Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Rumah Pejuang Kanker Ambu di Bandung Jadi Tempat Singgah Bagi Penyintas

ocha by ocha
4 Februari 2022
in Regional
0
Rumah Pejuang Kanker Ambu di Bandung Jadi Tempat Singgah Bagi Penyintas
Share on FacebookShare on Twitter

REKOMENDASI

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Bandung, BewaraJabar — Tanggal 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Banyak harapan dan semangat dari penyintas dan pihak-pihak yang berurusan. Salah satunya dari Rumah Pejuang Kanker Ambu di Bandung.

Rumah Pejuang Kanker Ambu merupakan rumah singgah bagi pasien kanker yang sedang berobat ke Rumah Sakit di Kota Bandung.

Pasien-pasien Rumah Pejuang Kanker Ambu antara lain berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Rumah Sakit Al Islam, atau Rumah Sakit Immanuel.

Humas Kota Bandung mengunjungi Rumah Pejuang Kanker Ambu di Jalan Bijaksana Dalam 11, Kelurahan Pasteur, Sukajadi. Rumah singgah ini didirikan oleh Dewi Nurjanah pada 2012 silam.

Ambu sapaan akrab Dewi menceritakan, Rumah Pejuang Kanker Ambu adalah wujud rasa syukur dirinya yang pernah merawat putranya yang terkena kanker mata. Setelah berjuang selama 2,5 tahun sejak 2009 sampai 2011, si buah hati meninggal dunia.

“Setahun setelahnya, Ambu mendirikan Rumah Pejuang Kanker Ambu. Awalnya kami hanya ada satu rumah, di Jalan Bijaksana Dalam 11 saja. Alhamdulillah sekarang sudah ada lima rumah,” ujarnya, Jumat 4 Februari 2022.

Empat dari lima rumah tersebut berada di satu kawasan di Jalan Bijaksana Dalam, Bandung. Sedangkan satu rumah lagi berada di Garut.

Kapasitas di Rumah Pejuang Kanker Ambu bisa menampung hingga ratusan pasien. Dua dari empat rumah dikhususkan untuk merawat penyintas kanker usia anak-anak. Kapasitas satu rumahnya bisa menampung 15 orang anak.

Sedangkan dua rumah lagi dikhususkan untuk pasien dewasa dengan kapasitas yang sama.

“Mereka tinggal di Ambu karena berobat yang sangat panjang. Membutuhkan rumah, tempat bernaung, pakaian, makanan, obat-obatan hingga motivasi dan edukasi,” ucapnya.

Para pejuang kanker ini didampingi relawan rumah singgah dan juga dari pihak keluarga. Saat ini, ada 7 orang relawan tetap di Rumah Pejuang Kanker Ambu.

Selama 24 jam, rumah singgah ini tak pernah sepi. Per hari ini saja, ada 36 pasien yang tinggal di rumah singgah tersebut. Jumlah itu terdiri dari 16 pasien dewasa dan 20 pasien anak-anak.

Mereka datang bergiliran. Menurut Ambu, ada 400 pejuang kanker yang berada di bawah pendampingan Rumah Kanker Ambu.

Untuk mengisi kegiatan selain bolak-balik ke rumah sakit, Rumah Pejuang Kanker Ambu juga kerap membuat kegiatan bagi penghuninya.

Kegiatan tersebut meliputi edukasi bagi anak-anak, juga kegiatan produksi makanan. Pertengahan 2021, rumah singgah ini memproduksi makanan dengan merek Jajanan Ambu dengan melibatkan orang tua pendamping pasien kanker.

“Kegiatan edukasi biasanya dari relawan. Dalam seminggu bisa dilaksanakan dua sampai tiga kali,” terang Ambu.

Di Hari Kanker Sedunia, Ambu berharap, bisa terus mengurus rumah singgah ini. Ia juga berharap Rumah Pejuang Kanker Ambu tetap ada sampai kapanpun.

“Di momen ini, saya ingin merangkul semua orang baik untuk datang ke rumah singgah,” pesannya.

Salah seorang pejuang yang singgah di sana yaitu Salman Al Farisi. Ia berusia 16 tahun dan menderita penyakit Leukimia sejak 2020.

Pelajar asal Cianjur yang bersekolah di salah satu Madrasah Tsanawiah (MTs) di Tasikmalaya ini sebelumnya aktif sebagai anggota Pramuka dan Paskibra.

Harapannya menjadi seorang tentara terpaksa dilepaskannya. Saat ini, Salman fokus menjalani kemoterapi dan pengobatan.

“Saya optimis bisa sembuh. Pengobatan ini bisa memakan waktu hingga lima tahun. Saya baru menjalani tahun pertama,” ucapnya.

Salman juga menyemangati seluruh pejuang kanker di manapun berada. Tersenyum dan senantiasa berbuat baik adalah hal yang bisa ia lakukan.

“Untuk yang masih sehat, jaga kondisi. Jaga asupan. Apa yang saya alami karena dulunya saya sering telat makan,” pesannya.

Tags: hari kankerrumah pejuang kanker amburumah singgah penyintas kanker di bandung
SendShare196Tweet123
Previous Post

Percantik Estetika Kota, Pemkot Akan Turunkan Kabel Fiber Optik Pada 13 Ruas Jalan di Kota Bandung

Next Post

Terkait Pertunjukan ‘Barongsai War’, Pemkot Bandung Resmi Tutup Mal Festival Citylink

RelatedPosts

No Content Available
Next Post
Terkait Pertunjukan ‘Barongsai War’, Pemkot Bandung Resmi Tutup Mal Festival Citylink

Terkait Pertunjukan 'Barongsai War', Pemkot Bandung Resmi Tutup Mal Festival Citylink

Marc Marquez Tiba di Sepang dalam Tes Pramusim MotoGP 2022

Marc Marquez Tiba di Sepang dalam Tes Pramusim MotoGP 2022

Oki Setiana Dewi Minta Maaf soal Isi Ceramah, Tegaskan Menolak KDRT!

Oki Setiana Dewi Minta Maaf soal Isi Ceramah, Tegaskan Menolak KDRT!

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya
Regional

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

BAZNAS Jabar dan BAZNAS Tasikmalaya resmikan fasilitas air bersih di Karangnunggal melalui program sedekah dan pipanisasi bagi warga desa.

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.