Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Gerakan Kang Pisman Telah Bergulir Selama Satu Tahun

Admin 001 by Admin 001
6 Desember 2019
in Berita Terkini, Nasional
0
Gerakan Kang Pisman Telah Bergulir Selama Satu Tahun
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung bewarajabar.com – Gerakan Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan sampah) telah bergulir selama satu tahun. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Kamalia Purbani membeberkan pencapaian Kangpisman kepada seluruh stakeholder dalam gelaran Festival Kang Pisman di Sport Jabar Arcamanik, Jumat (6/12/2019).

Sejak dicanangkan pada 17 Oktober 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah membentuk 143 Kawasan Bebas Sampah (KBS) di lingkup Rukun Warga yang tersebar di 30 kecamatan. Sementara di tingkat kelurahan, Pemkot Bandung membentuk pemodelan KBS di 8 kelurahan, yaitu Arcamanik, Sukaluyu, Neglasari, Cihaurgeulis, Babakan Sari, kebon Pisang, Kujang Sari, dan Gempol Sari. Kawasan-kawasan tersebut ini telah mampu mengolah sampah sebesar 32,94 ton sampah organi dan 26,96 ton sampah anorganik.

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

16 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025

“Fokus KBS adalah memisahkan sampah. Mulai dari setiap rumah melalui kegiatan ‘door to door education’ dan ‘door to door collection’. Kami memberikan dukungan sarana prasarana berupa gerobak sampah, bata terawang, wadah sisa makanan, dan sebagainya,” tutur Kamalia.

Tak hanya di KBS, pengolahan sampah juga melalui bank sampah. Sejak Kang Pisman hadir, bank sampah menjamur di seluruh wilayah. Saat ini terdapat 467 bank sampah yang memiliki nasabah 9.689 orang dengan total omzet mencapai Rp2,95 miliar. Bank sampah ini, telah mengolah 1.692 ton sampah anorganik.

Selain itu, pengolahan sampah organik juga dilakukan di 14 lokasi, terdiri dari 11 pusat olah organik, 2 pengolahan sampah dengan metode “black soldiers fly”, atau maggot, dan 1 pusat daur ulang di eks TPA Cibere berkapasitas 10 ton/hari. Secara keseluruhan, sampah organik yang telah diolah sebanyak 3.169 ton.

“Ada pula 28 pengelolaan sampah mandiri oleh kegiatan komersial, kawasan pendidikan, rumah sakit, dan perkantoran. Total sampah terolah sebanyak 1.353,07 ton, atau 5,57 ton/hari selama rentang Maret sampai Oktober 2019,” bebernya.

Pada festival Kang Pisman ini, DLHK Kota Bandung juga memberikan anugerah kepada lembaga, sekolah, pasar, terminal, dan pihak-pihak yang mendukung gerakan ini dalam bentuk Kang Pisman award. Kang Pisman award mengadopsi penilaian Adipura skala kota, dibagi dalam tiga kategori yaitu kecamatan, pasar, dan terminal. Penilaian dilakukan sebanyak dua kali yaitu tahap kesatu pada bulan Mei 2019 dan tahap kedua bulan Oktober 2019.

“Indikator penilaian sebagaimana halnya penilaian Adipura, akan tetapi lebih dititikberatkan lagi pada implementasi dari Kang Pisman yaitu pengelolaan sampah mulai dari sumber timbulan,” imbuhnya.

Kamalia juga berterima kasih kepada tim Citarum Harum yang telah berkolaborasi dalam menjaga sungai-sungai di Kota Bandung dari timbunan sampah. DLHK bekerja sama dengan Komandan Sektor 22 Citarum Harum, Kolonel Asep Rahman Taufik memasang 43 jaring-jaring sampah di seluruh wilayah.

Kerja sama DLHK dengan Sektor 22 Citarum Harum juga mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa 20 unit motor KLX, 30 unit motor sampah, 2 unit dump truck, dan 1 unit loader.

“Dengan begitu diharapkan sungai-sungai di Kota Bandung tidak lagi menjadi penyumbang sampah ke Sungai Citarum,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M. Danial pun mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang mendukung gerakan ini. Bagi Oded, Kang Pisman bukan sekadar upaya menyelamatkan lingkungan dari bom waktu sampah yang bisa meledak kapan saja.

