahi Tunggu Intruksi Pusat

27 Desember 2023
Bey Machmudin Resmikan Galeri Arsip COVID-19 Jadi yang Pertama di Asia Tenggara
Bewara Jabar

Bey Machmudin Resmikan Galeri Arsip COVID-19 Jadi yang Pertama di Asia Tenggara

22 Desember 2023
Cegah-PMK-Pemkot-Bandung-Vaksin-200-Hewan-Ternak
Regional

Cegah PMK, Pemkot Bandung Vaksin 200 Hewan Ternak

27 Juni 2022
Dari Camat hingga Kepala Dinas, Perempuan Turut Ambil Peran Bangun Kota Bandung
Regional

Dari Camat hingga Kepala Dinas, Perempuan Turut Ambil Peran Bangun Kota Bandung

20 April 2022
Ingin Vaksin Booster Agar Bisa Mudik? Pemkot Bandung Buka Layanan di 22 Puskesmas
Regional

Ingin Vaksin Booster Agar Bisa Mudik? Pemkot Bandung Buka Layanan di 22 Puskesmas

12 April 2022
Cegah Penyebaran Covid-19, Kelurahan Padasuka Salurkan Bantuan Hand Sanitizer Kepada 16 RW
Regional

Cegah Penyebaran Covid-19, Kelurahan Padasuka Salurkan Bantuan Hand Sanitizer

29 Maret 2022
Solusi Efektif dalam Mewujudkan Kehidupan Normal Tanpa COVID-19
Opini

Solusi Efektif dalam Mewujudkan Kehidupan Normal Tanpa COVID-19

17 Maret 2022
Umat Hindu di Kota Bandung Jalani Ibadah Hari Raya Nyepi dengan Khusyuk
Regional

Umat Hindu di Kota Bandung Jalani Ibadah Hari Raya Nyepi dengan Khusyuk

3 Maret 2022
Terus Melonjak, Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Penuh!
Peristiwa

Terus Melonjak, Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Penuh!

5 Februari 2022
Next Post

Brimob Polda Jabar Sampaikan Himbauan Prokes Kepada Warga Desa Cilodong

Sambangi Tukang Ojeg Sampaikan Pesan Kamtibmas Pada Masa Pandemi

Sambangi Tukang Ojeg Sampaikan Pesan Kamtibmas Pada Masa Pandemi

Personil Brimob Jabar Sosialisasi Prokes Kepada Nasabah Bank BRI Kenanga Sumber Cirebon

Personil Brimob Jabar Sosialisasi Prokes Kepada Nasabah Bank BRI Kenanga Sumber Cirebon

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

Komisi V DPRD Jabar mendukung PWI Jabar merebut juara umum Porwanas 2027 di Lampung serta memperkuat kolaborasi diskusi publik.

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.