“Alhamdulillah masyarakat merespon positif Kang Pisman. Bahkan di salah satu RW, ada yang sampahnya berkurang drastis dari 6 truk menjadi 2 truk. Sebanyak 4 truk sudah diolah melalui Kang Pisman. Ini luar biasa. Dan ada banyak contoh yang seperti ini di berbagai wilayah,” tutur Oded

“Kang Pisman ini bukan saja bisa menyelesaikan urusan lingkungan dan sampah di Kota Bandung. Ini adalah spirit untuk terus membangun Bandung. Bukan hanya menghilangkan sampahnya dan banjirnya, tetapi juga hadir sebuah budaya baru di masyarakat,” imbuhnya.

Ia semakin optimis Kang Pisman ini bisa membawa perubahan. Kendati tak bisa diukur secara jangka pendek, namun ia kebaikan yang nyata akan segera hadir.

“Dengan program Kang Pisman Bandung bisa berdaya. Saya optimis kita akan punya kemandirian dalam pengelolaan sampah. Terpenting membangun peradaban baru di Kota Bandung, dan di Indonesia,” ucapnya.

Gerakan Kang Kisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan sampah) telah bergulir selama satu tahun. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Kamalia Purbani membeberkan pencapaian Kangpisman kepada seluruh stakeholder dalam gelaran Festival Kang Pisman di Sport Jabar Arcamanik, Jumat (6/12/2019).

Sejak dicanangkan pada 17 Oktober 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah membentuk 143 Kawasan Bebas Sampah (KBS) di lingkup Rukun Warga yang tersebar di 30 kecamatan. Sementara di tingkat kelurahan, Pemkot Bandung membentuk pemodelan KBS di 8 kelurahan, yaitu Arcamanik, Sukaluyu, Neglasari, Cihaurgeulis, Babakan Sari, kebon Pisang, Kujang Sari, dan Gempol Sari. Kawasan-kawasan tersebut ini telah mampu mengolah sampah sebesar 32,94 ton sampah organi dan 26,96 ton sampah anorganik.

“Fokus KBS adalah memisahkan sampah. Mulai dari setiap rumah melalui kegiatan ‘door to door education’ dan ‘door to door collection’. Kami memberikan dukungan sarana prasarana berupa gerobak sampah, bata terawang, wadah sisa makanan, dan sebagainya,” tutur Kamalia.

Tak hanya di KBS, pengolahan sampah juga melalui bank sampah. Sejak Kang Pisman hadir, bank sampah menjamur di seluruh wilayah. Saat ini terdapat 467 bank sampah yang memiliki nasabah 9.689 orang dengan total omzet mencapai Rp2,95 miliar. Bank sampah ini, telah mengolah 1.692 ton sampah anorganik.

Selain itu, pengolahan sampah organik juga dilakukan di 14 lokasi, terdiri dari 11 pusat olah organik, 2 pengolahan sampah dengan metode “black soldiers fly”, atau maggot, dan 1 pusat daur ulang di eks TPA Cibere berkapasitas 10 ton/hari. Secara keseluruhan, sampah organik yang telah diolah sebanyak 3.169 ton.

“Ada pula 28 pengelolaan sampah mandiri oleh kegiatan komersial, kawasan pendidikan, rumah sakit, dan perkantoran. Total sampah terolah sebanyak 1.353,07 ton, atau 5,57 ton/hari selama rentang Maret sampai Oktober 2019,” bebernya.

Pada festival Kang Pisman ini, DLHK Kota Bandung juga memberikan anugerah kepada lembaga, sekolah, pasar, terminal, dan pihak-pihak yang mendukung gerakan ini dalam bentuk Kang Pisman award. Kang Pisman award mengadopsi penilaian Adipura skala kota, dibagi dalam tiga kategori yaitu kecamatan, pasar, dan terminal. Penilaian dilakukan sebanyak dua kali yaitu tahap kesatu pada bulan Mei 2019 dan tahap kedua bulan Oktober 2019.

“Indikator penilaian sebagaimana halnya penilaian Adipura, akan tetapi lebih dititikberatkan lagi pada implementasi dari Kang Pisman yaitu pengelolaan sampah mulai dari sumber timbulan,” imbuhnya.

Kamalia juga berterima kasih kepada tim Citarum Harum yang telah berkolaborasi dalam menjaga sungai-sungai di Kota Bandung dari timbunan sampah. DLHK bekerja sama dengan Komandan Sektor 22 Citarum Harum, Kolonel Asep Rahman Taufik memasang 43 jaring-jaring sampah di seluruh wilayah.

Kerja sama DLHK dengan Sektor 22 Citarum Harum juga mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa 20 unit motor KLX, 30 unit motor sampah, 2 unit dump truck, dan 1 unit loader.

“Dengan begitu diharapkan sungai-sungai di Kota Bandung tidak lagi menjadi penyumbang sampah ke Sungai Citarum,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M. Danial pun mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang mendukung gerakan ini. Bagi Oded, Kang Pisman bukan sekadar upaya menyelamatkan lingkungan dari bom waktu sampah yang bisa meledak kapan saja.

“Alhamdulillah masyarakat merespon positif Kang Pisman. Bahkan di salah satu RW, ada yang sampahnya berkurang drastis dari 6 truk menjadi 2 truk. Sebanyak 4 truk sudah diolah melalui Kang Pisman. Ini luar biasa. Dan ada banyak contoh yang seperti ini di berbagai wilayah,” tutur Oded

“Kang Pisman ini bukan saja bisa menyelesaikan urusan lingkungan dan sampah di Kota Bandung. Ini adalah spirit untuk terus membangun Bandung. Bukan hanya menghilangkan sampahnya dan banjirnya, tetapi juga hadir sebuah budaya baru di masyarakat,” imbuhnya.

Ia semakin optimis Kang Pisman ini bisa membawa perubahan. Kendati tak bisa diukur secara jangka pendek, namun ia kebaikan yang nyata akan segera hadir.

“Dengan program Kang Pisman Bandung bisa berdaya. Saya optimis kita akan punya kemandirian dalam pengelolaan sampah. Terpenting membangun peradaban baru di Kota Bandung, dan di Indonesia,” ucapnya.

Tags: Disinkom Kota Bandunghumas kota bandungkang pisman
SendShare197Tweet123
Previous Post

Polresta Bogor Bekuk 13 Pelaku Pengedar Sabu

Next Post

Polres Ciamis Tangkap 3 Tersangka Kasus Tindak Pidana

RelatedPosts

Pemkot Bandung Salurkan Rp2 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera, Wali Kota Farhan Tegaskan Gerak Cepat Kemanusiaan
Regional

Wali Kota Bandung Tegaskan Larangan Insinerator Mini, Pengelolaan Sampah Harus Patuh Arahan KLH

18 Januari 2026
Konser Merah Putih Arahkan Pandangan Dunia ke Kota Bandung
Regional

Konser Merah Putih Arahkan Pandangan Dunia ke Kota Bandung

18 Agustus 2025
Erick Darmadjaya Soal Macet, Banjir, Sampah, Hulunya Ada di Keseriusan Tata Ruang Kota
Regional

Erick Darmadjaya Soal Macet, Banjir, Sampah, Hulunya Ada di Keseriusan Tata Ruang Kota

11 Maret 2025
Di Program Padat Karya, Tedy Rusmawan Titip Sosialisasi Kang Pisman
Regional

Di Program Padat Karya, Tedy Rusmawan Titip Sosialisasi Kang Pisman

7 November 2023
Tedy Rusmawan Apresiasi Konsistensi Kang Pisman oleh Karang Taruna Kharisma Manggala
Regional

Tedy Rusmawan Apresiasi Konsistensi Kang Pisman oleh Karang Taruna Kharisma Manggala

13 Juli 2023
Cegah ‘Bandung Lautan Sampah’, Tedy Rusmawan Tekankan Hal Ini
Regional

Cegah ‘Bandung Lautan Sampah’, Tedy Rusmawan Tekankan Hal Ini

12 Juni 2023
Catat! Ini 10 Titik Penyimpanan Limbah B3 Rumah Tangga di Kota Bandung
Regional

Catat! Ini 10 Titik Penyimpanan Limbah B3 Rumah Tangga di Kota Bandung

14 Mei 2023
Pemkot Bandung Dorong Seluruh RW Terapkan Kang Pisman
Regional

Pemkot Bandung Dorong Seluruh RW Terapkan Kang Pisman

14 Mei 2023
Pemkot Targetkan Seluruh RW Mampu Selesaikan Sampah di TPS
Regional

Pemkot Targetkan Seluruh RW Mampu Selesaikan Sampah di TPS

9 Mei 2023
Next Post
Polres Ciamis Tangkap 3 Tersangka Kasus Tindak Pidana

Polres Ciamis Tangkap 3 Tersangka Kasus Tindak Pidana

Polresta Bogor Gelar Binluh Peraturan Lalu-Lintas

Polresta Bogor Gelar Binluh Peraturan Lalu-Lintas

Kapolresta Cirebon Silaturahmi Ke Ponpes Khas Kempek

Kapolresta Cirebon Silaturahmi Ke Ponpes Khas Kempek

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

PWI Jabar mendorong pers aktif mencegah penipuan AI melalui verifikasi informasi, edukasi publik, dan penguatan literasi digital masyarakat.

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.